HR. Bukhari: 2781 – Tentang Membeli Barang Yang Sudah Dihibahkan

Hukum membeli kembali barang yang sudah anda hibahkan?

Hadits Sahih Riwayat al-Bukhari: 2781

عَنْ عُمَرَ بْن الْخَطَّابِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: حَمَلْتُ عَلَى فَرَسٍ فِي سَبِيلِ اللَّهِ فَابْتَاعَهُ أَوْ فَأَضَاعَهُ الَّذِي كَانَ عِنْدَهُ فَأَرَدْتُ أَنْ أَشْتَرِيَهُ وَظَنَنْتُ أَنَّهُ بَائِعُهُ بِرُخْصٍ فَسَأَلْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ:

لاَ تَشْتَرِهِ وَإِنْ بِدِرْهَمٍ فَإِنَّ الْعَائِدَ فِي هِبَتِهِ كَالْكَلْبِ يَعُودُ فِي قَيْئِهِ.

 

Dari Umar ibn al-Khatthab radhiyallahu ‘anhu, dia berkata: Aku memberi (seseorang) kuda untuk digunakan di jalan Allah, lalu orang itu menjualnya atau tidak memanfaatkan sebagaimana mestinya. Kemudian aku berniat membelinya kembali dan aku kira dia akan menjualnya dengan murah. Lalu aku tanyakan hal ini kepada Nabi ﷺ maka beliau bersabda:

Janganlah kamu membelinya sekalipun dengan harga satu dirham, karena sesungguhnya orang yang mengambil kembali hibahnya (pemberiannya) seperti anjing yang menjilat kembali muntahannya.

 

Pesan hadits yang disampaikan:

Tidak boleh membeli barang yang sudah anda hibahkan kepada orang lain, walaupun orang itu tidak memanfaatkannya sebagaimana anda inginkan. Anda tidak perlu khawatir kehilangan pahala hibah jika orang itu tidak memanfaatkannya, karena segala perbuatan tergantung niatnya, jika anda berniat ikhlas lillahi ta’ala saat menghibahkan hal itu kepada seseorang, maka insyaAllah amalan itu akan tercatat sebagai pahala untuk anda.

Bagikan ke FB
Bagikan ke TW

Video Pembahasan

Panggil Video Lainnya

Hadits Shahih

Ayat Alquran

QS. Al Ghaasyiyah (Hari Pembalasan) – surah 88 ayat 13 [QS. 88:13]

13. Di surga sana ada dipan-dipan yang ditinggikan, baik posisinya maupun derajatnya, sebagai tempat mereka duduk dan berbaring. … 88:13, 88 13, 88-13, Surah Al Ghaasyiyah 13, Tafsir surat AlGhaasyiyah 13, Quran Al Gasiyah 13, Al Ghasyiyah 13, Al-Ghasyiyah 13, Surah Al Gasiyah ayat 13

QS. Al A’raaf (Tempat yang tertinggi) – surah 7 ayat 106 [QS. 7:106]

Mendengar ucapan Nabi Musa itu dan pernyataannya bahwa beliau membawa serta bukti kebenaran, maka dia, yakni Fir’aun menjawab, “Jika benar engkau datang dengan membawa sesuatu bukti pendukung dari Tuh … 7:106, 7 106, 7-106, Surah Al A’raaf 106, Tafsir surat AlAraaf 106, Quran Al Araf 106, Al-A’raf 106, Surah Al Araf ayat 106

Podcast

Hadits & Doa

Soal & Pertanyaan Agama

Pendidikan Agama Islam #3

Pembatasan aurat wanita adalah … dari siku ke lutut dari leher ke pergelangan kaki seluruh tubuh kecuali wajah dan kaki

Pendidikan Agama Islam #2

Sifat adil Allah berlaku untuk … jin orang kafir yang senang menolong sesama orang miskin yang pandai bersyukur semua ciptaan

Pendidikan Agama Islam #22

Matahari berputar mengelilingi sumbunya, termasuk contoh takdir … mabrur muannas muallaf mubram muallaq Benar! Kurang tepat! Karena rajin belajar maka

Instagram