Kitab Hajji. BAB VI : TENTANG TERLAMBAT DAN TERHALANGNYA HAJI – Hadits Ke-605

HADITS KE-605

وَعَنْ عِكْرِمَةَ, عَنْ اَلْحَجَّاجِ بْنِ عَمْرٍو اَلْأَنْصَارِيِّ رضي الله عنه قَالَ :
قَالَ رَسُولُ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم ( مَنْ كُسِرَ, أَوْ عُرِجَ, فَقَدَ حَلَّ وَعَلَيْهِ اَلْحَجُّ مِنْ قَابِلٍ قَالَ عِكْرِمَةُ.
فَسَأَلْتُ اِبْنَ عَبَّاسٍ وَأَبَا هُرَيْرَةَ عَنْ ذَلِكَ?
فَقَالَا:
صَدَقَ ) رَوَاهُ اَلْخَمْسَةُ, وَحَسَّنَهُ اَلتِّرْمِذِيُّ

Dari Ikrimah, dari al-Hajjaj Ibnu Amar al-Anshory Radliyallaahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda:

"Barangsiapa patah kakinya atau pincang, maka ia boleh tahallul dan ia wajib haji tahun mendatang."
Ikrimah berkata:
Aku bertanya kepada Ibnu Abbas dan Abu Hurairah tentang hadits tersebut.
Mereka menjawab:
Benar.
Riwayat Imam Lima.
Hadits hasan menurut Tirmidzi.








Video Pembahasan






Podcast

Video

Panggil Video Lainnya
Iklan


Ikuti RisalahMuslim
               



Ikuti RisalahMuslim