HR. Bukhari: 1257 – Tentang Menggabungkan Dua Orang Dalam Satu Kubur

Menggabungkan dua orang dalam satu kubur setelah perang?

Hadits Sahih Riwayat al-Bukhari: 1257

عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ: كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَجْمَعُ بَيْنَ الرَّجُلَيْنِ مِنْ قَتْلَى أُحُدٍ فِي ثَوْبٍ وَاحِدٍ ثُمَّ يَقُولُ:

أَيُّهُمْ أَكْثَرُ أَخْذًا لِلْقُرْآنِ؟ فَإِذَا أُشِيرَ لَهُ إِلَى أَحَدِهِمَا قَدَّمَهُ فِي اللَّحْدِ وَقَالَ: أَنَا شَهِيدٌ عَلَى هَؤُلاَءِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ. وَأَمَرَ بِدَفْنِهِمْ فِي دِمَائِهِمْ وَلَمْ يُغَسَّلُوا وَلَمْ يُصَلَّ عَلَيْهِمْ.

 

Dari Jabir ibn Abdillah radhiyallahu ‘anhu, dia berkata: Nabi ﷺ menggabungkan dua orang laki-laki yang gugur dalam perang Uhud dalam satu kain, lalu bersabda:

Siapakah diantara mereka yang lebih banyak mempunyai hafalan al-Qur’an?
Bila beliau telah ditunjukkan salah satu diantara keduanya, maka beliau mendahulukannya di dalam lahad lalu bersabda:

Aku akan menjadi saksi atas mereka pada hari kiamat.
Maka beliau memerintahkan agar menguburkan mereka dengan darah-darah mereka, tidak dimandikan dan juga tidak dishalatkan.

 

Pesan hadits yang disampaikan:

1. Setelah perang Uhud selesai, dan sejumlah syahid meninggal dunia, Rasulullah ﷺ dan para sahabatnya menguburkan para syuhada, dua orang dalam satu kuburan. Kemudian Rasulullah ﷺ memerintahkan untuk mendahulukan jenazah yang hafalan Qurannya lebih banyak.

2. Berbeda dengan jenazah pada umumnya yang dimandikan ketika meninggal dunia, seorang syahid tidaklah dimandikan dan dikubur dengan darah-darah mereka saat meninggal dunia.







Video Pembahasan

Panggil Video Lainnya





Video

Panggil Video Lainnya
Iklan


Ikuti RisalahMuslim
               



Copied!

Masukan & saran kirim ke email:
[email protected]

Made with in Yogyakarta