Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

QS. Abasa (Ia Bermuka masam) – surah 80 ayat 28 [QS. 80:28]

وَّ عِنَبًا وَّ قَضۡبًا
Wa’inaban waqadhban;
dan anggur dan sayur-sayuran,
―QS. Abasa [80]: 28

Daftar isi

And grapes and herbage
― Chapter 80. Surah Abasa [verse 28]

وَعِنَبًا dan angur

And grapes
وَقَضْبًا dan sayur-sayuran

and green fodder,

Tafsir Quran

Surah Abasa
80:28

Tafsir QS. Abasa (80) : 28. Oleh Kementrian Agama RI

Dalam ayat ini dan selanjutnya Allah menyebutkan beberapa macam tumbuh-tumbuhan:

Pertama, Allah menumbuhkan di bumi biji-bijian seperti gandum, padi, dan lain-lainnya yang menjadi makanan pokok.

Kedua dan ketiga, Allah menumbuhkan pula buah anggur dan bermacam sayuran yang dapat dimakan secara langsung.

Keempat dan kelima, buah zaitun dan pohon kurma.

Keenam, kebun-kebun yang besar, tinggi, dan lebat buahnya.

Tidak hanya buahnya yang dapat dimanfaatkan, tetapi pohonnya pun dapat dijadikan bahan bangunan dan alat-alat perumahan.

Ketujuh, bermacam-macam buah-buahan yang lain, seperti buah pir, apel, mangga, dan sebagainya.

Kedelapan, berbagai macam rumput-rumputan.

Air yang turun dari langit dan perannya dalam
"menghidupkan tanah yang mati"
secara jelas diuraikan pada Surah Al-Furqaan [25]: 48-49. Apa kandungan dari air hujan sehingga dapat digunakan untuk tumbuhnya tumbuhan ada pada Surah Qaaf [50]: 9.

Sedangkan uraian bagaimana bumi
"terbelah",
di samping ayat di atas, juga terdapat pada Surah Fushshilat [41]: 39, sebagaimana pada penggalannya:
"Dan di antara ayat-ayat-Nya adalah engkau melihat bumi kering tandus maka apabila telah Kami turunkan air di atasnya, niscaya ia bergerak dan mengembang."

Ayat tersebut menerangkan apa yang akan terjadi pada tanah yang kering apabila butiran hujan jatuh di atasnya.
Ayat tersebut juga menjelaskan adanya tiga tahap bagaimana perkembangan tumbuhan sampai dengan menghasilkan buah.

Tingkat-tingkat perkembangan tumbuhan yang dijelaskan oleh ayat di atas adalah demikian:

Pertama: Bergeraknya tanah.
Apa yang dimaksud dengan bergeraknya tanah adalah gerakan partikel tanah.
Partikel ini terdiri dari lapisan-lapisan yang terdiri atas bahan silika dan alumina.
Ketika air masuk ke lapisan-lapisan partikel, maka akan terjadi pembengkakan dari partikel-partikel pembentuk lumpur.
Hal ini dapat dijelaskan demikian:

1. Muatan listrik elektrostatis yang ada di permukaan partikel (yang terjadi setelah kehadiran air) akan mengakibatkan terganggunya stabilitas.
Partikel ini akan bergerak terus, sebelum ada stabilisator yang berupa partikel yang bermuatan listrik yang berlawanan.
Di sini kita seharusnya bersyukur, tentang bagaimana Allah telah menciptakan semuanya dalam pasangan-pasangan, sehingga mendatangkan suasana yang stabil dan sentosa.
Termasuk dalam hal ini adalah muatan listrik

2. Pergerakan partikel tanah juga disebabkan karena adanya tabrakan dengan partikel air.
Pergerakan partikel air yang tidak teratur menyebabkan partikel tanah bergerak ke semua arah.
Gerakan yang demikian ini ditemukan oleh seorang ahli tumbuhan bernama Robert Brown pada tahun 1828. Pergerakannya sangat tergantung pada kecepatan dan jumlah partikel air.
Dengan demikian, pergerakan yang terjadi adalah interaksi langsung antara partikel tanah dan partikel air.

