Kitab Shalat. BAB V : TENTANG ANJURAN KHUSYU DALAM SHALAT – Hadits Ke-186

HADITS KE-186

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رضي الله عنه قَالَ :
( نَهَى رَسُولُ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم أَنْ يُصَلِّيَ اَلرَّجُلُ مُخْتَصِرًا ) مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ وَاللَّفْظُ لِمُسْلِمٍ.
وَمَعْنَاهُ :
أَنْ يَجْعَلَ يَدَهُ عَلَى خَاصِرَتِهِ

وَفِي اَلْبُخَارِيِّ :
عَنْ عَائِشَةَ – رَضِيَ اَللَّهُ عَنْهَا- أَنَّ ذَلِكَ فِعْلُ اَلْيَهُودِ

Abu Hurairah Radliyallaahu ‘anhu berkata:
Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam melarang orang yang sholat bertolak pinggang.
Muttafaq Alaihi dan lafadznya menurut riwayat Muslim.
Artinya:
Orang itu meletakkan tangannya pada pinggangnya.

Dalam riwayat Bukhari dari ‘Aisyah:
Bahwa cara itu adalah perbuatan orang Yahudi dalam sembahyangnya.




Podcast

Video

Panggil Video Lainnya
Iklan


[ngg src="galleries" ids="1,2,6" display="basic_thumbnail" override_thumbnail_settings="1" images_per_page="6" number_of_columns="3" ajax_pagination="0" order_by="rand()"]
Ikuti RisalahMuslim