Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Ad Dukhaan (Kabut) – surah 44 ayat 8 [QS. 44:8]

لَاۤ اِلٰہَ اِلَّا ہُوَ یُحۡیٖ وَ یُمِیۡتُ ؕ رَبُّکُمۡ وَ رَبُّ اٰبَآئِکُمُ الۡاَوَّلِیۡنَ
Laa ilaha ilaa huwa yuhyii wayumiitu rabbukum warabbu aabaa-ikumul au-waliin(a);
Tidak ada tuhan selain Dia, Dia yang menghidupkan dan mematikan.
(Dialah) Tuhanmu dan Tuhan nenek moyangmu dahulu.
―QS. Ad Dukhaan [44]: 8

There is no deity except Him;
He gives life and causes death.
(He is) your Lord and the Lord of your first forefathers.
― Chapter 44. Surah Ad Dukhaan [verse 8]

لَآ tidak ada

(There is) no
إِلَٰهَ Tuhan

god
إِلَّا kecuali

except
هُوَ Dia

Him;
يُحْىِۦ Dia menghidupkan

He gives life
وَيُمِيتُ dan Dia mematikan

and causes death,
رَبُّكُمْ Tuhan kalian

your Lord
وَرَبُّ dan Tuhan

and (the) Lord
ءَابَآئِكُمُ bapak-bapak kamu

(of) your fathers
ٱلْأَوَّلِينَ terdahulu

the former.

Tafsir

Alquran

Surah Ad Dukhaan
44:8

Tafsir QS. Ad Dukhaan (44) : 8. Oleh Kementrian Agama RI


Allah menerangkan bahwa tiada Tuhan yang sebenarnya melainkan Dia.
Dialah yang menghidupkan segala sesuatu menurut kehendak-Nya, dan yang mematikan siapa saja yang dikehendaki-Nya, baik yang terdahulu, sekarang maupun yang akan datang.

Oleh karena itu Dialah yang patut dan pantas disembah, bukan tuhan-tuhan yang tidak dapat menolak bencana dan tidak dapat mendatangkan manfaat seperti yang disembah orang musyrik itu.

Tafsir QS. Ad Dukhaan (44) : 8. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Tidak ada Tuhan yang pantas disembah selain Dia.
Hanya Dia yang dapat menghidupkan dan mematikan, dan hanya Dia pulalah yang menciptakan kalian dan nenek moyang kalian dahulu.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


(2,3,4,5,6,7,8) Allah bersumpah dengan Al-Qur’an yang jelas secara lafaz dan makna.
Sesungguhnya Kami menurunkannya pada malam Qadar yang berkah, yang banyak kebaikannya, yaitu di bulan Ramadan.


Sesungguhnya Kami memberi peringatan kepada manusia dengan sesuatu yang bermanfaat dan yang mudarat.
Hal itu dibuktikan dengan mengutus para rasul dan menurunkan kitab suci agar hujah Allah ditegakan di hadapan hamba.


Di dalamnya diputuskan dan dijelaskan dari Lauhul Mahfuz kepada para para malaikat yang bertugas menulis segala yang dipastikan berupa ajal, rezeki, dan sebagainya sampai batas akhirnya, sesuatu yang tidak bisa diganti dan diubah.
Urusan yang bijaksana ini adalah urusan dari sisi Kami.


Semua yang akan terjadi, semua yang ditakdirkan dan diwahyukan Allah berdasarkan perintah, izin, dan ilmu-Nya.
Sesungguhnya Kami mengutus para rasul kepada sekalian manusia, rasul Muhammad dan rasul sebelumnya sebagai rahmat dari Tuhan.


Sesungguhnya Dia Maha Mendengar segenap suara, Maha Mengetahui semua urusan makhluk yang lahir dan yang batin, Pencipta langit dan bumi beserta segala sesuatu yang menjadi isinya jika kalian termasuk orang-orang yang meyakini hal itu.
Ketahuilah, sesungguhnya Tuhan segenap makhluk adalah Tuhan yang sebenarnya.


Tidak ada Tuhan yang layak disembah kecuali hanya Dia.
Tiada sekutu bagi-Nya.


Dia menghidupkan dan mematikan, Tuhan kalian dan Tuhan nenek moyang kalian terdahulu.
Sembahlan Dia dan bukan tuhan-tuhan yang tidak mampu memberi manfaat dan mudarat.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Tidak ada tuhan melainkan Dia, Yang menghidupkan dan Yang mematikan Dialah Rabb kalian dan Rabb bapak-bapak kalian yang terdahulu).

