Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

Kitab Nikah. BAB I : TENTANG NIKAH – Hadits Ke-782

HADITS KE-782

وَعَنْهُ قَالَ :
( كَانَ رَسُولُ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم يَأْمُرُ بِالْبَاءَةِ , وَيَنْهَى عَنِ التَّبَتُّلِ نَهْيًا شَدِيدًا , وَيَقُولُ :
تَزَوَّجُوا اَلْوَدُودَ اَلْوَلُودَ إِنِّي مُكَاثِرٌ بِكُمُ اَلْأَنْبِيَاءَ يَوْمَ اَلْقِيَامَةِ ) رَوَاهُ أَحْمَدُ , وَصَحَّحَهُ اِبْنُ حِبَّانَ

وَلَهُ شَاهِدٌ :
عِنْدَ أَبِي دَاوُدَ , وَالنَّسَائِيِّ , وَابْنِ حِبَّانَ أَيْضًا مِنْ حَدِيثِ مَعْقِلِ بْنِ يَسَارٍ

Anas Ibnu Malik Radliyallaahu ‘anhu berkata:
Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam memerintahkan kami berkeluarga dan sangat melarang kami membujang.
Beliau bersabda:

“Nikahilah perempuan yang subur dan penyayang, sebab dengan jumlahmu yang banyak aku akan berbangga di hadapan para Nabi pada hari kiamat.” Riwayat Ahmad.
Hadits shahih menurut Ibnu Hibban.

Hadits itu mempunyai saksi menurut riwayat Abu Dawud, Nasa’i dan Ibnu Hibban dari hadits Ma’qil Ibnu Yasar.

Isnad

Dalam sanad hadits Anas di atas terdapat perawi bernama Khalaf bin Khalifah yang reputasinya hanya dikenal sebagai seorang Shaduq (terpercaya) yang memiliki banyak kekeliruan (ikhtilath) di akhir hayatnya, sebagaimana disebutkan dalam Musnad.
Dan hadits tersebut diriwayatkan setelah masa (ikhtilath) itu.
Akan tetapi hadits tersebut memiliki penguat, yaitu hadits dari Ma’qil bin Yasar, yang redaksinya agak berbeda sedikit, “Sesungguhnya aku berbangga dengan banyaknya jumlah kalian di hadapan umat-umat”.
Ibnu Hibban dan Al-Hakim menilai hadits tersebut shahih, dan Adz Dzahabi juga menyepakatinya.

Demikian juga hadits Abdullah bin ‘Amru bin Al-Ash dalam Musnad1 menjadi penguat hadits Anas di atas, sehingga hadits tersebut menjadi kuat dan shahih dalam hal anjuran untuk menikahi wanita yang subur dan penyayang.

Istilah-istilah Asing

Tabattul, yaitu terus membujang dan menyibukkan diri untuk beribadah kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala tanpa menikah.

Al-Wadud (penyayang), berasal dari kata al-Wudd yang berarti cinta dan kasih sayang.
Wanita yang Wadud berarti wanita yang memiliki rasa cinta dan kasih sayang yang sangat besar terhadap suaminya.
Hal itu dapat diketahui dari pergaulannya, pengakuan orang-orang di sekitarnya, kerabatnya, teman-temannya, pendidikannya dan lingkungan tempat ia tumbuh dan dibesarkan.

Al-Walud (subur), artinya banyak anak.
Hal itu dapat diketahui dari kerabat-kerabatnya jika ia masih seorang gadis, atau dari pengalamannya bersama suaminya jika ia seorang janda.

Istinbath

Hadits di atas berisi anjuran untuk menikahi wanita yang subur dan penyayang.
Subur dimaksudkan agar dapat melahirkan anak yang banyak.
Sedangkan penyayang merupakan sifat mulia yang melekat pada diri wanita shalihah.
Hadits tersebut juga menunjukkan keutamaan memiliki anak shaleh yang banyak.
Pada zaman dahulu, masyarakat Arab merasa bangga jika memiliki banyak anak.
Dalam Islam, kebiasaan tersebut didukung dengan anjuran memiliki anak yang banyak dan shaleh sebagaimana dalam hadits lain yang berbunyi, “Jika seseorang mati, maka terputuslah amalnya kecuali tiga perkara“, di antaranya adalah anak shaleh.

