Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Adh Dhuhaaa (Waktu matahari sepenggalahan naik (Dhuha)) – surah 93 ayat 4 [QS. 93:4]

وَ لَلۡاٰخِرَۃُ خَیۡرٌ لَّکَ مِنَ الۡاُوۡلٰی ؕ
Walal-aakhiratu khairun laka minal aula;
dan sungguh, yang kemudian itu lebih baik bagimu dari yang permulaan.
―QS. Adh Dhuhaaa [93]: 4

Daftar isi

And the Hereafter is better for you than the first (life).
― Chapter 93. Surah Adh Dhuhaaa [verse 4]

وَلَلْءَاخِرَةُ dan sungguh kesudahan/akhirat
And surely the Hereafter
خَيْرٌ lebih baik
(is) better
لَّكَ bagimu
for you
مِنَ dari pada
than
ٱلْأُولَىٰ permulaan/dunia
the first.

Tafsir Al-Quran

Surah Adh Dhuhaaa
93:4

Tafsir QS. Adh Dhuhaaa (93) : 4. Oleh Kementrian Agama RI


Dalam ayat ini, Allah mengungkapkan sesuatu yang melapangkan dada Nabi ﷺ dan menenteramkan jiwanya, bahwa keadaan Nabi dalam kehidupannya di hari-hari mendatang akan lebih baik dibandingkan dengan hari-hari yang telah lalu.
Kebesarannya akan bertambah dan namanya akan lebih dikenal.

Allah akan selalu membimbingnya untuk mencapai kemuliaan dan untuk menuju kepada kebesaran.


Seakan-akan Allah mengatakan kepada Rasul-Nya,
"Apakah engkau kira bahwa Aku akan meninggalkanmu?
Bahkan kedudukanmu di sisi-Ku sekarang lebih kukuh dan lebih dekat dari masa yang sudah-sudah.
"


Janji Allah kepada Nabi Muhammad terus terbukti karena sejak itu nama Nabi ﷺ semakin terkenal, kedudukannya semakin bertambah kuat, sehingga mencapai tingkat yang tidak pernah dicapai oleh para rasul sebelumnya.
Allah telah menjadikan Nabi Muhammad sebagai rahmat, petunjuk, dan cahaya untuk seluruh alam dan seluruh hamba-Nya.

Allah menjadikan cinta kepada Nabi Muhammad termasuk cinta kepada-Nya juga;
mengikuti Nabi dan mematuhinya adalah jalan untuk memperoleh nikmat-nikmat-Nya, serta menjadikan umat Nabi sebagai saksi-saksi untuk manusia seluruhnya.
Nabi ﷺ sendiri telah menyiarkan agama Allah sesuai dengan kehendak-Nya sehingga sampai ke pelosok-pelosok dunia.


Ini adalah suatu kebesaran yang tiada bandingnya, suatu keunggulan yang tiada taranya, dan suatu kemuliaan yang tidak ada yang dapat mengimbanginya.
Semua itu adalah anugerah Allah yang diberikan kepada orang yang dikehendaki-Nya.

Tafsir QS. Adh Dhuhaaa (93) : 4. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Dan bahwa akibat dan akhir keadaanmu adalah lebih baik daripada permulaannya.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Sungguh negeri akhirat itu lebih bagimu daripada negeri dunia.
Kelak pasti Tuhanmu akan memberikan kepadamu, wahai Nabi, berbagi macam kenikmatan di akhirat lalu engkau ridha dengan hal itu.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Dan sesungguhnya akhir itu lebih baik bagimu) maksudnya kehidupan di akhirat itu lebih baik bagimu, karena di dalamnya terdapat kemuliaan-kemuliaan bagimu


(dari permulaan) dari kehidupan duniawi.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Adapun firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Tuhanmu tiada meninggalkan kamu.
(QS. Adh-Dhuhaaa [93]: 3)


Artinya, Dia tidak meninggalkanmu.

dan tiada (pula) benci kepadamu.
(QS. Adh-Dhuhaaa [93]: 3)

Yakni Dia tidak murka kepadamu.

dan sesungguhnya akhir itu lebih baik bagimu daripada permulaan.
(QS. Adh-Dhuhaaa [93]: 4)

Sesungguhnya negeri akhirat itu lebih baik bagimu daripada negeri ini (dunia).
Karena itu, Rasulullah ﷺ adalah orang yang paling zuhud terhadap perkara dunia dan paling menjauhinya serta paling tidak menyukainya, sebagaimana yang telah dimaklumi dari perjalanan hidup beliau ﷺ ketika Nabi ﷺ disuruh memilih di usia senjanya antara hidup kekal di dunia sampai akhir usia dunia —kemudian ke surga— dan antara kembali ke sisi Allah subhanahu wa ta’ala Maka beliau ﷺ memilih apa yang ada di sisi Allah daripada dunia yang rendah ini.