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Kemudian Allah subhanahu wa ta’ala menyebutkan dalam firman berikutnya:

Tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia, Yang menghidupkan dan Yang mematikan.
(Dialah) Tuhanmu dan Tuhan-bapak-bapakmu yang terdahulu.
(QS. Ad-Dukhaan [44]: 8)

Ayat ini semakna dengan firman-Nya:

Katakanlah,
"Hai manusia, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu semua, yaitu Allah yang mempunyai kerajaan langit dan bumi;
tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia, Yang menghidupkan dan Yang mematikan.
(QS. Al-A’raf [7]: 158), hingga akhir ayat.

Unsur Pokok Surah Ad Dukhaan (الدخان)

Surat Ad Dukhaan terdiri atas 59 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Az Zukhruf.

Dinamai "Ad Dukhaan" (kabut), diambil dari perkataan "Dukhaan" yang terdapat pada ayat 10 surat ini.

Menurut riwayat Bukhari secara ringkas dapat diterangkan sebagai berikut:
Orang-orang kafir Mekah dalam menghalang-halangi agama Islam dan menyakiti serta mendurhakai Nabi Muhammad ﷺ sudah melewati batas, karena itu Nabi mendo’a kepada Allah agar diturunkan azab, sebagairnana yang telah diturunkan kepada orang-orang yang durhaka kepada Nabi Yusuf yaitu musim kemarau yang panjang.

Do’a Nabi itu dikabulkan Allah, sampai orang-orang kafir memakan tulang dan bangkai, karena kelaparan.
Mereka selalu menengadah ke langit mengharap pertolongan Allah.
Tetapi tidak satupun yang mereka lihat kecuali kabut yang menutupi padangan mereka.

Akhirnya mereka datang kepada Nabi agar Nabi memohon kepada Allah supaya hujan diturunkan.
Setelah Allah mengabulkan do’a Nabi, dan hujan diturunkan, mereka kembali kafir seperti semula, karena itu Allah menyatakan bahwa nanti mereka akan diazab dengan azab yang pedih.

Keimanan:

Dalildalil atas kenabian Muhammad ﷺ.
▪ Huru-hara dan kehebatan hari kiamat.
▪ Pada hari kiamat hanya amalamal seseorang yang dapat menolongnya.
Azab dan penderitaan yang ditemui orang-orang kafir di akhirat serta nikmat dan kesenangan yang diterima orang-orang mukmin.

Kisah:

▪ Kisah Musa `alaihis salam dengan Fir’aun dan kaumnya.

Lain-lain:

▪ Permulaan turunnya Alquran pada malam lailatul Qadar.
▪ Orang-orang kafir hanya beriman kalau mereka ditimpa bahaya, kalau bahaya telah hilang mereka kafir kembali.
▪ Dalam penciptaan langit dan bumi itu terdapat hikmat yang besar.

Audio

QS. Ad-Dukhaan (44) : 1-59 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 59 + Terjemahan Indonesia

QS. Ad-Dukhaan (44) : 1-59 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 59

Gambar Kutipan Ayat

Surah Ad Dukhaan ayat 8 - Gambar 1 Surah Ad Dukhaan ayat 8 - Gambar 2
Statistik QS. 44:8
  • Rating RisalahMuslim
4.9

Ayat ini terdapat dalam surah Ad Dukhaan.

Surah Ad-Dukhan (bahasa Arab:الدخان) adalah surah ke 44 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surat makkiyah yang terdiri atas 59 ayat.
Dinamakan Ad-Dukhan yang berarti Kabut diambil dari kata Ad-Dukhan yang terdapat pada ayat 10 surah ini.

Menurut riwayat Bukhari secara ringkas dapat diterangkan sebagai berikut: Orang-orang kafir Mekkah dalam menghalang-halangi agama Islam dan menyakiti serta mendurhakai Nabi Muhammad ﷺ
sudah melewati batas, karena itu Nabi berdoa kepada Allah agar diturunkan azab sebagaimana yang telah diturunkan kepada orang-orang yang durhaka kepada Nabi Yusuf yaitu musim kemarau yang panjang.
Doa Nabi itu dikabulkan Allah sampai orang-orang kafir memakan tulang dan bangkai karena kelaparan.
Mereka selalu menengadah ke langit mengharap pertolongan Allah.
Tetapi tidak satupun yang mereka lihat kecuali kabut yang menutupi pandangan mereka.

