Kitab Urusan Pidana. BAB V : TENTANG MEMERANGI PARA PENJAHAT DAN MEMBUNUH ORANG MURTAD – Hadits Ke-991

HADITS KE-991

وَعَنْ اِبْنِ عَبَّاسٍ; ( أَنَّ أَعْمَى كَانَتْ لَهُ أُمُّ وَلَدَ تَشْتُمُ اَلنَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم وَتَقَعُ فِيهِ, فَيَنْهَاهَا, فَلَا تَنْتَهِي, فَلَمَّا كَانَ ذَاتَ لَيْلَةٍ أَخْذَ اَلْمِعْوَلَ, فَجَعَلَهُ فِي بَطْنِهَا, وَاتَّكَأَ عَلَيْهَا فَقَتَلَهَا فَبَلَغَ ذَلِكَ اَلنَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم فَقَالَ:أَلَّا اِشْهَدُوا أَنَّ دَمَهَا هَدَرٌ ) رَوَاهُ أَبُو دَاوُدَ وَرُوَاتُهُ ثِقَاتٌ

Dari Ibnu Abbas Radliyallaahu ‘anhu bahwa ada seorang buta mempunyai Ummul Walad (hamba perempuan yang memiliki anak dari majikannya) yang selalu memaki-maki dan mencela Nabi Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam Ia melarangnya namun ia tidak mau berhenti.
Maka pada suatu malam, orang buta itu mengambil cangkul yang tajam, lalu ia letakkan di atas perut Ummul Walad, kemudian ia tindihi dan tewaslah ia.
Berita itu sampai kepada Nabi Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam dan beliau bersabda:

"Ketahuilah bahwa darahnya menjadi sia-sia."
Riwayat Abu Dawud dan para perawinya dapat dipercaya.








Video Pembahasan

Tidak ada.






Podcast

Video

Panggil Video Lainnya
Iklan


We cannot display this gallery
Ikuti RisalahMuslim
               



Ikuti RisalahMuslim