Kitab Shalat. BAB XV : TENTANG SHALAT GERHANA – Hadits Ke-403

HADITS KE-403

وَعَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اَللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ :
( اِنْخَسَفَتِ الشَّمْسُ عَلَى عَهْدِ اَلنَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم فَصَلَّى, فَقَامَ قِيَامًا طَوِيلًا, نَحْوًا مِنْ قِرَاءَةِ سُورَةِ اَلْبَقَرَةِ, ثُمَّ رَكَعَ رُكُوعًا طَوِيلًا, ثُمَّ رَفَعَ فَقَامَ قِيَامًا طَوِيلًا وَهُوَ دُونَ اَلْقِيَامِ اَلْأَوَّلِ, ثُمَّ رَكَعَ رُكُوعًا طَوِيلًا, وَهُوَ دُونَ اَلرُّكُوعِ اَلْأَوَّلِ,
] ثُمَّ سَجَدَ, ثُمَّ قَامَ قِيَامًا طَوِيلاً, وَهُوَ دُونَ اَلْقِيَامِ اَلْأَوَّلِ, ثُمَّ رَكَعَ رُكُوعًا طَوِيلًا, وَهُوَ دُونَ اَلرُّكُوعِ اَلْأَوَّلِ], ثُمَّ رَفَعَ, فَقَامَ قِيَامًا طَوِيلًا, وَهُوَ دُونَ اَلْقِيَامِ اَلْأَوَّلِ, ثُمَّ رَكَعَ رُكُوعًا طَوِيلاً, وَهُوَ دُونَ اَلرُّكُوعِ اَلْأَوَّلِ, ثُمَّ سَجَدَ, ثُمَّ انْصَرَفَ وَقَدْ تَجَلَّتِ اَلشَّمْسُ.
فَخَطَبَ اَلنَّاسَ) مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ, وَاللَّفْظُ لِلْبُخَارِيِّ.
وَفِي رِوَايَةٍ لِمُسْلِمٍ:
( صَلَّى حِينَ كَسَفَتِ اَلشَّمْسُ ثَمَانَ رَكَعَاتٍ فِي أَرْبَعِ سَجَدَاتٍ )

وَعَنْ عَلِيٍّ مِثْلُ ذَلِكَ

وَلَهُ:
عَنْ جَابِرٍ رضي الله عنه ( صَلَّى سِتَّ رَكَعَاتٍ بِأَرْبَعِ سَجَدَاتٍ )

وَلِأَبِي دَاوُدَ:
عَنْ أُبَيِّ بْنِ كَعْبٍ:
( صَلَّى, فَرَكَعَ خَمْسَ رَكَعَاتٍ وَسَجَدَ سَجْدَتَيْنِ, وَفَعَلَ فِي اَلثَّانِيَةِ مِثْلَ ذَلِكَ )

Ibnu Abbas Radliyallaahu ‘anhu berkata:
Terjadi gerhana matahari pada zaman Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam, maka beliau sholat, beliau berdiri lama sekitar lamanya bacaan surat al-Baqarah, kemudian ruku’ lama, lalu bangun dan berdiri lama namun lebih pendek dibandingkan berdiri yang pertama, kemudian ruku’ lama namun lebih pendek dibanding ruku’ yang pertama, lalu sujud, kemudian berdiri lama namun lebih pendek dibanding berdiri yang pertama, lalu ruku’ lama namun lebih pendek dibandingkan ruku’ yang pertama, kemudian bangun dan berdiri lama namun lebih pendek dibanding berdiri yang pertama, lalu ruku’ lama namun lebih pendek dibanding ruku’ yang pertama, kemudian beliau mengangkat kepala lalu sujud, kemudian selesailah dan matahari telah terang, lalu beliau berkhutbah di hadapan orang-orang.
Muttafaq Alaihi dan lafadznya menurut Bukhari.
Dalam suatu riwayat Muslim:
Beliau sholat ketika terjadi gerhana matahari delapan ruku’ dalam empat sujud.

Dari Ali Radliyallaahu ‘anhu juga ada hadits semisalnya.

Dalam riwayat Bukhari dari Jabir:
Beliau sholat enam ruku’ dengan empat sujud.

Menurut riwayat Abu Dawud dari Ubay Ibnu Ka’ab Radliyallaahu ‘anhu :
Beliau sholat lalu ruku’ lima kali dan sujud dua kali, dan melakukan pada rakaat kedua seperti itu.


Bagikan ke FB
Bagikan ke TW

Video Pembahasan

Panggil Video Lainnya

Hadits Shahih

Ayat Alquran

QS. Al Qalam (Pena) – surah 68 ayat 17 [QS. 68:17]

17-18. Apa yang dialami oleh para pengingkar ayat-ayat Allah yaitu kaum musyrik Mekah itu memiliki kesamaan dengan kisah sekelompok pemilik kebun yang juga angkuh lagi kikir. Sungguh, Kami telah mengu … 68:17, 68 17, 68-17, Surah Al Qalam 17, Tafsir surat AlQalam 17, Quran Al-Qalam 17, Surah Al Qolam ayat 17

QS. Hud (Nabi Hud) – surah 11 ayat 62 [QS. 11:62]

Mereka, yakni kaum Samud berkata, “Wahai Saleh! Sungguh, engkau sebelum mengaku menjadi Nabi ini sebagai panutan yang berada di tengah-tengah kami merupakan orang yang diharapkan menjadi pemimpin yang … 11:62, 11 62, 11-62, Surah Hud 62, Tafsir surat Hud 62, Quran Hud 62, Surah Hud ayat 62

Podcast

Hadits & Doa

Soal & Pertanyaan Agama

Pendidikan Agama Islam #8

Hukum penggunaan hadis sebagai dasar hukum adalah … haram makruh mubah wajib sunnah Benar! Kurang tepat! Undang-undang tentang penggunaan Hadits-Maudu

Pendidikan Agama Islam #17

Kata berikut yang mempunyai arti orang yang meminta-minta adalah … السَّاۤىِٕلَ يَتِيْمًا عَاۤىِٕلًا قرن ضَاۤلًّا Benar! Kurang tepat! Dalam Alquran,

Pendidikan Agama Islam #4

Setelah Yakin, dalam surah Al-A’raf ayat 26, pakaian terbaik ada di mata Allah Subhanahu Wa Ta`ala adalah … Pakaian kebesaran

Instagram