Kedua: Mengembangnya tanah.
Apa yang dimaksud dengan mengembangnya tanah adalah mengembangnya partikel tanah.
Partikel tanah akan bertambah tebal.
Dengan demikian, tanah akan mengembang, sejalan dengan mengembangnya partikel tanah.
Telah dikemukakan sebelumnya bahwa partikel tanah terdiri atas lapisan-lapisan yang berhubungan satu sama lain.
Antara lapisan satu dan lainnya terdapat pori-pori.
Ke dalam pori-pori inilah air dan ion-ion yang terlarut akan masuk.
Dengan bentuk pori-pori yang sangat sempit dan adanya medan elektrostatis di permukaan lapisan, maka air seperti di taruh dalam botol, dan tidak mengalir ke luar.
Dengan kata lain, air akan disimpan di pori-pori di setiap lapisan.

Ketiga: Tahap Perkecambahan.
Tahap perkecambahan biji terjadi saat air sudah tersedia.
Saat air sudah pada tahap cukup, maka embrio yang ada di dalam biji akan menjadi aktif dan menyerap matrial nutrisi yang sederhana (material nutrisi kompleks dipecah menjadi sederhana dengan bantuan enzim).
Pada tahap ini, bakal akar tumbuh ke bawah, bergerak di antara partikel tanah untuk mencari kawasan yang memenuhi syarat dan memperoleh nutrisi yang diperlukannya.
Kemudian bakal daun akan berkembang ke atas, menembus permukaan tanah, dan mengarahkan pada sumber sinar matahari.

Jadi, secara singkat, tahapan-tahapan di atas dapat dijelaskan demikian.
Kata
"bergerak"
jelas mengindikasikan efek dari air terhadap partikel tanah.
Efek ini dapat terjadi sebagai akibat adanya muatan listrik elektrostatis atau benturan langsung antara partikel-partikel air dan tanah.
Sedangkan kata
"membengkak"
mengacu pada menebalnya partikel tanah karena terperangkapnya air di antara lapisan-lapisan pembentuk partikel tanah.
Dengan demikian, partikel tanah berfungsi sebagai reservoar air, tempat menyimpan air.
Ini sesuai dengan ayat berikut:



Dan Kami turunkan air dari langit dengan suatu ukuran;
lalu Kami jadikan air itu menetap di bumi, dan pasti Kami berkuasa melenyapkannya.
(Al-Mu’minun [23]: 18)

Kemudian bakal akar, dan disusul bakal daun, mulai tumbuh.
Anak pohon akan muncul, terus tumbuh dan memberikan hasil untuk keperluan manusia.
Apakah manusia masih tidak bersyukur?

فَانْظُرْ اِلٰٓى اٰثٰرِ رَحْمَتِ اللّٰهِ كَيْفَ يُحْيِ الْاَرْضَ بَعْدَ مَوْتِهَا اِنَّ ذٰلِكَ لَمُحْيِ الْمَوْتٰى وَهُوَ عَلٰى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ

Maka perhatikanlah bekas-bekas rahmat Allah, bagaimana Allah menghidupkan bumi setelah mati (kering).
Sungguh, itu berarti Dia pasti (berkuasa) menghidupkan yang telah mati.
Dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu.
(Ar-Rum [30]: 50)

Tafsir QS. Abasa (80) : 28. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Anggur dan tumbuhan yang dimakan dalam keadaan segar.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Maka hendaknya manusia merenungkan bagaimana Allah menciptakan makanannya yang menjadi penopang kehidupannya.
Kami mencurahkan air hujan ke bumi, Kemudian membelah bumi dengan apa yang keluar darinya berupa berbagai jenis tanaman,Kami tumbuhkan di bumi ini biji-bijian, anggur, makanan untuk ternak, zaitun, dan pohon kurma, kebun-kebun yang besar pepohonannya, buah-buahan dan rumput-rumputan untuk kalian nikmati dan oleh hewan ternak kalian.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Anggur dan sayur-sayuran) atau sayur-mayur.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala

maka hendaklah manusia itu memperhatikan makanannya.
(QS. ‘Abasa [80]: 24)

Ini mengandung penyebutan nikmat Allah dan sekaligus menjadi bukti yang menunjukkan bahwa jasad-jasad ini setelah menjadi tulang belulang yang hancur dimakan tanah dan bercerai-berai akan dihidupkan kembali.
Hal tersebut diutarakan melalui analogi dihidupkan-Nya tetumbuhan dari tanah yang mati.
Untuk itu Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

Sesungguhnya Kami benar-benar telah mencurahkan air (dari langit).
(QS. ‘Abasa [80]: 25)

