Kitab Shalat. BAB I : TENTANG WAKTU-WAKTU (SHALAT) – Hadits Ke-130

HADITS KE-130

وَعَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اَللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ:
( أَعْتَمَ رَسُولُ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم ذَاتَ لَيْلَةٍ بِالْعَشَاءِ حَتَّى ذَهَبَ عَامَّةُ اَللَّيْلِ ثُمَّ خَرَجَ فَصَلَّى وَقَالَ:
"
إِنَّهُ لَوَقْتُهَا لَوْلَا أَنْ أَشُقَّ عَلَى أُمَّتِي"
) رَوَاهُ مُسْلِمٌ

‘Aisyah Radliyallaahu ‘anhu berkata:
Pada suatu malam pernah Nabi Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam mengakhirkan shalat Isya’ hingga larut malam.
Kemudian beliau keluar dan shalat dan bersabda:

"Sungguh inilah waktunya jika tidak memberatkan umatku."
Riwayat Muslim.




Podcast

Video

Panggil Video Lainnya
Iklan


[ngg src="galleries" ids="1,2,6" display="basic_thumbnail" override_thumbnail_settings="1" images_per_page="6" number_of_columns="3" ajax_pagination="0" order_by="rand()"]
Ikuti RisalahMuslim