Generic selectors
Exact matches only
Search in title
Search in content
Search in posts
Search in pages

HR. Bukhari: 6625 – Tentang Larangan Memutuskan Perkara Saat Marah

Jangan memutuskan perkara saat marah!

Hadits Sahih Riwayat al-Bukhari: 6625

عَنْ عَبْد الرَّحْمَنِ بْنَ أَبِي بَكْرَةَ قَالَ: كَتَبَ أَبُو بَكْرَةَ إِلَى ابْنِهِ وَكَانَ بِسِجِسْتَانَ بِأَنْ لاَ تَقْضِيَ بَيْنَ اثْنَيْنِ وَأَنْتَ غَضْبَانُ، فَإِنِّي سَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ:

لاَ يَقْضِيَنَّ حَكَمٌ بَيْنَ اثْنَيْنِ وَهُوَ غَضْبَانُ.

 

Dari Abdurrahman ibn Abu Bakrah, ia berkata: Abu Bakrah menulis surat untuk anaknya yang ketika itu berada di Sijistan yang isinya: Jangan engkau mengadili diantara dua orang ketika engkau marah, sebab aku mendengar Rasulullah ﷺ bersabda:

Seorang hakim dilarang memutuskan antara dua orang ketika marah.

 

Pesan hadits yang disampaikan:

Seorang hakim atau pemimpin hendaklah bijak dalam membuat keputusan. Jika ada perseteruan antara dua pihak, maka alangkah baiknya jika hakim itu tidak terbawa emosi dan memutuskan perkara antara mereka dengan kepala dingin.





▪ dalil hukum tentang hakim yang marah ▪ Hadis tentang hakim tidak boleh memutuskan ▪ hadist yang menjelaskan hakim tidak boleh marah dalam memutuskan suatu perkara ▪ hadits tentang hakim yang marah ▪ Hadits yang menegaskan bahwa seorang hakim dilarang marah kala memutuskan perkara adalah ▪ hukum hakim memutuskan dengan marah

Video Pembahasan

Panggil Video Lainnya





Podcast

Video

Panggil Video Lainnya
Iklan


Ikuti RisalahMuslim