Kitab Shiyam. BAB I : TENTANG SHIYAM – Hadits Ke-500

HADITS KE-500

وَعَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ رضي الله عنه قَالَ:
( أَوَّلُ مَا كُرِهَتِ اَلْحِجَامَةُ لِلصَّائِمِ; أَنَّ جَعْفَرَ بْنَ أَبِي طَالِبٍ اِحْتَجَمَ وَهُوَ صَائِمٌ, فَمَرَّ بِهِ اَلنَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم فَقَالَ:
"
أَفْطَرَ هَذَانِ ", ثُمَّ رَخَّصَ اَلنَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم بَعْدُ فِي اَلْحِجَامَةِ لِلصَّائِمِ, وَكَانَ أَنَسٌ يَحْتَجِمُ وَهُوَ صَائِمٌ ) رَوَاهُ اَلدَّارَقُطْنِيُّ وَقَوَّاهُ

Anas Ibnu Malik Radliyallaahu ‘anhu berkata:
Pertama kali pembekaman bagi orang yang puasa itu dimakruhkan adalah ketika Ja’far Ibnu Abu Thalib berbekam sewaktu shaum.
Lalu Nabi Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam melewatinya dan beliau bersabda:

"Batallah dua orang ini."
Setelah itu Nabi Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam memberikan keringanan untuk berbekam bagi orang yang shaum.
Dan Anas pernah berbekam ketika shaum.
Riwayat Daruquthni dan ia menguatkannya.








Video Pembahasan


Panggil Video Lainnya





Podcast

Video

Panggil Video Lainnya
Iklan


[ngg src="galleries" ids="1,2,6" display="basic_thumbnail" override_thumbnail_settings="1" images_per_page="6" number_of_columns="3" ajax_pagination="0" order_by="rand()"]
Ikuti RisalahMuslim
               



Ikuti RisalahMuslim