Generic selectors
Exact matches only
Search in title
Search in content
Search in posts
Search in pages

Kitab Nikah. BAB I : TENTANG NIKAH – Hadits Ke-810

HADITS KE-810

وَعَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اَللَّهُ عَنْهَا , قَالَتْ :
( طَلَّقَ رَجُلٌ اِمْرَأَتَهُ ثَلَاثًا , فَتَزَوَّجَهَا رَجُلٌ , ثُمَّ طَلَّقَهَا قَبْلَ أَنْ يَدْخُلَ بِهَا , فَأَرَادَ زَوْجُهَا أَنْ يَتَزَوَّجَهَا , فَسُئِلَ رَسُولُ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم عَنْ ذَلِكَ , فَقَالَ :
لَا حَتَّى يَذُوقَ اَلْآخَرُ مِنْ عُسَيْلَتِهَا مَا ذَاقَ اَلْأَوَّلُ ) مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ , وَاللَّفْظُ لِمُسْلِمٍ

Aisyah .ra berkata:
ada seseorang mentalak istrinya tiga kali, lalu wanita itu dinikahi seorang laki-laki.
Lelaki itu kemudian menceraikannya sebelum menggaulinya.
Ternyata suaminya yang pertama ingin menikahinya kembali.
Maka masalah tersebut ditanyakan kepada Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam, lalu beliau bersabda:

"Tidak boleh, sampai suami yang terakhir merasakan manisnya perempuan itu sebagaimana yang dirasakan oleh suami pertama."
Muttafaq Alaihi dan lafadznya menurut Muslim.








Video Pembahasan

Panggil Video Lainnya





Video

Panggil Video Lainnya






Soal Pendidikan Agama Islam

Ikuti RisalahMuslim