Kitab Thaharah (Bersuci). BAB VII : TENTANG TATA CARA BUANG HAJAT – Hadits Ke-80

HADITS KE-80

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رضي الله عنه قَالَ:
قَالَ رَسُولُ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم ( اِتَّقُوا اَللَّاعِنِينَ:
اَلَّذِي يَتَخَلَّى فِي طَرِيقِ اَلنَّاسِ أَوْ فِي ظِلِّهِمْ ) رَوَاهُ مُسْلِم

زَادَ أَبُو دَاوُدَ عَنْ مُعَاذٍ ( وَالْمَوَارِدَ )

وَلِأَحْمَدَ; عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ:
( أَوْ نَقْعِ مَاءٍ ) وَفِيهِمَا ضَعْف

أَخْرَجَ اَلطَّبَرَانِيُّ اَلنَّهْيَ عَن ْ تَحْتِ اَلْأَشْجَارِ اَلْمُثْمِرَةِ وَضَفَّةِ اَلنَّهْرِ الْجَارِي.
مِنْ حَدِيثِ اِبْنِ عُمَرَ بِسَنَدٍ ضَعِيف

Dari Abu Hurairah Radliyallaahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda:

"Jauhkanlah dirimu dari dua perbuatan terkutuk yaitu suka buang air di jalan umum atau suka buang air di tempat orang berteduh."
Riwayat Imam Muslim

Abu Dawud menambahkan dari Muadz r.a:
"Dan tempat-tempat sumber air."
Lafadznya ialah:
"Jauhkanlah dirimu dari tiga perbuatan terkutuk yaitu buang air besar di tempat-tempat sumber air di tengah jalan raya dan di tempat perteduhan."

Dalam riwayat Ahmad Ibnu Abbas r.a:
"Atau di tempat menggenangnya air."
Dalam kedua hadits di atas ada kelemahan.

Imam Thabrani mengeluarkan sebuah hadits yang melarang buang air besar di bawah pohon berbuah dan di tepi sungai yang mengalir.
Dari hadits Ibnu Umar dengan sanad yang lemah.








Video Pembahasan


Panggil Video Lainnya





Video

Panggil Video Lainnya
Iklan


[ngg src="galleries" ids="1,2,6" display="basic_thumbnail" override_thumbnail_settings="1" images_per_page="6" number_of_columns="3" ajax_pagination="0" order_by="rand()"]
Ikuti RisalahMuslim
               



Ikuti RisalahMuslim