QS. Abasa (Ia Bermuka masam) – surah 80 ayat 24 [QS. 80:24]

فَلۡیَنۡظُرِ الۡاِنۡسَانُ اِلٰی طَعَامِہٖۤ
Falyanzhuri-insaanu ila tha’aamih(i);

maka hendaklah manusia itu memperhatikan makanannya.
―QS. 80:24
Topik ▪ Sifat Jibril
80:24, 80 24, 80-24, Abasa 24, Abasa 24, ‘Abasa 24

Tafsir surah Abasa (80) ayat 24

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Abasa (80) : 24. Oleh Kementrian Agama RI

Dalam ayat ini, Allah menyuruh manusia untuk memperhatikan makanannya, bagaimana Ia telah menyiapkan makanan yang bergizi yang mengandung protein, karbohidrat, dan lain-lain sehingga memenuhi kebutuhan hidupnya.
Manusia dapat merasakan kelezatan makanan dan minumannya yang juga menjadi pendorong bagi pemeliharaan tubuhnya sehingga tetap dalam keadaan sehat dan mampu menunaikan tugas yang dibebankan kepadanya.

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Hendaknya manusia merenungkan, bagaimana Kami mengatur dan menyediakan makanan yang mereka butuhkan.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Maka hendaklah manusia itu memperhatikan) dengan memasang akalnya (kepada makanannya) bagaimanakah makanan itu diciptakan dan diatur untuknya?

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala

maka hendaklah manusia itu memperhatikan makanannya.
(Q.S. ‘Abasa [80]: 24)

Ini mengandung penyebutan nikmat Allah dan sekaligus menjadi bukti yang menunjukkan bahwa jasad-jasad ini setelah menjadi tulang belulang yang hancur dimakan tanah dan bercerai-berai akan dihidupkan kembali.
Hal tersebut diutarakan melalui analogi dihidupkan-Nya tetumbuhan dari tanah yang mati.
Untuk itu Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

Sesungguhnya Kami benar-benar telah mencurahkan air (dari langit).
(Q.S. ‘Abasa [80]: 25)

Yakni Kami turunkan hujan dari langit ke bumi.

kemudian Kami belah bumi dengan sebaik-baiknya.
(Q.S. ‘Abasa [80]: 26)

Maksudnya, Kami tempatkan air itu dalam bumi dan masuk melalui celah-celahnya, kemudian meresap ke dalam biji-bijian yang telah disimpan di dalam tanah.
Maka tumbuhlah biji-bijian itu menjadi tetumbuhan yang muncul di permukaan bumi, lalu meninggi.

lalu Kami tumbuhkan biji-bijian di bumi itu, anggur dan sayur-sayuran.
(Q.S. ‘Abasa [80]: 27-28)

Al-habb artinya biji-bijian, al-inab artinya anggur.
sedangkan al-qadb artinya sejenis sayuran yang dimakan oleh ternak dengan mentah-mentah.
Demikianlah menurut Ibnu Abbas, Qatadah, Ad-Dahhak.
dan As-Saddi.
Al-Hasan Al-Basri mengatakan bahwa al-qadb artinya makanan ternak.

dan zaitun.
(Q.S. ‘Abasa [80]: 29)

Buah zaitun cukup dikenal dan dapat dijadikan sebagai lauk, begitu pula minyaknya.
Bahkan minyaknya dapat digunakan untuk meminyaki tubuh dan juga sebagai bahan bakar penerangan.

dan buah kurma.
(Q.S. ‘Abasa [80]: 29)

yang dapat dimakan dalam keadaan gemading, ataupun sudah masak; dapat pula dijadikan sale, dan perasannya dapat dibuat minuman dan cuka.

kebun-kebun (yang) lebat.
(Q.S. ‘Abasa [80]: 30)

Yakni kebun-kebun yang rindang.

Al-Hasan dan Qatadah mengatakan, yang dimaksud dengan gulban ialah pohon kurma yang besar-besar lagi rindang-rindang.

Ibnu Abbas dan Mujahid mengatakan bahwa makna yang dimaksud ialah pepohonan yang lebat dan banyak.

Ibnu Abbas mengatakan pula bahwa gulban artinya pohon yang dapat dijadikan naungan.