Yakni Kami turunkan hujan dari langit ke bumi.

kemudian Kami belah bumi dengan sebaik-baiknya.
(QS. ‘Abasa [80]: 26)

Maksudnya, Kami tempatkan air itu dalam bumi dan masuk melalui celah-celahnya, kemudian meresap ke dalam biji-bijian yang telah disimpan di dalam tanah.
Maka tumbuhlah biji-bijian itu menjadi tetumbuhan yang muncul di permukaan bumi, lalu meninggi.

lalu Kami tumbuhkan biji-bijian di bumi itu, anggur dan sayur-sayuran.
(QS. ‘Abasa [80]: 27-28)

Al-habb artinya biji-bijian, al-inab artinya anggur.
sedangkan al-qadb artinya sejenis sayuran yang dimakan oleh ternak dengan mentah-mentah.
Demikianlah menurut Ibnu Abbas, Qatadah, Ad-Dahhak.
dan As-Saddi.
Al-Hasan Al-Basri mengatakan bahwa al-qadb artinya makanan ternak.

dan zaitun.
(QS. ‘Abasa [80]: 29)

Buah zaitun cukup dikenal dan dapat dijadikan sebagai lauk, begitu pula minyaknya.
Bahkan minyaknya dapat digunakan untuk meminyaki tubuh dan juga sebagai bahan bakar penerangan.

dan buah kurma.
(QS. ‘Abasa [80]: 29)

yang dapat dimakan dalam keadaan gemading, ataupun sudah masak;
dapat pula dijadikan sale, dan perasannya dapat dibuat minuman dan cuka.

kebun-kebun (yang) lebat.
(QS. ‘Abasa [80]: 30)

Yakni kebun-kebun yang rindang.


Al-Hasan dan Qatadah mengatakan, yang dimaksud dengan gulban ialah pohon kurma yang besar-besar lagi rindang-rindang.


Ibnu Abbas dan Mujahid mengatakan bahwa makna yang dimaksud ialah pepohonan yang lebat dan banyak.


Ibnu Abbas mengatakan pula bahwa gulban artinya pohon yang dapat dijadikan naungan.


Ali ibnu Abu Talhah telah meriwayatkan dari Ibnu Abbas sehubungan dengan makna firman-Nya:
kebun-kebun (yang) lebat.
(QS. ‘Abasa [80]: 30)
Yaitu yang tinggi-tinggi.
Ikrimah mengatakan bahwa gulban artinya yang besar bagian tengahnya.


Di dalam riwayat lain disebutkan besar lehernya, tidakkah engkau lihat seseorang itu apabila memiliki leher yang besar dan keras disebut dia adalah seorang yang aglab.
Demikianlah menurut riwayat Ibnu Abu Hatim.


Ibnu Jarir mengutip kata-kata Farazdaq dalam salah satu bait syairnya yang menunjukkan bahwa seorang yang berleher gempal dan besar adalah orang yang kuat dan diserupakan dengan harimau.

Unsur Pokok Surah Abasa (عبس)

Surat ‘Abasa terdiri atas 42 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat An Najm.

Dinamai "Abasa" (ia bermuka masam) diambil dari perkataan ‘Abasa yang terdapat pada ayat pertama surat ini.

Menurut riwayat, pada suatu ketika Rasulullah ﷺ menerima dan berbicara dengan pemuka-pemuka Quraisy yang beliau harapkan agar mereka masuk Islam.
Dalam pada itu datanglah Ibnu Ummi Maktum, seorang sahabat yang buta yang mengharap agar Rasulullah ﷺ membacakan kepadanya ayat-ayat Alquran yang telah diturunkan Allah.
Tetapi Rasulullah ﷺ bermuka masam dan memalingkan muka dari lbnu Ummi Maktum yang buta itu, lalu Allah menurunkan surat ini sebagai teguran atas sikap Rasulullah terhadap lbnu Ummi Maktum itu.

Keimanan:

▪ Dalil-dalil ke-Esaan Allah.
▪ Keadaan manusia pada hari kiamat.

Lain-lain:

▪ Dalam berdakwah hendaknya memberikan penghargaan yang sama kepada orang-orang yang diberi dakwah.
▪ Cercaan Allah kepada manusia yang tidak mensyukuri nikmat-Nya.

