Kitab Nikah. BAB XI : TENTANG SUMPAH LI’AN – Hadits Ke-896

HADITS KE-896

عَنِ اِبْنِ عُمَرَ رَضِيَ اَللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ:
( سَأَلَ فُلَانٌ فَقَالَ:
يَا رَسُولَ اَللَّهِ! أَرَأَيْتَ أَنْ لَوْ وَجَدَ أَحَدُنَا اِمْرَأَتَهُ عَلَى فَاحِشَةٍ, كَيْفَ يَصْنَعُ?
إِنْ تَكَلَّمَ تَكَلَّمَ بِأَمْرٍ عَظِيمٍ, وَإِنْ سَكَتَ سَكَتَ عَلَى مِثْلِ ذَلِكَ! فَلَمْ يُجِبْهُ, فَلَمَّا كَانَ بَعْدَ ذَلِكَ أَتَاهُ, فَقَالَ:
إِنَّ اَلَّذِي سَأَلْتُكَ عَنْهُ قَدِ ابْتُلِيتُ بِهِ, فَأَنْزَلَ اَللَّهُ اَلْآيَاتِ فِي سُورَةِ اَلنُّورِ, فَتَلَاهُنَّ عَلَيْهِ وَوَعَظَهُ وَذَكَّرَهُ، وَأَخْبَرَهُ أَنَّ عَذَابَ اَلدُّنْيَا أَهْوَنُ مِنْ عَذَابِ اَلْآخِرَةِ.
قَالَ:
لَا, وَاَلَّذِي بَعَثَكَ بِالْحَقِّ مَا كَذَبْتُ عَلَيْهَا, ثُمَّ دَعَاهَا اَلنَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم فَوَعَظَهَا كَذَلِكَ, قَالَتْ:
لَا, وَاَلَّذِي بَعَثَكَ بِالْحَقِّ إِنَّهُ لَكَاذِبٌ, فَبَدَأَ بِالرَّجُلِ, فَشَهِدَ أَرْبَعَ شَهَادَاتٍ, ثُمَّ ثَنَّى بِالْمَرْأَةِ, ثُمَّ فَرَّقَ بَيْنَهُمَا )

Ibnu Umar Radliyallaahu ‘anhu berkata:
Si fulan bertanya:
Dia berkata, wahai Rasulullah, bagaimana menurut pendapat baginda jika ada salah seorang di antara kami mendapati istri dalam suatu kejahatan, apa yang harus diperbuat?
Jika ia menceritakan berarti ia telah menceritakan sesuatu yang besar dan jika ia diam berarti ia telah mendiamkan sesuatu yang besar.
Namun beliau tidak menjawab.
Setelah itu orang tersebut menghadap kembali dan berkata:
Sesungguhnya yang telah aku tanyakan pada baginda dahulu telah menimpaku.
Lalu Allah menurunkan ayat-ayat dalam surat an-nuur (ayat 6-9).
beliau membacakan ayat-ayat tersebut kepadanya, memberinya nasehat, mengingatkannya dan memberitahukan kepadanya bahwa adzab dunia itu lebih ringan daripada adzab akhirat.
Orang itu berkata:
Tidak, Demi Allah yang telah mengutusmu dengan kebenaran, aku tidak berbohong.
Kemudian beliau memanggil istrinya dan menasehatinya juga.
Istri itu berkata:
Tidak, Demi Allah yang telah mengutusmu dengan kebenaran, dia (suaminya) itu betul-betul pembohong.
Maka beliau mulai memerintahkan laki-laki itu bersumpah empat kali dengan nama Allah, lalu menyuruh istrinya (bersumpah seperti suaminya).
Kemudian beliau menceraikan keduanya.


Bagikan ke FB
Bagikan ke TW

Video Pembahasan

Panggil Video Lainnya

Hadits Shahih

Ayat Alquran

QS. At Taubah (Pengampunan) – surah 9 ayat 71 [QS. 9:71]

Ayat sebelumnya menjelaskan sikap buruk orang-orang munafik disertai ancaman, sedang ayat ini menjelaskan kebalikannya, yakni hakikat orang-orang mukmin. Dan orang-orang yang beriman, dengan iman-nya … 9:71, 9 71, 9-71, Surah At Taubah 71, Tafsir surat AtTaubah 71, Quran At-Taubah 71, Surah At Taubah ayat 71

QS. Yunus (Nabi Yunus) – surah 10 ayat 10 [QS. 10:10]

Sebagai gambaran dari keindahan dan kenyamanan kehidupan di dalam surga adalah setiap kata dan kalimat yang terucap tiada lain hanya pujian atas kebesaran Allah. Doa yang mereka ucapkan di dalamnya ia … 10:10, 10 10, 10-10, Surah Yunus 10, Tafsir surat Yunus 10, Quran Yunus 10, Surah Yunus ayat 10

Podcast

Hadits & Doa

Soal & Pertanyaan Agama

Pendidikan Agama Islam #24

Tata cara membaca Alquran dimulai dengan … basmalah ta’awudz isti’adzah isti’adzah dan basmalah hamdalah Benar! Kurang tepat! Penjelasan: Isti’adzah atau

Pendidikan Agama Islam #9

Arti hadits maudhu’ adalah … hadits yang diriwayatkan oleh Ahmad Maudhu hadits sahabat nabi hadits palsu (dikarang-karang) hadits terpercaya hadits

Pendidikan Agama Islam #5

Berikut ini, yang tidak mengandung moral terpuji, adalah … menolong tetangga yang kafir berbohong dalam keadaan terpaksa hidup sederhana meski

Instagram