Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

Kitab Hukuman. BAB II : TENTANG HUKUMAN MENUDUH – Hadits Ke-1009

HADITS KE-1009

عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اَللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ:
( لَمَّا نَزَلَ عُذْرِي, قَامَ رَسُولُ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم عَلَى اَلْمِنْبَرِ, فَذَكَرَ ذَلِكَ وَتَلَا اَلْقُرْآنَ, فَلَمَّا نَزَلَ أَمَرَ بِرَجُلَيْنِ وَاِمْرَأَةٍ فَضُرِبُوا اَلْحَدَّ ) أَخْرَجَهُ أَحْمَدُ وَالْأَرْبَعَةُ

Dari Aisyah RA, dia berkata, “Ketika telah turun ‘udzurku Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam berdiri di atas mimbar lalu menyinggung hal tersebut dan membacakan ayat al-Qur’an.
Tatkala turun (dari mimbar), beliau memberintahkan agar didatangkan dua orang laki-laki dan seorang wanita agar dilakukan hukum hadd (terhadap mereka).” (Dikeluarkan oleh Imam Ahmad, Empat Imam hadits lainnya, serta diisyaratkan juga oleh al-Bukhari)

Kualitas Hadits

Kualitas hadits di atas adalah Hasan .
Hal ini ditegaskan oleh at-Turmudzi yang berkata, “Hasan Gharib, kami tidak mengenalnya selain dari hadits Ibn Ishaq.” Al-Mundziri berkata, “Terkadang Ibn Ishaq menyebutkan sanadnya dan terkadang menyampaikannya secara Irsal (sebagai hadits Mursal).”

Kosa Kata Hadits

Maksud ungkapan:
‘Udzurku’ adalah tatkala turun perihal ‘keterbebasan’ ash-Shiddiqah (‘Aisyah) dari tuduhan berzina terhadapnya dan divonis ‘bebas dari tuduhan itu’ seperti yang disebutkan dalam surat an-Nur, mulai dari firman-Nya, Innalladziina Jaa’uu bil Ifki….

Maksud ungkapan:
‘dua orang laki-laki’ adalah Hassan bin Tsabit al-Anshari dan Misthah bin Utsatsah bin ‘Abbad bin al-Muththalib bin ‘Abdu Manaf bin Qushai, al-Qurasyi al-Muththalibi.
Kedua orang ini terlibat dalam penyebaran ‘kabar burung’ mengenai ‘Aisyah RA

Maksud ungkapan:
‘Seorang wanita’ adalah Hamnah binti Jahsy bin Ri’ab, dari Bani Asad bin Khuzaimah.
Ia adalah saudari kandung dari Zainab binti Jahsy, Ummul Mukminin.
Dia adalah isteri Mush’ab bin ‘Umair yang gugur dalam perang Uhud lalu dinikahi oleh Thalhah bin ‘Ubaidullah

Pelajaran Hadits

1. ‘Qadzf’ adalah menuduh berzina atau melakukan liwath, dan termasuk salah satu dosa besar (Kaba’ir)

2. Aisyah RA binti ash-Shiddiq, Abu Bakar menghadapi fitnah keji.
Ia dituduh telah berbuat mesum (baca:
selingkuh) dengan seorang shahabat, ahli takwa, Shafwan bin al-Mu’aththal. Maka, Allah Subhanahu wa ta’ala pun membebaskannya dari tuduhan keji tersebut sehingga menambah kesucian dan kemuliaannya.
Betapa tidak, yang membebaskannya tidak lain adalah al-Qur’an sendiri (ayat dari surat an-Nur) yang senatiasa dibaca hingga hari Kiamat.

3. Ketika ayat yang membebaskannya turun, nabi ﷺ memberitahukan hal itu kepada kaum Muslimin.
Beliau membaca ayat al-Qur’an itu di atas mimbar, kemudian turun dari situ lalu minta dihadirkan dua orang laki-laki yang melemparkan tuduhan, yaitu Hassan bin Tsabit dan Misthah bin Utsatsah serta seorang wanita bernama Hamnah binti Jahsy.
Beliau ﷺ mengeksekusi hukuman ‘hadd’ kepada mereka karena telah terbukti dengan sangat meyakinkan kebohongan mereka.

