Kitab Shiyam. BAB III : TENTANG I’TIKAP DAN IBADAH RAMADLAN – Hadits Ke-534

HADITS KE-534

وَعَنْ مُعَاوِيَةَ بْنَ أَبِي سُفْيَانَ رَضِيَ اَللَّهُ عَنْهُمَا, عَنْ اَلنَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ:
( لَيْلَةُ سَبْعٍ وَعِشْرِينَ ) رَوَاهُ أَبُو دَاوُدَ, وَالرَّاجِحُ وَقْفُهُ.
وَقَدْ اِخْتُلِفَ فِي تَعْيِينِهَا عَلَى أَرْبَعِينَ قَوْلًا أَوْرَدْتُهَا فِي فَتْحِ اَلْبَارِي

Dari Muawiyah Ibnu Abu Sufyan Radliyallaahu ‘anhu bahwa Nabi Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda tentang lailatul qadar:
"Malam dua puluh tujuh."
Riwayat Abu Dawud dan menurut pendapat yang kuat ia adalah mauquf.
ada 40 pendapat yang berselisih tentang penetapannya yang saya paparkan dalam kitab Fathul Bari.








Video Pembahasan

Tidak ada.




Video

Panggil Video Lainnya
Iklan


Ikuti RisalahMuslim
               



Copied!

Masukan & saran kirim ke email:
[email protected]

Made with in Yogyakarta