Kitab Shiyam. BAB I : TENTANG SHIYAM – Hadits Ke-495

HADITS KE-495

وَعَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رضي الله عنه قَالَ:
( نَهَى رَسُولُ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم عَنِ اَلْوِصَالِ, فَقَالَ رَجُلٌ مِنَ اَلْمُسْلِمِينَ:
فَإِنَّكَ يَا رَسُولَ اَللَّهِ تُوَاصِلُ?
قَالَ:
وَأَيُّكُمْ مِثْلِي?
إِنِّي أَبِيتُ يُطْعِمُنِي رَبِّي وَيَسْقِينِي فَلَمَّا أَبَوْا أَنْ يَنْتَهُوا عَنِ اَلْوِصَالِ وَاصَلَ بِهِمْ يَوْمًا, ثُمَّ يَوْمًا, ثُمَّ رَأَوُا اَلْهِلَالَ, فَقَالَ:
لَوْ تَأَخَّرَ اَلْهِلَالُ لَزِدْتُكُمْ كَالْمُنَكِّلِ لَهُمْ حِينَ أَبَوْا أَنْ يَنْتَهُوا ) مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ

Abu Hurairah Radliyallaahu ‘anhu berkata:
Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam melarang puasa wishol (puasa bersambung tanpa makan).
Lalu ada seorang dari kaum muslimin bertanya:
Tetapi baginda sendiri puasa wishol, wahai Rasulullah?
Beliau menjawab:
"Siapa di antara kamu yang seperti aku, aku bermalam dan Tuhanku memberi makan dan minum."
Karena mereka menolak untuk berhenti puasa wishol, maka beliau shaum wishol bersama mereka sehari, kemudian sehari.
Lalu mereka melihat bulan sabit, maka bersabdalah beliau:
"Seandainya bulan sabit tertunda aku akan tambahkan puasa wishol untukmu, sebagai pelajaran bagi mereka uang menolak untuk berhenti."
Muttafaq Alaihi.






Pembahasan ▪ bulugul maram 495

Video Pembahasan

Panggil Video Lainnya





Video

Panggil Video Lainnya
Iklan


Ikuti RisalahMuslim
               



Copied!

Masukan & saran kirim ke email:
[email protected]

Made with in Yogyakarta