Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

QS. Ad Dukhaan (Kabut) – surah 44 ayat 59 [QS. 44:59]

فَارۡتَقِبۡ اِنَّہُمۡ مُّرۡتَقِبُوۡنَ
Faartaqib innahum murtaqibuun(a);
Maka tunggulah;
sungguh, mereka itu (juga sedang) menunggu.
―QS. Ad Dukhaan [44]: 59

Daftar isi

So watch, (O Muhammad);
indeed, they are watching (for your end).
― Chapter 44. Surah Ad Dukhaan [verse 59]

فَٱرْتَقِبْ maka tunggulah

So watch;
إِنَّهُم sesungguhnya mereka

indeed, they
مُّرْتَقِبُونَ orang-orang yang menunggu

(too are) watching.

Tafsir Quran

Surah Ad Dukhaan
44:59

Tafsir QS. Ad-Dukhan (44) : 59. Oleh Kementrian Agama RI

Itulah sebabnya Allah membiarkan orang-orang musyrik Mekah sesat dalam kesyirikannya, membiarkan mereka menunggu ketentuan Allah pada saat yang telah ditentukan, dan mereka pasti akan menyaksikan sendiri siapakah yang benar nanti, mereka yang selalu menyekutukan Tuhan dan berbuat dosa ataukah orang-orang yang beriman yang mengikuti ajaran wahyu yang disampaikan Nabi Muhammad.

Seandainya mereka mau mengakui kebenaran Alquran, tentulah mereka akan yakin bahwa kemenangan itu pasti diperoleh oleh orang-orang yang mengikuti agama tauhid yang berjuang dan beramal untuk mencari keridaan Allah.

Allah ﷻ berfirman:

اِنَّا لَنَنْصُرُ رُسُلَنَا وَالَّذِيْنَ اٰمَنُوْا فِى الْحَيٰوةِ الدُّنْيَا وَيَوْمَ يَقُوْمُ الْاَشْهَادُ ﴿۵۱﴾ يَوْمَ لَا يَنْفَعُ الظّٰلِمِيْنَ مَعْذِرَتُهُمْ وَلَهُمُ اللَّعْنَةُ وَلَهُمْ سُوْۤءُ الدَّارِ ﴿۵۲﴾

Sesungguhnya Kami akan menolong rasulrasul Kami dan orang-orang yang beriman dalam kehidupan dunia dan pada hari tampilnya para saksi (hari Kiamat), (yaitu) hari ketika permintaan maaf tidak berguna bagi orang-orang zalim dan mereka mendapat laknat dan tempat tinggal yang buruk. (Al-Mu’min [40]: 51-52)

Selama menunggu ketentuan dari Allah itu, terdapat perbedaan sikap dan keyakinan antara para pengikut rasul dengan orang-orang musyrik Mekah.

Para pengikut rasul menunggu janji kemenangan dari Allah dengan bersabar dan tawakal.
Mereka yakin bahwa Allah pasti menepati janji-Nya yaitu memenangkan Islam dan kaum Muslimin di dunia dan melimpahkan kenikmatan serta kebahagiaan abadi di akhirat nanti.

Karena itu, mereka tidak pernah gentar dan takut, mati dan hidup bagi mereka sama saja karena semua yang ada pada mereka, jiwa maupun raga, harta dan nyawa mereka telah mereka serahkan kepada Allah.
Sebaliknya, orang-orang musyrik menunggu dengan perasaan khawatir dan takut.

Mereka sangat khawatir akan dihancurkan oleh kaum Muslimin.
Setiap mereka melihat perkembangan, kemajuan, dan kemenangan kaum Muslimin atas mereka, semakin bertambah pula kekhawatiran pada diri mereka.

Mereka sangat takut akan pembalasan dendam kaum Muslimin kepada mereka.
Karena itu mereka berusaha sekuat tenaga dan mencurahkan segala yang ada pada mereka untuk mengatasi kemajuan dan kemenangan kaum Muslimin.

