Kitab Nikah. BAB I : TENTANG NIKAH – Hadits Ke-783

HADITS KE-783

وَعَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رضي الله عنه عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ :
( تُنْكَحُ اَلْمَرْأَةُ لِأَرْبَعٍ :
لِمَالِهَا , وَلِحَسَبِهَا , وَلِجَمَالِهَا , وَلِدِينِهَا , فَاظْفَرْ بِذَاتِ اَلدِّينِ تَرِبَتْ يَدَاكَ ) مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ مَعَ بَقِيَّةِ اَلسَّبْعَةِ

Dari Abu Hurairah Radliyallaahu ‘anhu bahwa Nabi Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda:

“Perempuan itu dinikahi karena empat hal, yaitu:
harta, keturunan, kecantikan, dan agamanya.
Dapatkanlah wanita yang taat beragama, engkau akan berbahagia.”
Muttafaq Alaihi dan Imam Lima.

Istinbath

Hadits tersebut menunjukkan bolehnya menikahi wanita karena orientasi apapun, baik itu yang bersifat duniawi maupun ukhrowi, karena redaksi hadits tersebut merupakan bentuk ikhbar (pemberitahuan) sebagaimana dikatakan oleh Imam Al-Qurtubhi1.
Artinya, keempat faktor itulah yang menjadi motivasi utama dinikahinya wanita.
Jadi, hadits tersebut berbicara realita.
Akan tetapi di situ terdapat sebuah himbauan bagi para pria agar lebih mengutamakan faktor agamanya.
Hadits di atas menjadi panduan bagi para pria dalam memilih calon pendamping hidupnya.
Di mana seorang laki-laki tidak seharusnya menjatuhkan pilihannya dikarenakan faktor duniawi semata, melainkan perlu dipertimbangkan juga faktor komitmen agamanya.
Bahkan itulah yang harus diprioritaskan sebagaimana ditegaskan dalam hadits lain yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, “Janganlah kalian menikahi wanita karena kecantikannya, karena boleh jadi kecantikannya akan mencelakakannya.
Jangan pula karena hartanya, karena boleh jadi hartanya akan menjadikannya melampaui batas.
Akan tetapi, nikahilah mereka karena agamanya.
Sungguh, seorang budak wanita yang telinganya sobek (maksudnya buruk rupa) yang memiliki (komitmen) agama itu yang lebih utama”2

Hadits tersebut juga berisi anjuran agar mencari pasangan yang berasal dari keturunan yang baik.
Namun jika faktor keturunan bertentangan dengan faktor agama, maka yang harus diutamakan adalah faktor agama.
Begitu juga dengan faktor-faktor lainnya, jika bertentangan satu sama lain, maka yang harus didahulukan adalah faktor agamanya.

_____________________

1 Fathul Bari 9/116

2 Tazwij Dzat Ad-Diin (Menikahkan para wanita yang memiliki komitmen agama) 1/597


Bagikan ke FB
Bagikan ke TW

Video Pembahasan

Panggil Video Lainnya

Hadits Shahih

Ayat Alquran

QS. Al Waaqi’ah (Hari Kiamat) – surah 56 ayat 70 [QS. 56:70]

68-70. Pernahkah pula kamu memperhatikan air yang kamu minum tiap hari? Kamukah yang menurunkannya dari awan ataukah Kami yang menurunkan air itu? Ketahuilah, kalau Kami kehendaki niscaya Kami menjadi … 56:70, 56 70, 56-70, Surah Al Waaqi’ah 70, Tafsir surat AlWaaqiah 70, Quran Al Waqiah 70, AlWaqiah 70, Al-Waqi’ah 70, Surah Al Waqiah ayat 70

QS. Al Muddatstsir (Orang yang berkemul) – surah 74 ayat 50 [QS. 74:50]

49-51.Konsekuensi yang akan dialami di akhirat sudah mereka ketahui, maka ayat ini mengecam para pendurhaka tersebut. Lalu mengapa mereka orang-orang kafir, berpaling dari peringatan Allah yakni Al-Qu … 74:50, 74 50, 74-50, Surah Al Muddatstsir 50, Tafsir surat AlMuddatstsir 50, Quran Al-Mudatsir 50, Al-Muddatstsir 50, Al Mudasir 50, Al-Muddassir 50, Surah Al Mudasir ayat 50

Podcast

Hadits & Doa

Soal & Pertanyaan Agama

Pendidikan Agama Islam #21

Bu Nindi mempersiapkan pakaian bayi, karena bu Nindi tidak lama lagi akan melahirkan bayinya, perilaku bu Nindi termasuk meyakini …

Pendidikan Agama Islam #1

Arti fana adalah … selamanya fanatik selalu sementara tidak ada akhir Benar! Kurang tepat! Tuhan memiliki sifat Al Karim, yang

Pendidikan Agama Islam #4

Aurat dari tubuh pria adalah mulai … seluruh tubuh kecuali wajah dan kaki leher sampai perut dari pusar ke lutut

Instagram