Imam Ahmad mengatakan, telah menceritakan kepada kami Yazid, telah menceritakan kepada kami Al-Mas’udi, dari Amr ibnu Murrah, dari Ibrahim An-Nakha’i, dari Alqamah, dari Abdullah ibnu Mas’ud yang mengatakan bahwa Rasulullah ﷺ berbaring di atas hamparan tikar sehingga anyaman tikar yang kasar itu membekas di lambungnya.
Ketika beliau bangkit dari berbaringnya, maka aku (Ibnu Mas’ud) mengusap lambung beliau dan kukatakan kepadanya,
"Wahai Rasulullah, izinkanlah kepada kami untuk menggelarkan kasur di atas tikarmu."
Maka Rasulullah ﷺ menjawab:
Apakah hubungannya antara aku dan dunia, sesungguhnya perumpamaan antara aku dan dunia tiada lain bagaikan seorang musafir yang berteduh di bawah naungan sebuah pohon, kemudian dia pergi meninggalkannya.

Imam Turmuzi dan Imam Ibnu Majah meriwayatkannya melalui hadis Al-Mas’udi, dan Imam Turmuzi mengatakan bahwa hadis ini kalau tidak hasan berarti sahih.

Unsur Pokok Surah Ad-Dhuha (الضحى‎‎)

Surat ini terdiri atas 11 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah dan diturunkan sesudah surat Al Fajr.

Nama "Adh Dhuhaa" diambil dari kata "Adh Dhuhaa" yang terdapat pada ayat pertama, artinya:
waktu matahari sepenggalahan naik.

Keimanan:

▪ Allah subhanahu wa ta’ala sekali-kali tidak akan meninggalkan Nabi Muhammad ﷺ , isyarat dari Allah subhanahu wa ta’ala bahwa kehidupan Nabi Muhammad ﷺ dan dakwahnya akan bertambah baik dan berkembang.
▪ Larangan menghina anak yatim dan menghardik orang-orang yang minta-minta dan perintah menyebut-nyebut nikmat yang diberikan Allah sebagai tanda bersyukur.

Ayat-ayat dalam Surah Adh Dhuhaaa (11 ayat)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11

Lihat surah lainnya

Audio Murottal

QS. Adh-Dhuhaaa (93) : 1-11 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy Ayat 1 sampai 11 + Terjemahan Indonesia
QS. Adh-Dhuhaaa (93) : 1-11 ⊸ Nabil ar-Rifa’i Ayat 1 sampai 11

Gambar Kutipan Ayat

Surah Ad-Dhuha ayat 4 - Gambar 1 Surah Ad-Dhuha ayat 4 - Gambar 2
Statistik QS. 93:4
  • Rating RisalahMuslim
4.8

Ayat ini terdapat dalam surah Ad-Dhuha.

Surah Ad-Duha (bahasa Arab:الضحى) adalah surah ke-93 dalam Alquran dan terdiri atas 11 ayat.
Surah ini termasuk golongan surah Makkiyah dan diturunkan sesudah surah Al-Fajr.
Nama Adh Dhuhaa diambil dari kata yang terdapat pada ayat pertama, yang artinya “waktu matahari sepenggalahan naik”.

Surat Adh Dhuhaa, menerangkan tentang pemeliharaan Allah subhanahu wa ta’ala terhadap Nabi Muhammad ﷺ dengan cara yang tak putus-putusnya, larangan berbuat buruk terhadap anak yatim dan orang yang meminta-minta dan mengandung pula perintah kepada Nabi supaya mensyukuri segala nikmat.

