Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Adh Dhuhaaa (Waktu matahari sepenggalahan naik (Dhuha)) – surah 93 ayat 7 [QS. 93:7]

وَ وَجَدَکَ ضَآلًّا فَہَدٰی ۪
Wawajadaka dhaaalan fahada;
dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang bingung, lalu Dia memberikan petunjuk,
―QS. Adh Dhuhaaa [93]: 7

Daftar isi

And He found you lost and guided (you),
― Chapter 93. Surah Adh Dhuhaaa [verse 7]

وَوَجَدَكَ dan Dia mendapatimu

And He found you
ضَآلًّا sesat/bingung

lost,
فَهَدَىٰ lalu Dia memberi petunjuk

so He guided,

Tafsir

Alquran

Surah Adh Dhuhaaa
93:7

Tafsir QS. Adh Dhuhaaa (93) : 7. Oleh Kementrian Agama RI


Dalam ayat ini, Allah mengungkapkan, bahwa Dia mendapatkan Nabi Muhammad dalam keadaan tidak mengerti tentang syariat dan tidak mengetahui tentang Alquran.
Kemudian Allah memberikan petunjuk kepadanya.


Hal yang sangat membingungkan Nabi Muhammad adalah apa yang dilihatnya di kalangan bangsa Arab sendiri tentang kerendahan akidah, kelemahan pertimbangan disebabkan pengaruh dugaan-dugaan yang salah, kejelekan amal perbuatan, dan keadaan mereka yang terpecah-belah dan suka bermusuhan.
Mereka menuju kepada kehancuran karena memakai orang-orang asing yang leluasa bertindak di kalangan mereka yang terdiri dari bangsa Persi, Habsyi, dan Romawi.


Jalan apakah yang harus ditempuh untuk membetulkan akidahakidah mereka, membebaskan mereka dari pengaruh adat istiadat yang buruk itu, dan cara bagaimana yang harus dijalankan untuk membangunkan mereka dari tidur yang nyenyak itu?


Umat-umat nabi lain pun tidak lebih baik keadaannya daripada umatnya.
Tetapi walaupun begitu, Allah tidak membiarkan Nabi Muhammad menjalankan dakwah tanpa bantuan-Nya.

Allah bahkan memberikan wahyu yang menjelaskan kepadanya jalan yang harus ditempuh dalam usaha memperbaiki keadaan kaumnya.
Allah ﷻ berfirman:

وَكَذٰلِكَ اَوْحَيْنَآ اِلَيْكَ رُوْحًا مِّنْ اَمْرِنَا مَا كُنْتَ تَدْرِيْ مَا الْكِتٰبُ وَلَا الْاِيْمَانُ وَلٰكِنْ جَعَلْنٰهُ نُوْرًا نَّهْدِيْ بِهٖ مَنْ نَّشَاۤءُ مِنْ عِبَادِنَا

Dan demikianlah Kami wahyukan kepadamu (Muhammad) ruh (Alquran) dengan perintah Kami.

Sebelumnya engkau tidaklah mengetahui apakah Kitab (Alquran) dan apakah iman itu, tetapi Kami jadikan Alquran itu cahaya, dengan itu Kami memberi petunjuk siapa yang Kami kehendaki di antara hamba-hamba Kami. (asy-Syura [42]: 52)

Tafsir QS. Adh Dhuhaaa (93) : 7. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Bukankah Dia mendapatimu dalam keadaan bingung, tidak ada satu kepercayaan pun di sekitarmu yang dapat memberimu kepuasan, kemudian Dia memberimu petunjuk kepada jalan kebenaran?

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Bukankah dulu Dia mendapatimu sebagai seorang yatim, dan ayahmu meninggal saat kamu berada dalam kandungan ibumu, lalu Dia melindungimu.
Dia mendapatimu tidak mengetahui apa itu kitab dan apa itu iman?
Lalu Dia mengajarimu apa yang tidak engkau ketahui.


Dia memberimu pertolongan untuk melakukan amal-amal yang terbaik?
Dia mendapatimu sebagai seorang yang fakir, lalu Dia memberikan rezekimu kepadamu, dan mencukupi dirimu dengan kesederhanaan dan kesabaran?

