Kitab Shiyam. BAB I : TENTANG SHIYAM – Hadits Ke-497

HADITS KE-497

وَعَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اَللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ:
( كَانَ رَسُولُ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم يُقَبِّلُ وَهُوَ صَائِمٌ, وَيُبَاشِرُ وَهُوَ صَائِمٌ, وَلَكِنَّهُ أَمْلَكُكُمْ لِإِرْبِهِ ) مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ, وَاللَّفْظُ لِمُسْلِمٍ.
وَزَادَ فِي رِوَايَةٍ:
( فِي رَمَضَانَ )

Aisyah Radliyallaahu ‘anhu berkata:
Nabi Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam pernah mencium sewaktu shaum dan mencumbu sewaku shaum, akan tetapi beliau adalah orang yang paling kuat menahan nafsunya di antara kamu.
Muttafaq Alaihi dan lafadznya menurut Muslim.
Dalam suatu riwayat ditambahkan:
Pada bulan Ramadhan.








Video Pembahasan


Panggil Video Lainnya





Video

Panggil Video Lainnya
Iklan


[ngg src="galleries" ids="1,2,6" display="basic_thumbnail" override_thumbnail_settings="1" images_per_page="6" number_of_columns="3" ajax_pagination="0" order_by="rand()"]
Ikuti RisalahMuslim
               



Ikuti RisalahMuslim