Nomor Surah 93
Nama Surah Ad-Dhuha
Arab الضحى‎‎
Arti Waktu matahari sepenggalahan naik (Dhuha)
Nama lain
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 11
Juz Juz 30
Jumlah ruku’ 0
Jumlah ayat 11
Jumlah kata 40
Jumlah huruf 165
Surah sebelumnya Surah Al-Lail
Surah selanjutnya Surah Al-Insyirah
Sending
User Review
4.4 (14 suara)
Bagikan ke FB
Bagikan ke TW
Bagikan ke WA
Tags:
93:4, 93 4, 93-4, Surah Adh Dhuhaaa 4, Tafsir surat AdhDhuhaaa 4, Quran AdhDhuha 4, Ad Dhuha 4, Adh Dhuha 4, Ad Duha 4, Ad-Duha 4, Surah Ad Dhuha ayat 4
Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video Surah 93:4

More Videos

Ayat Pilihan

Kami akan perlihatkan mereka tanda (kekuasaan) Kami di segala wilayah bumi & pada diri mereka sendiri, hingga jelas bagi mereka bahwa Alquran itu benar. Tiadakah cukup bahwa sesungguhnya Tuhanmu menjadi saksi atas segala sesuatu?
QS. Fussilat [41]: 53

Tuhanku menyuruh jalankan keadilan. Luruskan muka (diri)mu di setiap sembahyang & sembahlah Allah dengan ikhlaskan ketaatanmu kepada-Nya.
Sebagaimana Dia telah ciptakan kamu pada permulaan (demikian pulalah kamu akan kembali kepada-Nya)
QS. Al-A’raf [7]: 29

Teman-teman akrab pada hari itu sebagiannya menjadi musuh bagi sebagian yang lain kecuali orang-orang yang bertakwa.
QS. Az-Zukhruf [43]: 67

Orang-orang yang berbuat baik di dunia ini mendapat (pembalasan) yang baik.
Dan sesungguhnya kampung akhirat adalah lebih baik & itulah sebaik-baik tempat bagi orang yang bertakwa,
QS. An-Nahl [16]: 30

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

Salah satu Asmaul Husna, Allah memiliki sifat Al 'Adl, yang berarti bahwa Allah ...

Correct! Wrong!

Salah satu Asmaul Husna adalah Al Akhir, yang berarti ...

Correct! Wrong!

Allah memiliki sifat Yang Maha Mengumpulkan, yang artinya ...

Correct! Wrong!

+

Array

Keberadaan Asmaul Husna, dijelaskan dalam Alquran surah ...

Correct! Wrong!

Sifat adil Allah berlaku untuk ...

Correct! Wrong!

Pendidikan Agama Islam #2
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #2 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #2 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #25

Surah Al-Insyirah terdiri dari … ayat.Surah Al-Insyirah diawali dengan lafal … أَلَمْ dalam surah Al-Insyirah berarti …وَوَضَعْنَا عَنْكَ وِزْرَكَ Ayat diatas terdapat dalam Alquran surah Al-Insyirah ayat …Surah Al-Insyirah turun sesudah surah …

Pendidikan Agama Islam #14

Ketika Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam masih remaja, baginda telah bekerja mengambil upah sebagai pengembala binatang ternak. Apakah binatang tersebut? … Dalam Islam, teladan yang baik disebut juga dengan istilah … Dalam Islam, pengendalian diri atau kontrol terhadap diri, disebut juga dengan … Pengertian Mujahadah An-Nafs adalah … Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda bahwa berjihad (berjuang) yang paling utama adalah melawan …

Pendidikan Agama Islam #30

Yang diajarkan oleh Rasulullah adalah jika kita melihat kemungkaran untuk mencegahnya pertama kali dengan … بَلِّغُوا عَنِّى وَلَوْ آيَةً Arti dari hadist diatas adalah …Di bawah ini adalah cara untuk menjadikan semangat mengamalkan ilmu dalam kehidupan kecuali …كادَ الفَقْرُ أنْ يَكُوْنَ كُفْرًا Arti dari kalimat di atas adalah …Siapakah ilmuan muslim yang pertama menjadi penemu Al-Jabar?

Kamus Istilah Islam

madrasah

Apa itu madrasah? mad.ra.sah sekolah atau perguruan (biasanya yang berdasarkan agama Islam) … •

Taklif

Apa itu Taklif? Taklif dalam hukum Islam adalah pembebanan suatu kewajiban kepada seseorang, dengan pengertian menghendaki adanya perbuatan yang terkandung di dalamnya suatu kesukaran. Bentuk kata ker...

Pertempuran Yamamah

Apa itu Pertempuran Yamamah? Petempuran Yamamah terjadi pada Desember 632 di jazirah Arab pada wilayah Yamamah antara Khalifah Abu Bakar melawan Musailamah al-Kazzab yang mengaku sebagai nabi. Latar ...