Hal ini terlihat pada usaha-usaha mereka itu sebagaimana yang telah mereka usahakan di Perang Ahzab, perjanjian Hudaibiyah dan sebagainya.
Sebenarnya dalam hati mereka terbayang kebenaran sesungguhnya, namun karena kesombongan dan keangkuhan, mereka tetap menjauhkan diri dari kebenaran Alquran.

Tafsir QS. Ad Dukhaan (44) : 59. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Maka tunggulah apa yang akan terjadi pada diri mereka.
Sesungguhnya mereka pun menunggu apa yang akan terjadi pada dirimu dan dakwahmu.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Wahai Muhammad, tunggulah kemenanganmu atas orang-orang yang musyrik kepada Allah yang Aku janjikan kepadamu.
Demikian pula siksaan yang akan menimpa mereka.


Sesungguhnya mereka menanti-nanti kematian dan penundukanmu.
Mereka akan mengetahui milik siapakah kemenangan dan kalimat yang tinggi di dunia dan akhirat.


Sesungguhnya itu adalah milikmu dan orang-orang beriman yang mengikutimu.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Maka tunggulah) nantikanlah kebinasaan mereka


(sesungguhnya mereka itu menunggu pula) kebinasaanmu.
Ayat ini diturunkan sebelum ada perintah untuk berjihad melawan mereka.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Kemudian setelah Alquran demikian jelas dan terangnya, ternyata masih ada sebagian manusia yang kafir dan menentang serta ingkar.
Maka Allah subhanahu wa ta’ala menghibur hati Rasul-Nya seraya menjanjikan kepadanya akan diberi pertolongan oleh-Nya, dan mengancam orang-orang yang mendustakannya bahwa mereka akan kalah dan binasa.
Untuk itu Allah subhanahu wa ta’ala berfirman dalam ayat berikutnya:

Maka tunggulah.
(QS. Ad-Dukhan [44]: 59)


Maksudnya, nantikanlah.

sesungguhnya mereka itu menunggu (pula).
(QS. Ad-Dukhan [44]: 59)

Yakni kelak mereka akan mengetahui siapakah yang akan mendapat pertolongan, kemenangan, dan kalimah yang tinggi di dunia dan akhirat.
Sesungguhnya semuanya itu hanyalah bagimu, hai Muhammad, dan bagi saudara-saudaramu dari kalangan para nabi dan para rasul serta orang-orang yang mengikutimu dari kalangan kaum mukmin.
Seperti yang disebutkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala dalam ayat lain melalui firman-Nya:

Allah telah menetapkan,
"Aku dan rasulrasul-Kupasti menang."
(QS. Al-Mujadilah [58]: 21).
hingga akhir ayat.

Dan firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Sesungguhnya Kami menolong rasulrasul Kami dan orang-orang yang beriman dalam kehidupan dunia dan pada hari berdirinya saksi-saksi (hari kiamat), (yaitu) hari yang tidak berguna bagi orang-orang zalim permintaan maafnya dan bagi merekalah laknat dan bagi merekalah tempat tinggal yang buruk.
(QS. Al-Mu’min [40]: 51-52)

Unsur Pokok Surah Ad Dukhaan (الدخان)

Surat Ad Dukhaan terdiri atas 59 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Az Zukhruf.

Dinamai "Ad Dukhaan" (kabut), diambil dari perkataan "Dukhaan" yang terdapat pada ayat 10 surat ini.

Menurut riwayat Bukhari secara ringkas dapat diterangkan sebagai berikut:
Orang-orang kafir Mekah dalam menghalang-halangi agama Islam dan menyakiti serta mendurhakai Nabi Muhammad ﷺ sudah melewati batas, karena itu Nabi mendo’a kepada Allah agar diturunkan azab, sebagairnana yang telah diturunkan kepada orang-orang yang durhaka kepada Nabi Yusuf yaitu musim kemarau yang panjang.

Do’a Nabi itu dikabulkan Allah, sampai orang-orang kafir memakan tulang dan bangkai, karena kelaparan.
Mereka selalu menengadah ke langit mengharap pertolongan Allah.
Tetapi tidak satupun yang mereka lihat kecuali kabut yang menutupi padangan mereka.