4. Hadits di atas menunjukkan berlakunya hukum ‘Qadzf’, hadd-nya dan kewajiban menegakkannya terhadap ‘Qadzif’ dan pendusta.
Hadd Qadzf itu adalah berupa 80 kali cambuk jika pelakunya (Qadzif) seorang yang merdeka sedangkan bila ia seorang budak, maka separuhnya, yaitu 40 kali cambuk.

5. Hadd Qadzf gugur bila terdapat salah satu dari empat hal berikut:

Pertama, Pemberian ma’af dari korban tertuduh (Maqdzuf).
Qadzif tidak dapat dikenai hadd kecuali melalui permintaan menurut ijma’ ulama.

Kedua, Si korban membenarkan apa yang dituduhkan Qadzif
Ketiga, Menghadirkan bukti atas kebenaran ‘Qadzf’
Keempat, Bila seorang suami menuduh isterinya lalu ia melakukan ‘mula’anah.’

6 Qadzf memiliki beberapa hukum:

1. HARAM:
bila berita yang disampaikan bohong
2. WAJIB:
atas seorang (suami) yang melihat isterinya berzina, kemudian melahirkan anak yang memperkuat sangkaannya bahwa ia hasil perzinaan dengan teman zinanya.

3. MUBAH:
bila seorang (suami) melihat isterinya berzina tetapi tidak melahirkan dari perbuatan itu sehingga mengharuskannya untuk menafikan terjadinya hal itu.
Dalam hal ini, ia diberi pilihan antara berpisah dengannya atau menuduhnya.
Namun berpisah dengannya adalah lebih utama daripada menuduhnya sebab lebih menutup ‘aib.
Di samping, karena konsekuensi dari menuduhnya adalah salah satu dari keduanya harus bersumpah di mana salah satunya lagi pastilah seorang pendusta atau pun ia (isterinya) itu mengakui perbuatan itu sehingga ini membongkar aibnya.

(SUMBER:
Tawdhiih al-Ahkaam Min Buluugh al-Maraam karya Syaikh Abdullah bin Abdurrahman al-Bassam, Jld.
V, hal.299-301)


Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA

Video


Load More

Malik bin Dinar

Siapa itu Malik bin Dinar? Malik bin Dinar adalah seorang ulama pada abad ke-2 Hijriyah yang datang ke India untuk menyebarkan agama Islam di wilayah India. Kufah, Irak Sekitar 748 M. Di Thalangara, Distrik Kasaragod, Kerala, India Malik bin Dinar, Beliau pernah berkata: إن البدن … • Malik bin Dinar al-Naji

Syam

Di mana itu Syam? Syām atau Negeri Syam adalah sebuah daerah yang terletak di timur Laut Mediterania, barat Sungai Efrat, utara Gurun Arab dan sebelah selatan Pegunungan Taurus. Negeri Syam merupakan tempat dari agama-agama yaitu Yudaisme, Nasrani, dan Islam. Menurut umat muslim, Negeri Syam dianggap sebagai “Negeri Kebaikan”. Pada saat … • Negeri Syam

Manquul

Apa itu Manquul? Manquul berasal dari bahasa Arab “naqola yanqulu”, yang artinya adalah “pindah”. Maka ilmu yang “manquul” adalah ilmu yang dipindahkan dari guru kepada muridnya. Dalam pelajaran tafsir, “Tafsir manquul” berarti mentafsirkan suatu ayat Al Quran dengan ayat Al Quran yang lainnya, mentafsirkan ayat Al Quran dengan Hadits, atau mentafsirkan ayat Al Qur … •

Hadits Shahih

Ayat Alquran Pilihan

Sesungguhnya orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami & menyombongkan diri terhadapnya,
sekali-kali tidak akan dibukakan bagi mereka pintu-pintu langit & tidak (pula) mereka masuk surga,
sampai unta masuk ke lubang jarum.
QS. Al-A’raf [7]: 40

Jika kamu mempersekutukan (Tuhan),
niscaya akan hapuslah amalmu & tentulah kamu termasuk orang-orang yang merugi.
Karena itu,
maka hendaklah Allah saja kamu sembah & hendaklah kamu termasuk orang-orang yang bersyukur.
QS. Az-Zumar [39]: 65-66

