Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Ad Dukhaan (Kabut) – surah 44 ayat 26 [QS. 44:26]

وَّ زُرُوۡعٍ وَّ مَقَامٍ کَرِیۡمٍ
Wazuruu’in wamaqaamin kariimin;
juga kebun-kebun serta tempat-tempat kediaman yang indah,
―QS. Ad Dukhaan [44]: 26

And crops and noble sites
― Chapter 44. Surah Ad Dukhaan [verse 26]

وَزُرُوعٍ dan tanaman-tanaman

And cornfields
وَمَقَامٍ dan tempat-tempat

and places
كَرِيمٍ mulia/indah

noble,

Tafsir

Alquran

Surah Ad Dukhaan
44:26

Tafsir QS. Ad Dukhaan (44) : 26. Oleh Kementrian Agama RI


Alangkah banyaknya kekayaan yang ditinggalkan Fir’aun dan tentaranya baik berupa taman-taman yang penuh dengan bunga-bungaan yang menjadikan

Tafsir QS. Ad Dukhaan (44) : 26. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Tanaman-tanaman yang beraneka ragam dan tempat tinggal yang indah.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


(25,26,27) Berapa banyak kebun, sungai hijau, mata air mengalir, tanaman, tempat tinggal indah, kehidupan bergelimang kenikmatan dan kemewahan yang ditinggalkan Fir’aun dan kaumnya setelah dibinasakan dan ditenggelamkan Allah.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Dan kebun-kebun serta tempat-tempat yang indah-indah) atau tempat yang bagus.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Kemudian disebutkan dalam firman berikutnya:

Alangkah banyaknya taman-taman dan mata air yang mereka tinggalkan, dan kebun-kebun.
(QS. Ad-Dukhaan [44]: 25-26)

Yang dimaksud dengan jannat ialah kebun-kebun, dan yang dimaksud dengan mata air ialah sungai-sungai dan sumur-sumur.

Serta tempat-tempat yang indah-indah.
(QS. Ad-Dukhaan [44]: 26)

Yaitu tempat-tempat tinggal yang antik-antik dan tempat-tempat yang indah-indah.

Mujahid dan Sa’id ibnu Jubair mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya:
Serta tempat-tempat yang indah-indah.
(QS. Ad-Dukhaan [44]: 26)
Maksudnya, mimbar-mimbar.


Ibnu Lahi’ah telah meriwayatkan dari Wahb ibnu Abdullah Al-Mu’afiri, dari Abdullah ibnu Amr r.a. yang mengatakan bahwa Sungai Nil Mesir adalah rajanya semua sungai.
Allah subhanahu wa ta’ala telah menundukkan baginya semua sungai, baik yang ada dibelahan timur maupun yang ada di belahan barat, dan semuanya itu dijinakkan oleh Allah untuk Sungai Nil.
Apabila Allah hendak menjadikan Sungai Nil pasang, maka Dia memerintahkan kepada semua sungai agar membantu Sungai Nil, lalu semua sungai membantunya, dan Allah memancarkan baginya mata air-mata air dari bumi.
Dan apabila pasangnya telah habis menurut apa yang dikehendaki oleh Allah subhanahu wa ta’ala, maka Allah memerintahkan kepada setiap air untuk kembali kepada sumbernya masing-masing.

Abdullah ibnu Amr r.a. telah mengatakan sehubungan dengan makna firman Allah subhanahu wa ta’ala:
Alangkah banyaknya taman dan mata air yang mereka tinggalkan, dan kebun-kebun serta tempat-tempat yang indah-indah, dan kesenangan-kesenangan yang mereka menikmatinya.
(QS. Ad-Dukhaan [44]: 25-27)
Bahwa taman-taman itu berada di kedua sisi tepi Sungai Nil mulai dari hulu sampai hilirnya, yaitu mulai dari Aswan sampai ke Rasyid.
Sungai Nil di negeri Mesir mempunyai sembilan danau (aliran sungai yang melebar membentuk danau), yaitu di Iskandaria, Dimyat, Firdaus, Manaf, Fayyum, Muntaha, dan semua daerah yang dapat dicapai oleh airnya ditanami dan dijadikan lahan pertanian, mulai dari hulu sampai ke hilirnya temasuk bukit-bukit yang ada di kedua sisinya.
Dahulu pengairan negeri Mesir diambil dari Sungai Nil yang dari permukaan tanah kedalaman permukaan airnya mencapai enam belas hasta, tetapi hal itu dapat dilakukan berkat keahlian penduduknya yang mengatur pengairan dari bendungan-bendungan dan danau-danaunya.

