Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

Kitab Thaharah (Bersuci). BAB I : TENTANG AIR – Hadits Ke-3

HADITS KE-3

وَعَنْ أَبِي أُمَامَةَ الْبَاهِلِيِّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ :
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
إنَّ الْمَاءَ لَا يُنَجِّسُهُ شَيْءٌ إلَّا مَا غَلَبَ عَلَى رِيحِهِ وَطَعْمِهِ وَلَوْنِهِ أَخْرَجَهُ ابْنُ مَاجَهْ وَضَعَّفَهُ أَبُو حَاتِمٍ وَلِلْبَيْهَقِيِّ
الْمَاءُ طَهُورٌ إلَّا إنْ تَغَيَّرَ رِيحُهُ أَوْ طَعْمُهُ أَوْ لَوْنُهُ بِنَجَاسَةٍ تَحْدُثُ فِيهِ

Dari Abu Umamah al-Bahily Radliyallaahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda:

Sesungguhnya air itu tidak ada sesuatu pun yang dapat menajiskannya kecuali oleh sesuatu yang dapat merubah bau, rasa atau warnanya.”

Dikeluarkan oleh Ibnu Majah dan dianggap lemah oleh Ibnu Hatim.
Dalam riwayat Al Baihaqi, “Air itu thohur (suci dan mensucikan) kecuali jika air tersebut berubah bau, rasa, atau warna oleh najis yang terkena padanya.”

Derajat Hadits:

– Bagian pertama hadits adalah shahih, sedangkan bagian akhirnya adalah dho’if.
Ungkapan “Sesungguhnya air tidak ada sesuatupun yang menajiskannya”
telah ada dasarnya di hadits bi’ru bidho’ah (hadits 2).

– Adapun lafadz tambahan “kecuali yang mendominasi (mencemari) bau, rasa, dan warnanya”, Imam an Nawawi berkata, “para ahli hadits bersepakat atas ke-dho’if-an lafadz ini, karena di dalam isnadnya ada Risydain bin Sa’ad yang disepakati ke-dho’if-an-nya.
Akan tetapi, Ibnu Hibban di dalam shahihnya menukil adanya ijma’ ulama untuk mengamalkan maknanya.
Shodiq berkata di kitab Ar-Raudhoh, “Para ulama bersepakat terhadap dho’ifnya tambahan ini, akan tetapi ijma’ ulama mengakui kandungan maknanya”.

Faedah Hadits (2 dan 3):

1. Kedua hadits ini menunjukkan bahwa, secara asal, air adalah suci dan mensucikan, tidak ada sesuatupun yang dapat menajiskannya.

2. Kemutlakan ini dimuqoyyadkan (diikat) dengan syarat yaitu sesuatu (najis) tersebut tidak mengubah bau, rasa, atau warna air, jika berubah maka air tersebut ternajisi (menjadi najis), baik air tersebut sedikit ataupun banyak.

3. Yang meng-muqoyyad-kan kemutlakan ini adalah ijma’ umat islam bahwa air yang berubah oleh najis, maka air tersebut ternajisi (menjadi najis), baik air tersebut sedikit ataupun banyak.

Adapun lafadz tambahan yang datang pada hadits Abu Umamah maka itu dho’if, tidak tegak hujjah dengannya, akan tetapi:

– Imam An-Nawawi berkata, “para ulama telah ijma’ terhadap hukum dari lafadz tambahan ini”.

– Ibnu Mundzir berkata, “Para ulama ijma’ bahwa air yang sedikit ataupun banyak jika terkena najis dan mengubah rasa, warna, atau bau air tersebut, maka air tersebut ternajisi (menjadi najis).

– Ibnul Mulaqqin berkata, “terlepas dari kedhoifan tambahan (yang mengecualikan) tersebut, ijma’ dapat dijadikan hujjah sebagaimana yang dikatakan oleh Imam As Syafi’i dan Al Baihaqi, dan selain keduanya.
Syaikhul Islam berkata, “Apa yang telah menjadi ijma’ oleh kaum muslimin maka itu berdasarkan nash, kami tidak mengetahui satu masalahpun yang telah menjadi ijma’ kaum muslimin tetapi tidak berdasarkan nash.

Sumber :
kitab Taudhihul Ahkam min Bulughil Marom karya Syaikh Abdullah Al Bassam


Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA

Video


Load More

Ibnu Jarir ath-Thabari

Siapa itu Ibnu Jarir ath-Thabari? Ath-Thabari adalah seorang sejarawan dan pemikir muslim dari Persia, lahir di daerah Amol atau Amuli, Thabaristan . Nama lengkapnya adalah Abu Ja’far Muhammad bin Jarir bin Yazid bin Katsir bin Ghalib al-Amali ath-Thabari, lebih dikenal sebagai Ibnu Jarir atau ath-Thabari. Semasa … • Muhammad bin Jarir At-Tabari, Ibn Jarir At Tabari, Ibnu Jarir, Abu Ja’far Muhammad, Abu Ja’far ibnu Jarir • At Tabari, At-Tabari, Ath-Thabari

Muhammad bin Ka’ab Al-Quradhi

Siapa itu Muhammad bin Ka’ab Al-Quradhi? Nama Dan Nasabnya Beliau adalah Muhammad bin Ka’ab bin Salim Al-Quradhi Al-Madani. Beliau dinisbatkan kepada suku Quraidhah sebuah suku yang terkenal dari Yahudi. Ahli sejarah memasukan beliau kedalam tingkatan kedua dari tabi’in. Beliau tinggal di Kufah, kemudian berpindah ke Madinah. Sikap Beliau Terhadap Umar Bin Abdul Aziz