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang bingung) mengenai syariat yang harus kamu jalankan


(lalu Dia memberi petunjuk) Dia menunjukimu kepadanya.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang bingung, lalu Dia memberikan petunjuk.
(QS. Adh-Dhuhaaa [93]: 7)

Semakna dengan apa yang disebutkan dalam ayat lain melalui firman-Nya:

Dan demikianlah Kami wahyukan kepada wahyu (Al Qur’an) dengan perintah Kami.
Sebelumnya kamu tidaklah mengetahui apakah Al-Kitab (Al Qur’an) dan tidak pula mengetahui apakah iman itu, tetapi Kami menjadikan Alquran itu cahaya, yang Kami tunjuki dengan dia siapa yang Kami kehendaki di antara hamba-hamba Kami.
(QS. Asy Shyuura [42]: 52), hingga akhir ayat.

Di antara ulama ada yang mengatakan bahwa makna yang dimaksud ialah sesungguhnya Nabi ﷺ pernah tersesat di lereng-lereng pegunungan Mekah saat ia masih kecil, kemudian ia dapat pulang kembali ke rumahnya.
Menurut pendapat yang lain, sesungguhnya ia pernah tersesat bersama pamannya di tengah jalan menuju ke Nabi ﷺ mengendarai unta betina di malam yang gelap, lalu datanglah iblis yang menyesatkannya dari jalur jalannya.
Maka datanglah Malaikat Jibril yang langsung meniup iblis hingga terpental jauh sampai ke negeri Habsyah.
Kemudian Jibril meluruskan kembali kendaraanNabi ﷺ ke jalur yang dituju.
Keduanya diriwayatkan oleh Al-Bagawi.

Unsur Pokok Surah Ad-Dhuha (الضحى‎‎)

Surat ini terdiri atas 11 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah dan diturunkan sesudah surat Al Fajr.

Nama "Adh Dhuhaa" diambil dari kata "Adh Dhuhaa" yang terdapat pada ayat pertama, artinya:
waktu matahari sepenggalahan naik.

Keimanan:

▪ Allah subhanahu wa ta’ala sekali-kali tidak akan meninggalkan Nabi Muhammad ﷺ , isyarat dari Allah subhanahu wa ta’ala bahwa kehidupan Nabi Muhammad ﷺ dan dakwahnya akan bertambah baik dan berkembang.
▪ Larangan menghina anak yatim dan menghardik orang-orang yang minta-minta dan perintah menyebut-nyebut nikmat yang diberikan Allah sebagai tanda bersyukur.

Ayat-ayat dalam Surah Adh Dhuhaaa (11 ayat)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11

Lihat surah lainnya

Audio

QS. Adh-Dhuhaaa (93) : 1-11 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 11 + Terjemahan Indonesia

QS. Adh-Dhuhaaa (93) : 1-11 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 11

Gambar Kutipan Ayat

Surah Ad-Dhuha ayat 7 - Gambar 1 Surah Ad-Dhuha ayat 7 - Gambar 2 Surah Ad-Dhuha ayat 7 - Gambar 3
Statistik QS. 93:7
  • Rating RisalahMuslim
4.5

Ayat ini terdapat dalam surah Ad-Dhuha.

Surah Ad-Duha (bahasa Arab:الضحى) adalah surah ke-93 dalam Alquran dan terdiri atas 11 ayat.
Surah ini termasuk golongan surah Makkiyah dan diturunkan sesudah surah Al-Fajr.
Nama Adh Dhuhaa diambil dari kata yang terdapat pada ayat pertama, yang artinya “waktu matahari sepenggalahan naik”.

Surat Adh Dhuhaa, menerangkan tentang pemeliharaan Allah subhanahu wa ta’ala terhadap Nabi Muhammad ﷺ dengan cara yang tak putus-putusnya, larangan berbuat buruk terhadap anak yatim dan orang yang meminta-minta dan mengandung pula perintah kepada Nabi supaya mensyukuri segala nikmat.