Akhirnya mereka datang kepada Nabi agar Nabi memohon kepada Allah supaya hujan diturunkan.
Setelah Allah mengabulkan do’a Nabi, dan hujan diturunkan, mereka kembali kafir seperti semula, karena itu Allah menyatakan bahwa nanti mereka akan diazab dengan azab yang pedih.

Keimanan:

Dalildalil atas kenabian Muhammad ﷺ.
▪ Huru-hara dan kehebatan hari kiamat.
▪ Pada hari kiamat hanya amal-amal seseorang yang dapat menolongnya.
▪ Azab dan penderitaan yang ditemui orang-orang kafir di akhirat serta nikmat dan kesenangan yang diterima orang-orang mukmin.

Kisah:

▪ Kisah Musa `alaihis salam dengan Fir’aun dan kaumnya.

Lain-lain:

▪ Permulaan turunnya Alquran pada malam lailatul Qadar.
▪ Orang-orang kafir hanya beriman kalau mereka ditimpa bahaya, kalau bahaya telah hilang mereka kafir kembali.
▪ Dalam penciptaan langit dan bumi itu terdapat hikmat yang besar.

Audio Murottal

QS. Ad-Dukhaan (44) : 1-59 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 59 + Terjemahan Indonesia



QS. Ad-Dukhaan (44) : 1-59 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 59

Gambar Kutipan Ayat

Surah Ad Dukhaan ayat 59 - Gambar 1 Surah Ad Dukhaan ayat 59 - Gambar 2
Statistik QS. 44:59
  • Rating RisalahMuslim
4.6

Ayat ini terdapat dalam surah Ad Dukhaan.

Surah Ad-Dukhan (bahasa Arab:الدخان) adalah surah ke 44 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surat makkiyah yang terdiri atas 59 ayat.
Dinamakan Ad-Dukhan yang berarti Kabut diambil dari kata Ad-Dukhan yang terdapat pada ayat 10 surah ini.

Menurut riwayat Bukhari secara ringkas dapat diterangkan sebagai berikut: Orang-orang kafir Mekkah dalam menghalang-halangi agama Islam dan menyakiti serta mendurhakai Nabi Muhammad ﷺ
sudah melewati batas, karena itu Nabi berdoa kepada Allah agar diturunkan azab sebagaimana yang telah diturunkan kepada orang-orang yang durhaka kepada Nabi Yusuf yaitu musim kemarau yang panjang.
Doa Nabi itu dikabulkan Allah sampai orang-orang kafir memakan tulang dan bangkai karena kelaparan.
Mereka selalu menengadah ke langit mengharap pertolongan Allah.
Tetapi tidak satupun yang mereka lihat kecuali kabut yang menutupi pandangan mereka.

Akhirnya mereka datang kepada Nabi agar Nabi memohon kepada Allah supaya hujan diturunkan.
Setelah Allah mengabulkan doa Nabi dan hujan di turunkan, mereka kembali kafir seperti semula.
Karena itu Allah menyatakan bahwa nanti mereka akan diazab dengan azab yang pedih.

Nomor Surah 44
Nama Surah Ad Dukhaan
Arab الدخان
Arti Kabut
Nama lain
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 64
Juz Juz 25
Jumlah ruku’ 3 ruku’
Jumlah ayat 59
Jumlah kata 346
Jumlah huruf 1475
Surah sebelumnya Surah Az-Zukhruf
Surah selanjutnya Surah Al-Jasiyah
Sending
User Review
4.2 (14 suara)
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA
Tags:

44:59, 44 59, 44-59, Surah Ad Dukhaan 59, Tafsir surat AdDukhaan 59, Quran AdDukhan 59, Ad Dukhan 59, Ad-Dukhan 59, Surah Ad Dukhan ayat 59

Video Surah

44:59


More Videos

Kandungan Surah Ad Dukhaan

۞ QS. 44:5 • Segala sesuatu ada takdirnya

۞ QS. 44:6 Ar Rabb (Tuhan) • Al Sami’ (Maha Pendengar) • Al ‘Alim (Maha megetahui)

