Kitab Nikah. BAB III : TENTANG KAFA’AH DAN KHIYAR – Hadits Ke-828

HADITS KE-828

وَعَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اَللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ :
( خُيِّرَتْ بَرِيرَةُ عَلَى زَوْجِهَا حِينَ عَتَقَتْ ) مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ فِي حَدِيثٍ طَوِيلٍ.
وَلِمُسْلِمٍ عَنْهَا :
( أَنَّ زَوْجَهَا كَانَ عَبْدًا ) وَفِي رِوَايَةٍ عَنْهَا :
( كَانَ حُرًّا ) وَالْأَوَّلُ أَثْبَتُ وَصَحَّ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ عِنْدَ اَلْبُخَارِيِّ ; أَنَّهُ كَانَ عَبْدًا

Aisyah Radliyallaahu ‘anhu berkata:
Barirah disuruh memilih untuk melanjutkan kekeluargaan dengan suaminya atau tidak ketika ia merdeka.
Muttafaq Alaihi -dalam hadits yang panjang.
Menurut riwayat Muslim tentang hadits Barirah:
bahwa suaminya adalah seorang budak.
Menurut riwayat lain:
Suaminya orang merdeka.
Namun yang pertama lebih kuat.
Ibnu Abbas Radliyallaahu ‘anhu riwayat Bukhari membenarkan bahwa ia adalah seorang budak.








Video Pembahasan


Panggil Video Lainnya





Podcast

Video

Panggil Video Lainnya
Iklan


[ngg_images source=random_images container_ids='1,2,6,8' display_type=photocrati-nextgen_basic_thumbnails images_per_page=1000 order_by='rand()' maximum_entity_count=12 number_of_columns=3]
Ikuti RisalahMuslim
               



Ikuti RisalahMuslim
ย  ย  ย  ย  ย  ย  ย  ย