Kitab Thaharah (Bersuci). BAB VI : TENTANG PERKARA YANG MEMBATALKAN WUDLU – Hadits Ke-67

HADITS KE-67

وَعَنْ طَلْقِ بْنِ عَلِيٍّ رضي الله عنه قَالَ:
( قَالَ رَجُلٌ:
مَسَسْتُ ذَكَرِي أَوْ قَالَ اَلرَّجُلُ يَمَسُّ ذَكَرَهُ فِي اَلصَّلَاةِ أَعَلَيْهِ وُضُوءٍ
؟ فَقَالَ اَلنَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم "لَا إِنَّمَا هُوَ بَضْعَةٌ مِنْكَ ) أَخْرَجَهُ اَلْخَمْسَةُ وَصَحَّحَهُ اِبْنُ حِبَّان وَقَالَ اِبْنُ اَلْمَدِينِيِّ:
هُوَ أَحْسَنُ مِنْ حَدِيثِ بُسْرَةَ

Thalq Ibnu Ali Radliyallaahu ‘anhu berkata:
Seorang laki-laki berkata:
saya menyentuh kemaluanku atau ia berkata:
seseorang laki-laki menyentuh kemaluannya pada waktu shalat apakah ia wajib berwudlu؟ Nabi menjawab:
"Tidak karena ia hanya sepotong daging dari tubuhmu"
Dikeluarkan oleh Imam Lima dan shahih menurut Ibnu Hibban Ibnul Madiny berkata:
Hadits ini lebih baik daripada hadits Busrah








Video Pembahasan

Panggil Video Lainnya





Video

Panggil Video Lainnya
Iklan


Ikuti RisalahMuslim
               



Copied!

Masukan & saran kirim ke email:
[email protected]

Made with in Yogyakarta