_________

1 Musnad Imam Ahmad 2/171-172, redaksinya:
“Nikahilah Ummahat al-Aulaad, sesungguhnya aku berbangga dengan banyaknya jumlah kalian pada hari Kiamat”


Bagikan ke FB
Bagikan ke TW
Bagikan ke WA

Video

Video Pembahasan

Panggil Video Lainnya

Hadits Shahih

Ayat Alquran Pilihan

Apa saja yang kamu nafkahkan pada jalan Allah niscaya akan dibalasi dengan cukup kepadamu & kamu tidak akan dianiaya (dirugikan).
QS. Al-Anfal [8]: 60

Sesungguhnya rumah yang mula-mula dibangun untuk (tempat beribadat) manusia,
ialah Baitullah di Mekah yang diberkahi & menjadi petunjuk bagi semua manusia.
QS. Ali ‘Imran [3]: 96

Jangan persekutukan sesuatu dengan Dia, berbuat baiklah terhadap ibu bapak, dan jangan membunuh anak-anakmu karena takut kemiskinan,
Kami akan memberi rezeki kepadamu & kepada mereka, dan jangan mendekati perbuatan-perbuatan yang keji
QS. Al-An’am [6]: 151

Musa berkata
“Mohonlah pertolongan kepada Allah & bersabarlah, sesungguhnya bumi (ini) kepunyaan Allah,
dipusakakan-Nya kepada siapa yang dihendaki-Nya dari hamba-hamba-Nya.
Dan kesudahan yang baik adalah bagi orang-orang yang bertakwa”
QS. Al-A’raf [7]: 128

Podcast

Doa

Soal & Pertanyaan

Pendidikan Agama Islam #24

Allah Subhanahu Wa Ta`ala Melihat semua apa yang di lakukan oleh hambanya, karena Allah bersifat … Dalam memutuskan suatu perkara, Dinda sangat adil karena Dinda meneladani sifat Allah … Salah satu cara mengagungkan tanda-tanda kebesaran Allah Subhanahu Wa Ta`ala yaitu … dengan … Tata cara membaca Alquran dimulai dengan … Dalam surah Alquran, At-Tin artinya …

Pendidikan Agama Islam #26

Sebab-sebab turunnya ayat Alquran disebut … Nama lain dari surah Al-Insyirah adalah … Jumlah surah-surah dalam Alquran adalah … Pesan utama dari kandungan Alquran adalah … Surah yang terpanjang dalam Alquran adalah …

Pendidikan Agama Islam #22

Karena rajin belajar maka Afit selalu juara dalam setiap perlombaan antar sekolah, pernyataan tersebut merupakan contoh … Takdir yang bisa diubah dinamakan … Salah satu contoh takdir muallaq (bisa diubah) adalah … Matahari berputar mengelilingi sumbunya, termasuk contoh takdir … Yang tidak termasuk cara beriman kepada qada dan qadar Allah adalah …

Kamus

Semit

Siapa itu Semit? Semit (dari bahasa Ibrani Alkitab שם, “Sem”; bahasa Arab: ساميّ‎, Syam, diterjemahkan dengan arti “nama”) adalah suatu istilah yang mula-mula digunaka...

Surga Ma’wa

Apa itu Surga Ma’wa? Surga Ma’wa diciptakan oleh Allah Subhanahu Wa Ta`ala dari zamrud hijau. Kandidat penghuninya, adalah:

Orang-orang yang bertakwa kepada Allah Subhanahu Wa Ta`ala. (QS. An-Na...

Mudhaf Ilaih

Apa itu Mudhaf Ilaih? Mudhaf Ilaih adalah isim nakirah yang ditambahkan/disandarkan/dikaitkan kepada isim setelahnya yang makrifat. Fungsinya adalah untuk menjadikan kata sebelumnya nakirah (masih men...

Husnul Khatimah

Apa itu Husnul Khatimah? Husnul asal katanya adalah “hasan” yang berarti ‘baik’. “Husnul berarti ‘terbaik’. Jadi, makna dari kalimat “husnul khatimah” adalah “mati di saat (dalam ...

rida

Apa itu rida? ri.da (1) rela; suka; senang hati; rida lah patik menjadi istri beliau; (2) perkenan; rahmat; negeri yang aman dan makmur serta mendapat rida Tuhan Yang Maha Esa ۞ Variasi nama: ridho...

islamologi

Apa itu islamologi? is.la.mo.lo.gi ilmu tentang agama Islam dengan seluk-beluknya … •