Ayat-ayat dalam Surah Abasa (42 ayat)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42

Lihat surah lainnya

Audio Murottal

QS. Abasa (80) : 1-42 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 42 + Terjemahan Indonesia



QS. Abasa (80) : 1-42 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 42

Gambar Kutipan Ayat

Surah Abasa ayat 28 - Gambar 1 Surah Abasa ayat 28 - Gambar 2
Statistik QS. 80:28
  • Rating RisalahMuslim
4.5

Ayat ini terdapat dalam surah Abasa.

Surah ‘Abasa (bahasa Arab:عبس) adalah surah ke-80 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surah Makkiyah yang terdiri atas 42 ayat.
Dinamakan ‘Abasa yang diambil dari kata ‘Abasa yang terdapat pada ayat pertama surah ini.
Menurut riwayat, pada suatu ketika Rasulullah ﷺ menerima dan berbicara dengan pemuka-pemuka Quraisy yang dia harapkan agar mereka masuk Islam.
Dalam pada itu datanglah Ibnu Ummi Maktum, seorang sahabat yang buta yang mengharap agar Rasulullah ﷺ membacakan kepadanya ayat-ayat Alquran yang telah diturunkan Allah.
Tetapi Rasulullah ﷺ bermuka masam dan memalingkan muka dari Ibnu Ummi Maktum yang buta itu, lalu Allah menurunkan surat ini sebagai teguran atas sikap rasulullah terhadap ibnu Ummi Maktum itu.

Nomor Surah 80
Nama Surah Abasa
Arab عبس
Arti Ia Bermuka masam
Nama lain
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 24
Juz Juz 30
Jumlah ruku’ 0
Jumlah ayat 42
Jumlah kata 133
Jumlah huruf
Surah sebelumnya Surah An-Nazi’at
Surah selanjutnya Surah At-Takwir
Sending
User Review
4.3 (11 suara)
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA
Tags:

80:28, 80 28, 80-28, Surah Abasa 28, Tafsir surat Abasa 28, Quran 'Abasa 28, Surah Abasa ayat 28

Video Surah

80:28


Load More

Kandungan Surah Abasa

۞ QS. 80:11 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi

۞ QS. 80:12 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi

۞ QS. 80:13 • Lembaran catatan amal perbuatan

۞ QS. 80:14 • Lembaran catatan amal perbuatan

۞ QS. 80:15 • Tugas-tugas malaikat

۞ QS. 80:16 • Sifat-sifat malaikat

۞ QS. 80:17 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 80:21 • Kematian pasti terjadi pada setiap makhluk hidup

۞ QS. 80:22 • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Beberapa ayat yang menjelaskan tentang hari kebangkitan • Manusia dibangkitkan dari kubur • Kebenaran hari penghimpunan •

۞ QS. 80:23 • Manusia dibangkitkan dari kubur

۞ QS. 80:26 • Beberapa ayat yang menjelaskan tentang hari kebangkitan

۞ QS. 80:33 • Nama-nama hari kiamat

۞ QS. 80:34 • Kedahsyatan hari kiamat • Terputusnya hubungan antara sesama pada hari kiamat • Penghimpunan manusia dan keadaan mereka

۞ QS. 80:35 • Kedahsyatan hari kiamat • Terputusnya hubungan antara sesama pada hari kiamat • Penghimpunan manusia dan keadaan mereka

۞ QS. 80:36 • Kedahsyatan hari kiamat • Terputusnya hubungan antara sesama pada hari kiamat • Penghimpunan manusia dan keadaan mereka

۞ QS. 80:37 • Kedahsyatan hari kiamat • Terputusnya hubungan antara sesama pada hari kiamat • Penghimpunan manusia dan keadaan mereka

۞ QS. 80:38 • Pahala iman • Penghimpunan manusia dan keadaan mereka • Sifat ahli surga • Keutamaan iman •

۞ QS. 80:39 • Pahala iman • Sifat ahli surga • Keutamaan iman

۞ QS. 80:40 • Penghimpunan manusia dan keadaan mereka • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Azab orang kafir

۞ QS. 80:41 • Penghimpunan manusia dan keadaan mereka • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Azab orang kafir

۞ QS. 80:42 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Azab orang kafir

Ayat Pilihan

“Terangkan kepadaku jika air kalian menghilang dari bumi & tak dapat kalian temukan dengan cara apapun.
Siapakah–selain Allah–yang dapat datangkan kepada kalian air suci yang memancar ke siapa saja yang menginginkannya?”
QS. Al-Mulk [67]: 30

Apabila kamu membaca Alquran hendaklah kamu meminta perlindungan kepada Allah dari syaitan yang terkutuk.