Unsur Pokok Surah Ad Dukhaan (الدخان)

Surat Ad Dukhaan terdiri atas 59 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Az Zukhruf.

Dinamai "Ad Dukhaan" (kabut), diambil dari perkataan "Dukhaan" yang terdapat pada ayat 10 surat ini.

Menurut riwayat Bukhari secara ringkas dapat diterangkan sebagai berikut:
Orang-orang kafir Mekah dalam menghalang-halangi agama Islam dan menyakiti serta mendurhakai Nabi Muhammad ﷺ sudah melewati batas, karena itu Nabi mendo’a kepada Allah agar diturunkan azab, sebagairnana yang telah diturunkan kepada orang-orang yang durhaka kepada Nabi Yusuf yaitu musim kemarau yang panjang.

Do’a Nabi itu dikabulkan Allah, sampai orang-orang kafir memakan tulang dan bangkai, karena kelaparan.
Mereka selalu menengadah ke langit mengharap pertolongan Allah.
Tetapi tidak satupun yang mereka lihat kecuali kabut yang menutupi padangan mereka.

Akhirnya mereka datang kepada Nabi agar Nabi memohon kepada Allah supaya hujan diturunkan.
Setelah Allah mengabulkan do’a Nabi, dan hujan diturunkan, mereka kembali kafir seperti semula, karena itu Allah menyatakan bahwa nanti mereka akan diazab dengan azab yang pedih.

Keimanan:

Dalildalil atas kenabian Muhammad ﷺ.
▪ Huru-hara dan kehebatan hari kiamat.
▪ Pada hari kiamat hanya amalamal seseorang yang dapat menolongnya.
Azab dan penderitaan yang ditemui orang-orang kafir di akhirat serta nikmat dan kesenangan yang diterima orang-orang mukmin.

Kisah:

▪ Kisah Musa `alaihis salam dengan Fir’aun dan kaumnya.

Lain-lain:

▪ Permulaan turunnya Alquran pada malam lailatul Qadar.
▪ Orang-orang kafir hanya beriman kalau mereka ditimpa bahaya, kalau bahaya telah hilang mereka kafir kembali.
▪ Dalam penciptaan langit dan bumi itu terdapat hikmat yang besar.

Audio

QS. Ad-Dukhaan (44) : 1-59 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 59 + Terjemahan Indonesia

QS. Ad-Dukhaan (44) : 1-59 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 59

Gambar Kutipan Ayat

Surah Ad Dukhaan ayat 26 - Gambar 1 Surah Ad Dukhaan ayat 26 - Gambar 2
Statistik QS. 44:26
  • Rating RisalahMuslim
4.9

Ayat ini terdapat dalam surah Ad Dukhaan.

Surah Ad-Dukhan (bahasa Arab:الدخان) adalah surah ke 44 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surat makkiyah yang terdiri atas 59 ayat.
Dinamakan Ad-Dukhan yang berarti Kabut diambil dari kata Ad-Dukhan yang terdapat pada ayat 10 surah ini.

Menurut riwayat Bukhari secara ringkas dapat diterangkan sebagai berikut: Orang-orang kafir Mekkah dalam menghalang-halangi agama Islam dan menyakiti serta mendurhakai Nabi Muhammad ﷺ
sudah melewati batas, karena itu Nabi berdoa kepada Allah agar diturunkan azab sebagaimana yang telah diturunkan kepada orang-orang yang durhaka kepada Nabi Yusuf yaitu musim kemarau yang panjang.
Doa Nabi itu dikabulkan Allah sampai orang-orang kafir memakan tulang dan bangkai karena kelaparan.
Mereka selalu menengadah ke langit mengharap pertolongan Allah.
Tetapi tidak satupun yang mereka lihat kecuali kabut yang menutupi pandangan mereka.