۞ QS. 44:7 Tauhid Rububiyyah • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 44:8 Tauhid Rububiyyah • Tauhid Uluhiyyah • Ar Rabb (Tuhan) • Al Muhyi – Al Mumiit (Maha Menghidupkan dan Mematikan) •

۞ QS. 44:9 • Sikap manusia terhadap kitab samawi

۞ QS. 44:10 • Timbulnya awan sebelum kiamat • Kedahsyatan hari kiamat

۞ QS. 44:11 • Timbulnya awan sebelum kiamat • Kedahsyatan hari kiamat

۞ QS. 44:12 Ar Rabb (Tuhan) • Beriman ketika datang hari kiamat • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan

۞ QS. 44:13 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 44:15 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 44:16 Al Muntaqim (Maha Pembalas dosa) • Kedahsyatan hari kiamat

۞ QS. 44:20 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 44:21 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 44:22 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 44:24 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala

۞ QS. 44:29 • Azab orang kafir

۞ QS. 44:34 • Mendustai Allah

۞ QS. 44:35 • Mendustai Allah • Mengingkari hari kebangkitan

۞ QS. 44:36 • Mengingkari hari kebangkitan • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 44:37 • Azab orang kafir

۞ QS. 44:38 • Sifat Kamal (sempurna) • Kekuasaan Allah

۞ QS. 44:40 • Nama-nama hari kiamat • Kebenaran hari penghimpunan

۞ QS. 44:41 • Terputusnya hubungan antara sesama pada hari kiamat • Sifat hari penghitungan

۞ QS. 44:42 Al Rahim (Maha Penyayang) • Al ‘Aziz (Maha Mulia) • Sifat hari penghitungan • Ampunan Allah dan rahmatNya •

۞ QS. 44:43 • Sifat neraka • Makanan dan minuman ahli neraka • Pohon zaqquum (terkutuk)

۞ QS. 44:44 • Sifat neraka • Makanan dan minuman ahli neraka

۞ QS. 44:45 • Sifat neraka • Makanan dan minuman ahli neraka

۞ QS. 44:46 • Sifat neraka • Makanan dan minuman ahli neraka

۞ QS. 44:47 • Tugas-tugas malaikat • Nama-nama neraka • Memasuki neraka

۞ QS. 44:48 • Tugas-tugas malaikat • Sifat neraka

۞ QS. 44:49 • Azab orang kafir

۞ QS. 44:50 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 44:51 • Pahala iman • Perbuatan baik adalah penyebab masuk surga • Keutamaan iman

۞ QS. 44:52 • Pahala iman • Sifat surga dan kenikmatannya

۞ QS. 44:53 • Pahala iman • Sifat surga dan kenikmatannya • Pakaian ahli surga

۞ QS. 44:54 • Pahala iman • Sifat surga dan kenikmatannya • Sifat wanita penghuni surga

۞ QS. 44:55 • Pahala iman • Sifat surga dan kenikmatannya

۞ QS. 44:56 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala • Pahala iman • Keabadian surga • Sifat surga dan kenikmatannya • Nama-nama neraka

۞ QS. 44:57 • Pahala iman • Ar Rabb (Tuhan) • Memasuki surga

۞ QS. 44:58 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi

۞ QS. 44:59 • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia

Ayat Pilihan

Berbuatlah sepenuh kemampuanmu,
sesungguhnya akupun berbuat (pula).
Kelak kamu akan mengetahui, siapa (di antara kita) yang akan peroleh hasil yang baik di dunia ini.
Sesungguhnya orang yang zalim itu tak akan mendapatkan keberuntungan
QS. Al-An’am [6]: 135

Dirikanlah sembahyang, tunaikan zakat & berikan pinjaman kepada Allah pinjaman yang baik. Dan kebaikan apa saja yang kamu perbuat untuk dirimu niscaya kamu memperoleh (balasan)nya di sisi Allah sebagai balasan yang paling besar pahalanya.
QS. Al-Muzzammil [73]: 20

Bila ditimpa bahaya ia berdoa dalam keadaan berbaring, duduk atau berdiri, tapi setelah Kami hilangkan bahaya itu, ia (kembali) lalui (jalan sesat) seolah tak pernah berdoa kepada Kami untuk (menghilangkan) bahaya yang telah menimpanya
QS. Yunus [10]: 12