[ucapkan a`uudzu billaahi minasy syaithaanirrajiim] ― QS. An-Nahl [16]: 98

Dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang bingung, lalu Dia memberikan petunjuk.
Dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang kekurangan,
lalu Dia memberikan kecukupan.
Sebab itu, terhadap anak yatim janganlah kamu berlaku sewenang-wenang.
QS. Ad-Duha [93]: 7-9

(yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya),
baik di waktu lapang maupun sempit,
dan orang-orang yang menahan amarahnya & memaafkan (kesalahan) orang.
Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.
QS. Ali ‘Imran [3]: 134

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

Tempat berkumpulnya manusia di akhirat di sebut padang ...

Correct! Wrong!

Berakhirnya seluruh kehidupan di dunia dinamakan ...

Correct! Wrong!

Salah satu hikmah mempercayai datangnya hari akhir, yaitu ...

Correct! Wrong!

+

Array

Surah yang menjelaskan bahwa ''Allah Subhanahu Wa Ta`ala tempat meminta'', yaitu ...

Correct! Wrong!

Hari kiamat di jelaskan dalam Alquran, surah ...

Correct! Wrong!

Pendidikan Agama Islam #19
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #19 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #19 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #3

Pembatasan aurat wanita adalah … Berikut ini yang bukan termasuk orang-orang pertama yang menyambut ajakan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah … Dalam Islam, pakaian harus … Sebelum berpakaian, kita harus … Bagian tubuh yang tidak ditampakkan sesuai dengan ajaran Islam disebut …

Pendidikan Agama Islam #24

Allah Subhanahu Wa Ta`ala Melihat semua apa yang di lakukan oleh hambanya, karena Allah bersifat … Dalam memutuskan suatu perkara, Dinda sangat adil karena Dinda meneladani sifat Allah … Salah satu cara mengagungkan tanda-tanda kebesaran Allah Subhanahu Wa Ta`ala yaitu … dengan … Tata cara membaca Alquran dimulai dengan … Dalam surah Alquran, At-Tin artinya …

Pendidikan Agama Islam #30

Yang diajarkan oleh Rasulullah adalah jika kita melihat kemungkaran untuk mencegahnya pertama kali dengan … بَلِّغُوا عَنِّى وَلَوْ آيَةً Arti dari hadist diatas adalah …Di bawah ini adalah cara untuk menjadikan semangat mengamalkan ilmu dalam kehidupan kecuali …كادَ الفَقْرُ أنْ يَكُوْنَ كُفْرًا Arti dari kalimat di atas adalah …Siapakah ilmuan muslim yang pertama menjadi penemu Al-Jabar?

Kamus Istilah Islam

kada

Apa itu kada? ka.da peraturan ; hukum ; ketentuan ; semua menteri pun ikut berduka cita atas kada Allah taala yang menimpa baginda me.nga.da v membayar kewajiban ibadat di luar waktu yang telah ditentukan; ia telah kada puasa Ramadan yang lalu … •

Salat Istisqa

Apa itu Salat Istisqa? Salat Istisqa adalah salat Sunah yang dilakukan untuk meminta diturunkannya hujan. Salat ini dilakukan bila terjadi kemarau yang panjang atau karena dibutuhkannya hujan untuk keperluan/hajat tertentu. Tata Cara Pelaksanaan Tata cara shalat istisqa: Pra salat Tiga hari sebelum salat Istisqa dilaksanakan terlebih dahulu … • Shalat Istisqa`, Shalat Istisqa, Istisqa

Utsman bin Madh’un

Siapa itu Utsman bin Madh’un? Utsman bin Maz`un adalah salah satu sahabat nabi. Ia termasuk cendekiawan Arab pada zaman jahiliyah, di antara yang pertama masuk Islam, mengikuti Perang Badar dan meninggal dunia sekembalinya dari perang tersebut. Sepeninggal Utsman, Muhammad menciumnya sambil mengalirkan air mata. Utsman inilah sahabat pertama … • Utsman bin Mazh’un, Utsman bin Maz`un