QS. Adh Dhuhaaa (Waktu matahari sepenggalahan naik (Dhuha)) – surah 93 ayat 8 [QS. 93:8]

وَ وَجَدَکَ عَآئِلًا فَاَغۡنٰی ؕ
Wawajadaka ‘aa-ilaa fa-aghna;

Dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang kekurangan, lalu Dia memberikan kecukupan.
―QS. 93:8
Topik ▪ Sifat orang munafik
93:8, 93 8, 93-8, Adh Dhuhaaa 8, AdhDhuhaaa 8, AdhDhuha 8, Ad Dhuha 8, Adh Dhuha 8, Ad Duha 8, Ad-Duha 8

Tafsir surah Adh Dhuhaaa (93) ayat 8

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Adh Dhuhaaa (93) : 8. Oleh Kementrian Agama RI

Dalam ayat ini Allah menyatakan bahwa Nabi-Nya itu adalah seorang miskin.
Ayahnya tidak meninggalkan pusaka baginya kecuali seekor unta betina dan seorang hamba sahaya perempuan.
Kemudian Allah memberinya harta benda berupa keuntungan yang amat besar dari memperdagangkan harta Khadijah dan ditambah pula dengan harta yang dihibahkan Khadijah kepadanya dalam perjuangan menegakkan agama Allah.

Dari keterangan-keterangan tersebut di atas, sesungguhnya Allah mengatakan kepada Nabi-Nya bahwa Dialah yang memeliharanya dalam keadaan yatim, menghindarkannya dari kebingungan dan menjadikannya berkecukupan dan Dia tidak akan meninggalkannya selama hidupnya.

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Bukankah Dia mendapatimu dalam keadaan tidak memiliki harta, lalu Dia mencukupimu dengan rezeki yang dikaruniakan-Nya kepadamu?

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang kekurangan) atau orang yang fakir (lalu Dia memberikan kecukupan) kepadamu dengan pemberian yang kamu merasa puas dengannya, yaitu dari ganimah dan dari lain-lainnya.

Di dalam sebuah hadis disebutkan, “Tiadalah kaya itu karena banyaknya harta, tetapi kaya itu adalah kaya jiwa.”

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang kekurangan, lalu Dia memberikan kecukupan.
(Q.S. Adh-Dhuhaaa [93]: 8)

Yakni pada mulanya kamu hidup dalam keadaan fakir lagi banyak anak, lalu Allah memberimu kecukupan dari selain-Nya.
Dengan demikian, berarti Allah menghimpunkan baginya antara kedudukan orang fakir yang sabar dan orang kaya yang bersyukur, semoga salawat dan salam-Nya terlimpahkan kepadanya.

Qatadah telah mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya: Bukankah Dia mendapatimu sebagai seorang yatim, lalu Dia melindungimu.
Dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang bingung, lalu Dia memberikan petunjuk.
Dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang kekurangan, lalu Dia memberikan kecukupan.
(Q.S. Adh-Dhuhaaa [93]: 6-8) Bahwa demikianlah kedudukan Nabi ﷺ sebelum beliau diangkat menjadi utusan oleh Allah subhanahu wa ta’ala Demikianlah menurut apa yang telah diriwayatkan oleh Ibnu Jarir dan Ibnu Hatim.

Di dalam kitah Sahihain disebutkan melalui jalur Abdur Razzaq, dari Ma’mar, dari Hammam ibnu Munabbih yang mengatakan bahwa berikut ini adalah apa yang telah diceritakan kepada kami oleh Abu Hurairah yang telah mengatakan bahwa Rasulullah ﷺ pernah bersabda:

Bukanlah orang kaya itu karena banyak memiliki harta benda, tetapi orang yang kaya itu adalah orang yang jiwanya kaya.

Di dalam kitab Sahih Muslim disebutkan dari Abdullah ibnu Amr yang mengatakan bahwa Rasulullah ﷺ telah bersabda:

Sesungguhnya beruntunglah orang yang Islam dan diberi rezeki secukupnya serta Allah telah menjadikannya menerima seadanya menurut apa yang diberikan oleh-Nya (diberi sifat qana’ah).


Informasi Surah Adh Dhuhaaa (الضحى‎‎)
Surat ini terdiri atas 11 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah dan diturunkan sesudah surat Al Fajr.

Nama “Adh Dhuhaa” diambil dari kata “Adh Dhuhaa” yang terdapat pada ayat pertama, artinya:
waktu matahari sepenggalahan naik.

Keimanan:

Allah subhanahu wa ta’ala sekali-kali tidak akan meninggalkan Nabi Muhammad ﷺ isyarat dari Allah subhanahu wa ta’ala bahwa kehidupan Nabi Muhammad ﷺ dan da’wahnya akan bertambah baik dan berkembang
larangan menghina anak yatim dan menghardik orang-orang yang minta-minta dan perintah menyebut-nyebut ni’mat yang diberikan Allah sebagai tanda bersyukur.

Lain-lain:

Allah subhanahu wa ta’ala sekali-kali tidak akan meninggalkan Nabi Muhammad ﷺ isyarat dari Allah subhanahu wa ta’ala bahwa kehidupan Nabi Muhammad ﷺ dan da’wahnya akan bertambah baik dan berkembang
larangan menghina anak yatim dan menghardik orang-orang yang minta-minta dan perintah menyebut-nyebut ni’mat yang diberikan Allah sebagai tanda bersyukur.

Ayat-ayat dalam Surah Adh Dhuhaaa (11 ayat)

Audio

Qari Internasional

Q.S. Adh-Dhuhaaa (93) ayat 8 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Adh-Dhuhaaa (93) ayat 8 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Adh-Dhuhaaa (93) ayat 8 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Q.S. Adh-Dhuha (93) ayat 1-11 - Indra Aziz (Bahasa Indonesia)
Q.S. Adh-Dhuha (93) ayat 1-11 - Indra Aziz (Bahasa Arab)

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Adh-Dhuhaaa - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 11 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 93:8
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Adh Dhuhaaa.

Surah Ad-Duha (bahasa Arab:الضحى) adalah surah ke-93 dalam al-Qur'an dan terdiri atas 11 ayat.
Surah ini termasuk golongan surah Makkiyah dan diturunkan sesudah surah Al-Fajr.
Nama Adh Dhuhaa diambil dari kata yang terdapat pada ayat pertama, yang artinya "waktu matahari sepenggalahan naik".

Surat Adh Dhuhaa, menerangkan tentang pemeliharaan Allah subhanahu wa ta'ala terhadap Nabi Muhammad ﷺ dengan cara yang tak putus-putusnya, larangan berbuat buruk terhadap anak yatim dan orang yang meminta-minta dan mengandung pula perintah kepada Nabi supaya mensyukuri segala nikmat.

Nomor Surah 93
Nama Surah Adh Dhuhaaa
Arab الضحى‎‎
Arti Waktu matahari sepenggalahan naik (Dhuha)
Nama lain -
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 11
Juz Juz 30
Jumlah ruku' 0
Jumlah ayat 11
Jumlah kata 40
Jumlah huruf 165
Surah sebelumnya Surah Al-Lail
Surah selanjutnya Surah Al-Insyirah
4.6
Ratingmu: 4.8 (28 orang)
Sending

URL singkat: risalahmuslim.id/93-8







Pembahasan ▪ surah 93:8

Iklan

Video

Panggil Video Lainnya


Podcast

Ikuti RisalahMuslim
               





Copied!

Masukan & saran kirim ke email:
[email protected]

Made with in Yogyakarta