Nomor Surah 93
Nama Surah Ad-Dhuha
Arab الضحى‎‎
Arti Waktu matahari sepenggalahan naik (Dhuha)
Nama lain
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 11
Juz Juz 30
Jumlah ruku’ 0
Jumlah ayat 11
Jumlah kata 40
Jumlah huruf 165
Surah sebelumnya Surah Al-Lail
Surah selanjutnya Surah Al-Insyirah
Sending
User Review
4.7 (27 suara)
Bagikan ke FB
Bagikan ke TW
Bagikan ke WA
Tags:

93:7, 93 7, 93-7, Surah Adh Dhuhaaa 7, Tafsir surat AdhDhuhaaa 7, Quran AdhDhuha 7, Ad Dhuha 7, Adh Dhuha 7, Ad Duha 7, Ad-Duha 7, Surah Ad Dhuha ayat 7

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video


Panggil Video Lainnya

Ayat Pilihan

Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan & ucapkanlah:

“Wahai Tuhanku,
kasihilah mereka keduanya,
sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil”.
QS. Al-Isra’ [17]: 24

(Kami berikan mereka kesenangan) di dunia (sebentar) hanya selama mereka hidup di dalamnya
(kemudian Kami paksa mereka) di akhirat (masuk ke dalam siksa yang keras)
yaitu siksaan neraka yang mereka tidak menemui jalan keselamatan darinya
QS. Luqman [31]: 24

(Di situlah diuji orang-orang Mukmin) mereka mendapat cobaan supaya menjadi jelas, siapa orang Mukmin yang benar-benar & siapakah yang gadungan
(dan hati mereka diguncang) berdegup-degup disebabkan ketakutan yang sangat mencekam mereka.
QS. Al-Ahzab [33]: 11

“Selamat & damai abadilah untuk kalian,
karena kesabaran kalian menahan derita & cobaan,
serta kesabaran kalian dalam memerangi keinginan nafsu.”
Betapa baiknya akibat yang kalian peroleh ini! Surga yang merupakan negeri kenikmatan.
QS. Ar-Ra’d [13]: 24

Hadits Shahih

Podcast

Doa

Soal & Pertanyaan

Matahari berputar mengelilingi sumbunya, termasuk contoh takdir ...

Benar! Kurang tepat!

Takdir yang bisa diubah dinamakan ...

Benar! Kurang tepat!

Salah satu contoh takdir muallaq (bisa diubah) adalah ...

Benar! Kurang tepat!

+

Array

Yang tidak termasuk cara beriman kepada qada dan qadar Allah adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Karena rajin belajar maka Afit selalu juara dalam setiap perlombaan antar sekolah, pernyataan tersebut merupakan contoh ...

Benar! Kurang tepat!

Pendidikan Agama Islam #22
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #22 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #22 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #1

Arti fana adalah … Tuhan memiliki sifat Al Karim, yang berarti bahwa Allah Subhanahu Wa Ta`ala merupakan zat Yang ..Allah memiliki sifat Al Kariim yang tercantum dalam Alquran surah … Tuhan memiliki sifat Al Matiin, yang berarti bahwa Allah Subhanahu Wa Ta`ala adalah zat Yang … Dalam Asmaul Husna, Allah memiliki sifat Al Matiin yang tercantum dalam Alquran surah …

Pendidikan Agama Islam #9

Arti hadits maudhu’ adalah … Pengertian ijtihad menurut istilah adalah … Orang yang memiliki kemampuan untuk melakukan infefensi hukum-hukum syariat dari sumber-sumber yang terpercaya disebut dengan … Berdasarkan bahasa, ijma artinya adalah … Era ketidaktahuan juga disebut zaman …

Pendidikan Agama Islam #23

Qada dan qadar termasuk rukun iman yang ke … Al Falaq artinya … Ayat ke 5 dari surah al-Falaq yaitu … … Percaya kepada Allah dan Rasulnya termasuk rukun … Meja, kursi, manusia, hewan dan tumbuhan adalah merupakan salah satu cara mengenal Allah Subhanahu Wa Ta`ala melalui …

Kamus

Salat Witir

Apa itu Salat Witir? Salat Witir (Arab: صلاة الوتر Sholatul witr) adalah salat sunah yang dikerjakan pada waktu malam hari antara setelah waktu isya dan sebelum waktu salat subuh, dengan raka...

nikah sigar

Apa itu nikah sigar? pernikahan dengan cara tukar-menukar calon istri di antara para wali untuk dinikahkan dengan calon suami yang telah disepakati atau untuk dirinya masing-masing dengan suatu perja...

Alkitab

Apa itu Alkitab? Al.ki.tab (1) kitab suci agama Kristen, terdiri atas Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru; (2) Alquran … •