Kitab Hajji. BAB VI : TENTANG TERLAMBAT DAN TERHALANGNYA HAJI – Hadits Ke-604

HADITS KE-604

وَعَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اَللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ:
( دَخَلَ اَلنَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم عَلَى ضُبَاعَةَ بِنْتِ اَلزُّبَيْرِ بْنِ عَبْدِ اَلْمُطَّلِبِ رَضِيَ اَللَّهُ عَنْهَا, فَقَالَتْ:
يَا رَسُولَ اَللَّهِ! إِنِّي أُرِيدُ اَلْحَجَّ, وَأَنَا شَاكِيَةٌ، فَقَالَ اَلنَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم حُجِّي وَاشْتَرِطِي:
أَنَّ مَحَلِّي حَيْثُ حَبَسْتَنِي ) مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ

Aisyah Radliyallaahu ‘anhu berkata:
Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam masuk ke rumah Dluba’ah bintu al-Zubair Ibnu Abdul Mutthalib, lalu berkata:
Wahai Rasulullah, sesungguhnya aku ingin menunaikan haji, namun aku sakit.
Nabi Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda:

"Berhajilah dan tetapkanlah syarat bahwa tempat tahallulku ialah dimana aku terhalang."
Muttafaq Alaihi.








Video Pembahasan






Podcast

Video

Panggil Video Lainnya
Iklan


Ikuti RisalahMuslim
               



Ikuti RisalahMuslim