Kitab Shalat. BAB IX : TENTANG SHALAT THATHAWWU (SUNNAT) – Hadits Ke-285

HADITS KE-285

وَعَنْهَا قَالَتْ :
( لَمْ يَكُنْ اَلنَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم عَلَى شَيْءٍ مِنْ اَلنَّوَافِلِ أَشَدَّ تَعَاهُدًا مِنْهُ عَلَى رَكْعَتَيْ اَلْفَجْرِ ) مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ

وَلِمُسْلِمٍ :
( رَكْعَتَا اَلْفَجْرِ خَيْرٌ مِنْ اَلدُّنْيَا وَمَا فِيهَا )

Aisyah Radliyallaahu ‘anhu berkata:
Nabi Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam tidak pernah memperhatikan sholat-sholat sunat melebihi perhatiannya terhadap dua rakaat fajar.
Muttafaq Alaihi.

Menurut riwayat Muslim:
Dua rakaat fajar itu lebih baik daripada dunia dan seisinya.








Video Pembahasan


Panggil Video Lainnya





Podcast

Video

Panggil Video Lainnya
Iklan


[ngg_images source=random_images container_ids='1,2,6,8' display_type=photocrati-nextgen_basic_thumbnails images_per_page=1000 order_by='rand()' maximum_entity_count=12 number_of_columns=3]
Ikuti RisalahMuslim
               



Ikuti RisalahMuslim