QS. Ad Dukhaan (Kabut) – surah 44 ayat 12 [QS. 44:12]

رَبَّنَا اکۡشِفۡ عَنَّا الۡعَذَابَ اِنَّا مُؤۡمِنُوۡنَ
Rabbanaaaksyif ‘annaal ‘adzaaba innaa mu’minuun(a);

(Mereka berdoa):
“Ya Tuhan kami, lenyapkanlah dari kami azab itu.
Sesungguhnya kami akan beriman”.
―QS. 44:12
Topik ▪ Hari Kebangkitan ▪ Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan ▪ Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala
44:12, 44 12, 44-12, Ad Dukhaan 12, AdDukhaan 12, AdDukhan 12, Ad Dukhan 12, Ad-Dukhan 12

Tafsir surah Ad Dukhaan (44) ayat 12

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Ad Dukhaan (44) : 12. Oleh Kementrian Agama RI

Allah menerangkan bahwa mereka berjanji kepada Rasulullah ﷺ akan beriman kepada Allah apabila siksa yang menimpa mereka itu dilenyapkan oleh Allah.
Itulah watak manusia pada umumnya apabila mereka dalam kesusahan; mereka berjanji akan bertobat dan menahan diri mereka dari hal-hal yang menyebabkan timbulnya kesusahan itu, tetapi apabila kesusahan mereka berakhir atau kesusahan mereka itu hilang lenyap, mereka kembali melakukan hal-hal yang menyebabkan adanya kesusahan itu.
Diriwayatkan bahwa ketika kemarau yang menimpa kaum Quraisy begitu hebatnya.
Abu Sufyan berkunjung kepada Rasulullah ﷺ dan meminta belas kasihan darinya, serta berjanji akan beriman apabila Muhammad ﷺ mendoakan mereka agar lepas dari kesusahan itu sehingga berakhirlah kesusahan mereka.

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Mereka juga berkata sambil memohon pertolongan Allah, “Kami sungguh akan beriman jika Engkau melepaskan kami dari derita kelaparan dan kesempitan rezeki ini.”

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(‘Ya Rabb kami! Lenyapkanlah dari kami azab ini, Sesungguhnya kami akan beriman”) atau percaya kepada nabi-Mu.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

(mereka berdoa), “Ya Tuhan kami, lenyapkanlah dari kami azab itu.
Sesungguhnya kami akan beriman.” (Q.S. Ad-Dukhaan [44]: 12)

Yakni orang-orang kafir itu —di kala mereka menyaksikan azab Allah dan siksaan-Nya— memohon agar azab dan siksaan itu dilenyapkan dari mereka dan mereka dibebaskan darinya.
Semakna dengan apa yang disebutkan oleh firman-Nya:

Dan jika kamu (Muhammad) melihat ketika mereka dihadapkan ke neraka, lalu mereka berkata, “Kiranya kami dikembalikan (ke dunia) dan tidak mendustakan ayat-ayat Tuhan kami, serta menjadi orang-orang yang beriman.” (tentulah kamu melihat suatu peristiwa yang mengharukan).
(Q.S. Al-An’am [6]: 27)

Dan juga apa yang disebutkan oleh firman-Nya:

Dan berikanlah peringatan kepada manusia terhadap hari (yang pada waktu itu) datang azab kepada mereka, maka berkatalah orang-orang yang zalim, “Ya Tuhan kami, beri tangguhlah kami (kembalikanlah kami ke dunia) walaupun dalam waktu yang sedikit, niscaya kami akan mematuhi seruan Engkau dan akan mengikuti rasul-rasul.” (Kepada mereka dikatakan), “Bukankah kamu telah bersumpah dahulu (di dunia) bahwa sekali-kali kamu tidak akan binasa?
(Q.S. Ibrahim [14]: 44)

Hal yang sama dikatakan pula dalam surat ini melalui firman-Nya:

Bagaimanakah mereka dapat menerima peringatan, padahal telah datang kepada mereka seorang rasul yang memberi penjelasan, kemudian mereka berpaling darinya dan berkata “Dia adalah seorang yang menerima ajaran (dari orang lain) lagi seorang yang gila” (Q.S. Ad-Dukhaan [44]: 13-14)


Informasi Surah Ad Dukhaan (الدخان)
Surat Ad Dukhaan terdiri atas 59 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Az Zukhruf,

Dinamai “Ad Dukhaan” (kabut), diambil dari perkataan “Dukhaan” yang terdapat pada ayat 10 surat ini.