Akhirnya mereka datang kepada Nabi agar Nabi memohon kepada Allah supaya hujan diturunkan.
Setelah Allah mengabulkan doa Nabi dan hujan di turunkan, mereka kembali kafir seperti semula.
Karena itu Allah menyatakan bahwa nanti mereka akan diazab dengan azab yang pedih.

Nomor Surah44
Nama SurahAd Dukhaan
Arabالدخان
ArtiKabut
Nama lain
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu64
JuzJuz 25
Jumlah ruku’3 ruku’
Jumlah ayat59
Jumlah kata346
Jumlah huruf1475
Surah sebelumnyaSurah Az-Zukhruf
Surah selanjutnyaSurah Al-Jasiyah
Sending
User Review
4.9 (9 votes)
Tags:

44:26, 44 26, 44-26, Surah Ad Dukhaan 26, Tafsir surat AdDukhaan 26, Quran AdDukhan 26, Ad Dukhan 26, Ad-Dukhan 26, Surah Ad Dukhan ayat 26

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video


Panggil Video Lainnya

Ayat Lainnya

QS. Al Anbiyaa (Nabi-Nabi) – surah 21 ayat 93 [QS. 21:93]

93. Meskipun misi para nabi itu mengajarkan satu agama kepada manusia, yaitu agama tauhid, tetapi mereka terpecah belah dalam urusan agama mereka di antara mereka ke dalam berbagai agama. Ada yang lur … 21:93, 21 93, 21-93, Surah Al Anbiyaa 93, Tafsir surat AlAnbiyaa 93, Quran Al-Anbya 93, Al Anbiya 93, Alanbiya 93, Al-Anbiya’ 93, Surah Al Anbiya ayat 93

QS. At Taubah (Pengampunan) – surah 9 ayat 97 [QS. 9:97]

Pada ayat sebelumnya dijelaskan tentang kebohongan dan sumpah palsunya orang-orang munafik, lalu dijelaskan tentang orang Arab Badui dan keimanan mereka. Orang-orang Arab Badui itu hidup dalam suasana … 9:97, 9 97, 9-97, Surah At Taubah 97, Tafsir surat AtTaubah 97, Quran At-Taubah 97, Surah At Taubah ayat 97

Hadits Shahih

Podcast

Hadits & Doa

Soal & Pertanyaan Agama

Kewajiban menuntut ilmu terdapat pada Alquran surah ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
'Mengapa tidak pergi dari tiap-tiap golongan di antara mereka beberapa orang untuk memperdalam pengetahuan mereka tentang agama dan untuk memberi peringatan kepada kaumnya apabila mereka telah kembali kepadanya, supaya mereka itu dapat menjaga dirinya.'
--QS. At Taubah [9] : 122

Siapa nama Nabi setelah Nabi Isa 'Alaihissalam?

Benar! Kurang tepat!

Siapa nama ayah Nabi muhammad shallallahu alaihi wasallam?

Benar! Kurang tepat!

+

Setiap umat Islam wajib menuntut ilmu. Bagaimana hukum mempelajari Ilmu Agama?

Benar! Kurang tepat!

Ada berapa syarat dalam menuntut ilmu?

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Enam Syarat Meraih Ilmu Menurut Sayyidina Ali bin Abi Thalib.
1. Cerdas.
2. inginan yang kuat.
3. Sabar.
4. Bekal
5. Petunjuk guru.
6. Waktu yang lama.

Pendidikan Agama Islam #28
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #28 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #28 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #10

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menerima wahyu pertama di … Masjid Al Haram Ka’bah Gua Hira Padang Arafat Madinah Benar!

Pendidikan Agama Islam #27

Basmalah tertulis atau disebutkan sebanyak dua kali pada surah … Hud an-Naml at-Taubah ar-Rahman Yusuf Benar! Kurang tepat! Surah yang

Kuis Agama Islam #31

Ilmu yang bermanfaat adalah … Ilmu yang mengantarkan kita pada peringkat satu. Ilmu yang bisa mendapatkan penghargaan dari orang lain.

Instagram