Dan hak bagi Allah (menerangkan) jalan yang lurus,
dan di antara jalan-jalan ada yang bengkok.
Dan jikalau Dia menghendaki,
tentulah Dia memimpin kamu semuanya (kepada jalan yang benar).
QS. An-Nahl [16]: 9

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

Surah Al-Insyirah turun sesudah surah ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
Surah Al-Insyirah adalah surah ke-94 dalam al-Qur'an. Surah ini terdiri atas 8 ayat dan termasuk golongan surah-surah Makkiyah serta diturunkan sesudah surah Ad-Duha.

وَوَضَعْنَا عَنْكَ وِزْرَكَ

Ayat diatas terdapat dalam Alquran surah Al-Insyirah ayat ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
وَوَضَعْنَا عَنكَ وِزْرَكَ

wa wada'na 'angka wizrak

''dan Kami telah menghilangkan daripadamu bebanmu,''
--QS. Al-Insyirah [94] : 2

Surah Al-Insyirah diawali dengan lafal ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
أَلَمْ نَشْرَحْ لَكَ صَدْرَكَ

a lam nasyraḥ laka ṣadrak

'Bukankah Kami telah melapangkan untukmu dadamu?'
--QS. Al-Insyirah [94] : 1

+

Array

أَلَمْ dalam surah Al-Insyirah berarti ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
أَلَمْ نَشْرَحْ لَكَ صَدْرَكَ

a lam nasyrah laka sadrak

''Bukankah Kami telah melapangkan untukmu dadamu?''
--QS. Al-Insyirah [94] : 1

Surah Al-Insyirah terdiri dari ... ayat.

Correct! Wrong!

Penjelasan:
Surah Al-Insyirah adalah surah ke-94 dalam al-Qur'an. Surah ini terdiri atas 8 ayat dan termasuk golongan surah-surah Makkiyah serta diturunkan sesudah surah Ad-Duha.

Pendidikan Agama Islam #25
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #25 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #25 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #12

Masyarakat Mekkah pada awal nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam berdakwah waktu itu sedang dilanda berbagai krisis, dan yang paling menonjol adalah krisis … Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam lahir pada bulan … Nama isteri Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam selepas Khadijah ialah … Nama anak lelaki Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam yaitu … … Nama Ibu susuan Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam yaitu … …

Pendidikan Agama Islam #19

Berakhirnya seluruh kehidupan di dunia dinamakan … Hari kiamat di jelaskan dalam Alquran, surah … .Tempat berkumpulnya manusia di akhirat di sebut padang … Salah satu hikmah mempercayai datangnya hari akhir, yaitu … … Surah yang menjelaskan bahwa ‘Allah Subhanahu Wa Ta`ala tempat meminta’, yaitu … …

Pendidikan Agama Islam #8

Sumber kedua hukum dalam menetapkan Hukum tentang Alquran adalah … Hukum penggunaan hadis sebagai dasar hukum adalah … Orang yang menceritakan hadits disebut … Undang-undang tentang penggunaan Hadits-Maudu adalah … Berikut adalah hadits yang rusak, kecuali …

Kamus Istilah Islam

Palestina

Di mana itu Palestina? Palestina adalah sebuah wilayah geografis di Timur Tengah antara Laut Tengah dan Sungai Yordan. Nama “Palestina” digunakan oleh penulis-penulis Yunani Kuno, dan kem...

As Shamad

Apa itu As Shamad? Allah itu Ash-Shomad ◀ Artinya adalah Allah itu Dzat Maha Dibutuhkan. Ya, Dia sangat dibutuhkan oleh semua ciptaan-Nya. Allah adalah tempat mengadu dan meminta pertolongan dan pe...

Ja’far bin Abi Thalib

Siapa itu Ja’far bin Abi Thalib? Ja’far bin Abi Thalib adalah putera dari Abu Thalib, Sepupu dari Nabi Islam Muhammad, dan kakak dari Khalifah ke-4 Ali bin Abi Thalib. Ja’far dibes...