Kitab Nikah. BAB VII : TENTANG KHULU – Hadits Ke-871

HADITS KE-871

وَفِي رِوَايَةِ عَمْرِوِ بْنِ شُعَيْبٍ , عَنْ أَبِيهِ , عَنْ جَدِّهِ عِنْدَ اِبْنِ مَاجَهْ :
( أَنَّ ثَابِتَ بْنَ قَيْسٍ كَانَ دَمِيمً ا وَأَنَّ اِمْرَأَتَهُ قَالَتْ :
لَوْلَا مَخَافَةُ اَللَّهِ إِذَا دَخَلَ عَلَيَّ لَبَسَقْتُ فِي وَجْهِهِ )

وَلِأَحْمَدَ :
مِنْ حَدِيثِ سَهْلِ بْنِ أَبِي حَثْمَةَ :
( وَكَانَ ذَلِكَ أَوَّلَ خُلْعٍ فِي اَلْإِسْلَامِ )

Menurut riwayat Ibnu Majah dari Syu’aib, dari ayahnya, dari kakeknya, r.a:
Bahwa Tsabit Ibnu Qais itu jelek rupanya, dan istrinya berkata:
Seandainya aku tidak takut murka Allah, jika ia masuk ke kamarku, aku ludahi wajahnya.

Menurut riwayat Ahmad dari haditsh Sahal Ibnu Abu Hatsmah:
Itu adalah permintaan cerai yang pertama dalam Islam.








Video Pembahasan

Panggil Video Lainnya





Video

Panggil Video Lainnya
Iklan


Ikuti RisalahMuslim
               



Copied!

Masukan & saran kirim ke email:
[email protected]

Made with in Yogyakarta