Generic selectors
Exact matches only
Search in title
Search in content
Search in posts
Search in pages

Kitab Nikah. BAB I : TENTANG NIKAH – Hadits Ke-794

HADITS KE-794

وَعَنْ اِبْنِ عَبَّاسٍ رضي الله عنه أَنَّ اَلنَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم قَالَ ( اَلثَّيِّبُ أَحَقُّ بِنَفْسِهَا مِنْ وَلِيِّهَا , وَالْبِكْرُ تُسْتَأْمَرُ , وَإِذْنُهَا سُكُوتُهَا ) رَوَاهُ مُسْلِمٌ.
وَفِي لَفْظٍ :
( لَيْسَ لِلْوَلِيِّ مَعَ اَلثَّيِّبِ أَمْرٌ, وَالْيَتِيمَةُ تُسْتَأْمَرُ ) رَوَاهُ أَبُو دَاوُدَ , وَالنَّسَائِيُّ , وَصَحَّحَهُ اِبْنُ حِبَّانَ

Dari Ibnu Abbas bahwa Nabi Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda:

"Seorang janda lebih berhak menentukan (pilihan) dirinya daripada walinya dan seorang gadis diajak berembuk, dan tanda izinnya adalah diamnya."
Riwayat Imam Muslim.
Dalam lafaz lain disebutkan, "Tidak ada perintah bagi wali terhadap janda, dan anak yatim harus diajak berembuk."
Riwayat Abu Dawud dan Nasa’i.
Hadits shahih menurut Ibnu Hibban.








Video Pembahasan

Panggil Video Lainnya





Video

Panggil Video Lainnya






Soal Pendidikan Agama Islam

Ikuti RisalahMuslim