Ali ibnu Abu Talhah telah meriwayatkan dari Ibnu Abbas sehubungan dengan makna firman-Nya: kebun-kebun (yang) lebat.
(Q.S. ‘Abasa [80]: 30) Yaitu yang tinggi-tinggi.
Ikrimah mengatakan bahwa gulban artinya yang besar bagian tengahnya.

Di dalam riwayat lain disebutkan besar lehernya, tidakkah engkau lihat seseorang itu apabila memiliki leher yang besar dan keras disebut dia adalah seorang yang aglab.
Demikianlah menurut riwayat Ibnu Abu Hatim.

Ibnu Jarir mengutip kata-kata Farazdaq dalam salah satu bait syairnya yang menunjukkan bahwa seorang yang berleher gempal dan besar adalah orang yang kuat dan diserupakan dengan harimau.


Informasi Surah Abasa (عبس)
Surat ‘Abasa terdiri atas 42 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat An Najm.

Dinamai “Abasa” (ia bermuka masam) diambil dari perkataan ‘Abasa yang terdapat pada ayat pertama surat ini.

Menurut riwayat, pada suatu ketika Rasulullah ﷺ menerima dan berbicara dengan pemuka-pemuka Quraisy yang beliau harapkan agar mereka masuk Islam.
Dalam pada itu datanglah Ibnu Ummi Maktum, seorang sahabat yang buta yang mengharap agar Rasulullah ﷺ membacakan kepadanya ayat-ayat Al Qur’an yang telah diturunkan Allah.
Tetapi Rasulullah ﷺ bermuka masam dan memalingkan muka dari lbnu Ummi Maktum yang buta itu, lalu Allah menurunkan surat ini sebagai teguran atas sikap Rasulullah terhadap lbnu Ummi Maktum itu.

Keimanan:

Dalil-dalil keesaan Allah
keadaan manusia pada hari kiamat.

Lain-lain:

Dalam berda’wah hendaknya memberikan penghargaan yang sama kepada orang­orang yang diberi da’wah
cercaan Allah kepada manusia yang tidak mensyukuri ni’mat-Nya.

Ayat-ayat dalam Surah Abasa (42 ayat)

Audio

Qari Internasional

Q.S. Abasa (80) ayat 24 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Abasa (80) ayat 24 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Abasa (80) ayat 24 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Q.S. Abasa (80) ayat 1-42 - Ardya Rifiantara (Bahasa Indonesia)
Q.S. Abasa (80) ayat 1-42 - Ardya Rifiantara (Bahasa Arab)

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Abasa - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 42 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 80:24
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Abasa.

Surah 'Abasa (bahasa Arab:عبس) adalah surah ke-80 dalam Al-Qur'an.
Surah ini tergolong surah Makkiyah yang terdiri atas 42 ayat.
Dinamakan 'Abasa yang diambil dari kata 'Abasa yang terdapat pada ayat pertama surah ini.
Menurut riwayat, pada suatu ketika Rasulullah S.A.W menerima dan berbicara dengan pemuka-pemuka Quraisy yang dia harapkan agar mereka masuk Islam.
Dalam pada itu datanglah Ibnu Ummi Maktum, seorang sahabat yang buta yang mengharap agar Rasulullah S.A.W membacakan kepadanya ayat-ayat Al Quran yang telah diturunkan Allah.
Tetapi Rasulullah S.A.W bermuka masam dan memalingkan muka dari Ibnu Ummi Maktum yang buta itu, lalu Allah menurunkan surat ini sebagai teguran atas sikap rasulullah terhadap ibnu Ummi Maktum itu.

Nomor Surah 80
Nama Surah Abasa
Arab عبس
Arti Ia Bermuka masam
Nama lain -
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 24
Juz Juz 30
Jumlah ruku' 0
Jumlah ayat 42
Jumlah kata 133
Jumlah huruf -
Surah sebelumnya Surah An-Nazi’at
Surah selanjutnya Surah At-Takwir
4.7
Ratingmu: 4.7 (21 orang)
Sending









Iklan

Video

Panggil Video Lainnya


Ikuti RisalahMuslim
               





Copied!

Masukan & saran kirim ke email:
[email protected]

Made with in Yogyakarta