Tuhan yang memiliki kendali seluruh makhluk itu Mahatinggi & keberkahan-Nya terus bertambah.
Dia Mahakuasa atas segala sesuatu.
QS. Al-Mulk [67]: 1

Allah berfirman:
“Turunlah kamu (iblis) dari surga itu,
karena kamu sepatutnya menyombongkan diri di dalamnya,
maka keluarlah,
sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang hina”.
QS. Al-A’raf [7]: 13

Podcast

Doa

Soal & Pertanyaan

Pendidikan Agama Islam #30

Yang diajarkan oleh Rasulullah adalah jika kita melihat kemungkaran untuk mencegahnya pertama kali dengan … بَلِّغُوا عَنِّى وَلَوْ آيَةً Arti dari hadist diatas adalah …Di bawah ini adalah cara untuk menjadikan semangat mengamalkan ilmu dalam kehidupan kecuali …كادَ الفَقْرُ أنْ يَكُوْنَ كُفْرًا Arti dari kalimat di atas adalah …Siapakah ilmuan muslim yang pertama menjadi penemu Al-Jabar?

Pendidikan Agama Islam #19

Berakhirnya seluruh kehidupan di dunia dinamakan … Hari kiamat di jelaskan dalam Alquran, surah … .Tempat berkumpulnya manusia di akhirat di sebut padang … Salah satu hikmah mempercayai datangnya hari akhir, yaitu … … Surah yang menjelaskan bahwa ‘Allah Subhanahu Wa Ta`ala tempat meminta’, yaitu … …

Pendidikan Agama Islam #23

Qada dan qadar termasuk rukun iman yang ke … Al Falaq artinya … Ayat ke 5 dari surah al-Falaq yaitu … … Percaya kepada Allah dan Rasulnya termasuk rukun … Meja, kursi, manusia, hewan dan tumbuhan adalah merupakan salah satu cara mengenal Allah Subhanahu Wa Ta`ala melalui …

Kamus

Isha

Apa itu Isha? Al-Isha Isha adalah memberikan kuasa kepada seseorang untuk melaksanakan sesuatu yang akan dilaksanakan sesudah yang memberikan kuasa meninggal dunia. Dengan kata lain Isha adalah washiat yang berkaitan dengan hal kekuasaan dan tanggung jawab bukan berkaitan dengan harta. Isha pada hakikatnya sama dengan wasiat, hanya saja tidak menyangkut dengan … • Al-Isha

nusyu

Apa itu nusyu? nu.syu perbuatan tidak taat dan membangkang seorang istri terhadap suami yang tidak dibenarkan oleh hukum … •

Qadi

Apa itu Qadi? Qadi atau Khadi adalah seorang hakim yang membuat keputusan berdasarkan syariat Islam. Islam tidak pengenal adanya pemisahan masalah agama maupun yang berkaitan dengan hukum, sehingga Qadi berperan dalam penengakan aturan bagi setiap muslim. Qadi selalunya identik dengan orang yang alim dan mesti m … • Khadi

kopiah

Apa itu kopiah? ko.pi.ah peci; … •

amirulmukminin

Apa itu amirulmukminin? KBBI ami.rul.muk.mi.nin sebutan atau gelar bagi pemimpin umat Islam *** Amirul Mukminin adalah sebuah gelar dalam tradisi awal Islam yang berarti “Pemimpin Orang-Orang Beriman”. Secara umum kaum Sunni berpendapat bahwa semua khalifah di segala zaman dapat menyandang gelar Amirul Mukminin; sementara kalangan S … • Amirul Mukminin, Amirul Mu’minin

Al Hakam

Apa itu Al Hakam? Allah itu Al-Hakam ◀ Allah itu Al-Hakam, maksudnya adalah Allah yang menetapkan hukum. Hukum di dunia dan di akhirat sudah Allah tetapkan. &128161; Sebagaimana Allah telah menetapkan mana yang halal dan haram bagi manusia sebagai petunjuk bagi manusia dalam menjalani kehidupan. Allah Ta’ala akan memutuskan dengan kebijaksanaan-Nya (Al Haka … • Al-Hakam