Kitab Hajji. BAB I : TENTANG KEUTAMAAN DAN YANG BERKEWAJIBAN HAJJI – Hadits Ke-547

HADITS KE-547

وَعَنْهُ قَالَ:
خَطَبَنَا رَسُولُ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم فَقَالَ:
( إِنَّ اَللَّهَ كَتَبَ عَلَيْكُمُ اَلْحَجَّ فَقَامَ اَلْأَقْرَعُ بْنُ حَابِسٍ فَقَالَ:
أَفِي كَلِّ عَامٍ يَا رَسُولَ اَللَّهِ?
قَالَ:
لَوْ قُلْتُهَا لَوَجَبَتْ, اَلْحَجُّ مَرَّةٌ, فَمَا زَادَ فَهُوَ تَطَوُّعٌ ) رَوَاهُ اَلْخَمْسَةُ, غَيْرَ اَلتِّرْمِذِيِّ

وَأَصْلُهُ فِي مُسْلِمٍ مِنْ حَدِيثِ أَبِي هُرَيْرَةَ رضي الله عنه

Ibnu Abbas Radliyallaahu ‘anhu berkata:
Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam berkhutbah di hadapan kami seraya bersabda:

"Sesungguhnya Allah telah mewajibkan haji atasmu."
Maka berdirilah al-Aqra’ Ibnu Habis dan bertanya:
Apakah dalam setiap tahun, wahai Rasulullah?
Beliau bersabda:

"Jika aku mengatakannya, ia menjadi wajib.
Haji itu sekali dan selebihnya adalah sunat."
Riwayat Imam Lima selain Tirmidzi.

Asalnya dari riwayat Muslim dari hadits Abu Hurairah.








Video Pembahasan

Panggil Video Lainnya





Podcast

Video

Panggil Video Lainnya
Iklan


Ikuti RisalahMuslim
               



Copied!

Masukan & saran kirim ke email:
[email protected]

Made with in Yogyakarta