Akhirnya mereka datang kepada Nabi agar Nabi memohon kepada Allah supaya hujan diturunkan.
Setelah Allah mengabulkan doa Nabi dan hujan di turunkan, mereka kembali kafir seperti semula.
Karena itu Allah menyatakan bahwa nanti mereka akan diazab dengan azab yang pedih.

Nomor Surah 44
Nama Surah Ad Dukhaan
Arab الدخان
Arti Kabut
Nama lain
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 64
Juz Juz 25
Jumlah ruku’ 3 ruku’
Jumlah ayat 59
Jumlah kata 346
Jumlah huruf 1475
Surah sebelumnya Surah Az-Zukhruf
Surah selanjutnya Surah Al-Jasiyah
Sending
User Review
4.7 (29 votes)
Tags:

44:8, 44 8, 44-8, Surah Ad Dukhaan 8, Tafsir surat AdDukhaan 8, Quran AdDukhan 8, Ad Dukhan 8, Ad-Dukhan 8, Surah Ad Dukhan ayat 8

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video


Panggil Video Lainnya

Ayat Lainnya

QS. Asy Syu’araa (Penyair) – surah 26 ayat 109 [QS. 26:109]

109. Dan aku tidak meminta imbalan apa pun kepadamu baik berupa materi atau jasa, atas ajakan itu, karena imbalanku hanyalah dari Tuhan seluruh alam yang jauh lebih baik dari semua imbalan yang ada ka … 26:109, 26 109, 26-109, Surah Asy Syu’araa 109, Tafsir surat AsySyuaraa 109, Quran Asy Syuara 109, Asy Syu’ara 109, Asy-Syu’ara 109, Surah Asy Syuara ayat 109

QS. Al Balad (Negeri) – surah 90 ayat 3 [QS. 90:3]

1-3. Aku bersumpah dengan negeri ini, yakni kota Mekah, kota kelahiran Nabi dan kota suci umat Islam. Dan engkau, wahai Nabi, bertempat tinggal di negeri Mekah ini, membuatnya bertambah mulia. Dan dem … 90:3, 90 3, 90-3, Surah Al Balad 3, Tafsir surat AlBalad 3, Quran Al-Balad 3, Surah Al Balad ayat 3

Hadits Shahih

Podcast

Hadits & Doa

Soal & Pertanyaan Agama

Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda bahwa berjihad (berjuang) yang paling utama adalah melawan ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
أَفْضَلُ الْجِهَادِ أَنْ يُجَاهَدَ الرَّجُلُ نَفْسَهَ وَ هَوَاهُ

(Jihad yang paling utama adalah seseorang berjihad [berjuang] melawan dirinya dan hawa nafsunya),
Hadits ini derajatnya shahih. Diriwayatkan oleh Ibnu An-Najjar dari Abu Dzarr Radhiyallahu anhu. Juga diriwayatkan oleh Abu Nu'aim dan Ad-Dailami. Hadits ini juga dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani di dalam Shahih Al-Jami'ush-Shaghîr, no 1099, dan beliau menjelaskannya secara rinci dalam Silsilah Ash-Shâhihah, no. 1496.

Dalam Islam, teladan yang baik disebut juga dengan istilah ...

Benar! Kurang tepat!

Ketika Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam masih remaja, baginda telah bekerja mengambil upah sebagai pengembala binatang ternak. Apakah binatang tersebut?

Benar! Kurang tepat!

+

Array

Dalam Islam, pengendalian diri atau kontrol terhadap diri, disebut juga dengan ...

Benar! Kurang tepat!

Pengertian Mujahadah An-Nafs adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Pendidikan Agama Islam #14
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #14 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #14 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #27

Proses turunnya wahyu berlangsung selama … tahun. 13 10 20 23 22 Benar! Kurang tepat! Surah yang terpendek dalam Alquran

Pendidikan Agama Islam #17

Dalam Alquran, surah Ad-Dhuha turun setelah surah … Annisa Al-Lail Asy-Syams Al-Fajr Al Balad Benar! Kurang tepat! Surah Ad-Dhuha termasuk

Pendidikan Agama Islam #2

Salah satu Asmaul Husna, Allah memiliki sifat Al ‘Adl, yang berarti bahwa Allah … Maha Adil Maha Pemberi Keputusan Maha

Instagram