Al Mudzil

Apa itu Al Mudzil? Allah itu Al-Mudzil ◀ Allah itu Al-Mudzil, yaitu Allah adalah Yang Maha Menghinakan. Allah bisa menghinakan siapa saja yang Dia kehendaki. &128161; Misalnya, Allah bisa saja menghinakan orang-orang jahat yang sering merugikan orang lain dengan cara memberikannya kemalangan dan lain sebagainya. Apabila dengan kekuasaan yang Allah berikan me … • Al-Mudzil

Hadits Shahih

Ayat Alquran Pilihan

Hai manusia,
sesungguhnya janji Allah adalah benar,
maka sekali-kali janganlah kehidupan dunia memperdayakan kamu & sekali-kali janganlah syaitan yang pandai menipu,
memperdayakan kamu tentang Allah.
QS. Fatir [35]: 5

Dan Kami jadikan kamu berpasang-pasangan,
dan Kami jadikan tidurmu untuk istirahat,
dan Kami jadikan malam sebagai pakaian,
dan Kami jadikan siang untuk mencari penghidupan,
dan Kami bina di atas kamu tujuh buah (langit) yang kokoh,
QS. An-Naba’ [78]: 8-12

Berkata Isa:
Sungguh aku ini hamba Allah,
Dia memberiku Al Kitab & Dia jadikanku nabi.
dan Dia menjadikan aku seorang yang diberkati di mana saja aku berada,
Dia memerintahkanku (mendirikan) salat & zakat selama aku hidup
QS. Maryam [19]: 30-31

Dan Allah sekali-kali tidak akan menangguhkan (kematian) seseorang apabila telah datang waktu kematiannya.
Dan Allah Maha Mengenal apa yang kamu kerjakan.
QS. Al-Munafiqun [63]: 11

Podcast

Doa

Soal & Pertanyaan

Pendidikan Agama Islam #17

Dalam Alquran, surah Ad-Dhuha turun setelah surah …Surah Ad-Dhuha termasuk kategori surah …اَلَمْ يَجِدْكَ يَتِيْمًا فَاٰوٰىۖ lafal tersebut adalah surah Ad-Dhuha ayat ke- …وَالَّيْلِ اِذَا سَجٰىۙ Dalam surah Ad-Duha, terjemahan dari lafal di atas adalah …Kata berikut yang mempunyai arti orang yang meminta-minta adalah …

Pendidikan Agama Islam #24

Allah Subhanahu Wa Ta`ala Melihat semua apa yang di lakukan oleh hambanya, karena Allah bersifat … Dalam memutuskan suatu perkara, Dinda sangat adil karena Dinda meneladani sifat Allah … Salah satu cara mengagungkan tanda-tanda kebesaran Allah Subhanahu Wa Ta`ala yaitu … dengan … Tata cara membaca Alquran dimulai dengan … Dalam surah Alquran, At-Tin artinya …

Pendidikan Agama Islam #26

Sebab-sebab turunnya ayat Alquran disebut … Nama lain dari surah Al-Insyirah adalah … Jumlah surah-surah dalam Alquran adalah … Pesan utama dari kandungan Alquran adalah … Surah yang terpanjang dalam Alquran adalah …

Kamus

ibu kota

Apa itu ibu kota? kota tempat kedudukan pusat pemerintahan suatu negara, tempat dihimpun unsur administratif, yaitu eksekutif, legislatif, dan yudikatif; kota yang menjadi pusat pemerintahan … •

pengislaman

Apa itu pengislaman? peng.is.lam.an proses, cara, perbuatan menyebarkan agama Islam … •

Al Mubdi’

Apa itu Al Mubdi’? Allah itu Al-Mubdi ◀ Yang berarti bahwa Allah itu adalah Yang Maha Memulai. Allah lah yang memulai segala sesuatu dari ketiadaan. Contohnya adalah alam semesta ini, yang diciptakan oleh Allah dari ketiadaan. Setelah proses perhitungan diselesaikan, maka dimulailah kehidupan yang baru. Orang-orang yang diputuskan menjadi penghuni neraka, maka … • Al-Mubdi’, Al-Mubdi

Janah

Di mana itu Janah? Jannah adalah konsep surga dalam ajaran agama Islam. Di dalam eskatologi Islam, setelah kematian seseorang akan tetap di dalam alam kubur sampai ‘Hari Kebangkitan’ . Menurut syariat Islam, bahwa perlakuan tiap individu di barzakh adalah berlaku atas amal seseorang itu sendiri, kemudian menjadi sebuah … • Jannah

An Nafii’

Apa itu An Nafii’? Allah itu An-Nafi’ ◀ Artinya adalah Allah itu Maha Pemberi Manfaat. Dia mampu memberikan manfaat yang besar kepada seluruh makhluk-Nya. Contohnya adalah Allah menciptakan rumput untuk dimakan sapi, menciptakan pohon yang berbuah untuk dinikmati manusia, menciptakan langit tempat turunnya hujan, dan segala ciptaan Allah senantiasa mengandung hi … • An-Nafii’, An-Nafi’