Menurut riwayat Bukhari secara ringkas dapat diterangkan sebagai berikut:
Orang-orang kafir Mekah dalam menghalang-halangi agama Islam dan menyakiti serta mendurhakai Nabi Muham­ mad ﷺ sudah melewati batas, karena itu Nabi mendo’a kepada Allah agar diturunkan azab, sebagairnana yang telah diturunkan kepada orang-orang yang durhaka kepada Nabi Yusuf yaitu musim kemarau yang panjang.
Do’a Nabi itu dikabulkan Allah, sampai orang-orang kafir me­makan tulang dan bangkai, karena kelaparan.
Mereka selalu menengadah ke langit mengharap pertolongan Allah.
Tetapi tidak satupun yang mereka lihat kecuali kabut yang menutupi padangan mereka.

Akhirnya mereka datang kepada Nabi agar Nabi memohon kepada Allah supaya hujan di­ turunkan.
Setelah Allah mengabulkan do’a Nabi, dan hujan diturunkan, mereka kembali kafir seperti semula karena itu Allah menyatakan bahwa nanti mereka akan diazab dengan azab yang pedih.

Keimanan:

Dalil-dalil atas kenabian Muhammad s.a.w .
huru-hara dan kehebatan hari kiamat
pada hari kiamat hanya amal-amal seseorang yang dapat menolongnya
azab dan penderitaan yang ditemui orang-orang kafir di akhirat serta ni’mat dan kesenang­ an yang diterirna orang-orang mu ‘min.

Hukum:

Tidak ada pembahasan hukum yang spesifik dalam surat ini.

Kisah:

Kisah Musa a.s. dengan Fir’aun dan kaumnya.

Lain-lain:

Permulaan turunnya Al Qur’an pada malam lailatul Qadar
orang-orang kafir ha­nya berirnan kalau mereka ditimpa bahaya, kalau bahaya telah hilang mereka kafir kembali
dalam penciptaan langit dan bumi itu terdapat hikmat yang be­sar.

Ayat-ayat dalam Surah Ad Dukhaan (59 ayat)

Audio

Qari Internasional

Q.S. Ad-Dukhaan (44) ayat 12 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Ad-Dukhaan (44) ayat 12 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Ad-Dukhaan (44) ayat 12 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Ad-Dukhaan - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 59 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 44:12
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Ad Dukhaan.

Surah Ad-Dukhan (bahasa Arab:الدخان) adalah surah ke 44 dalam al-Qur'an.
Surah ini tergolong surat makkiyah yang terdiri atas 59 ayat.
Dinamakan Ad-Dukhan yang berarti Kabut diambil dari kata Ad-Dukhan yang terdapat pada ayat 10 surah ini.

Menurut riwayat Bukhari secara ringkas dapat diterangkan sebagai berikut: Orang-orang kafir Mekkah dalam menghalang-halangi agama Islam dan menyakiti serta mendurhakai Nabi Muhammad s.a.w.
sudah melewati batas, karena itu Nabi berdoa kepada Allah agar diturunkan azab sebagaimana yang telah diturunkan kepada orang-orang yang durhaka kepada Nabi Yusuf yaitu musim kemarau yang panjang.
Doa Nabi itu dikabulkan Allah sampai orang-orang kafir memakan tulang dan bangkai karena kelaparan.
Mereka selalu menengadah ke langit mengharap pertolongan Allah.
Tetapi tidak satupun yang mereka lihat kecuali kabut yang menutupi pandangan mereka.

Akhirnya mereka datang kepada Nabi agar Nabi memohon kepada Allah supaya hujan diturunkan.
Setelah Allah mengabulkan doa Nabi dan hujan di turunkan, mereka kembali kafir seperti semula.
Karena itu Allah menyatakan bahwa nanti mereka akan diazab dengan azab yang pedih.

Nomor Surah 44
Nama Surah Ad Dukhaan
Arab الدخان
Arti Kabut
Nama lain -
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 64
Juz Juz 25
Jumlah ruku' 3 ruku'
Jumlah ayat 59
Jumlah kata 346
Jumlah huruf 1475
Surah sebelumnya Surah Az-Zukhruf
Surah selanjutnya Surah Al-Jasiyah
4.7
Ratingmu: 4.3 (9 orang)
Sending









Iklan

Video

Panggil Video Lainnya


Ikuti RisalahMuslim
               





Copied!

Masukan & saran kirim ke email:
[email protected]

Made with in Yogyakarta