Kitab Hajji. BAB I : TENTANG KEUTAMAAN DAN YANG BERKEWAJIBAN HAJJI – Hadits Ke-539

HADITS KE-539

وَعَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اَللَّهِ رَضِيَ اَللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ:
( أَتَى اَلنَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم أَعْرَابِيٌّ.
فَقَالَ:
يَا رَسُولَ اَللَّهِ! أَخْبِرْنِي عَنْ اَلْعُمْرَةِ, أَوَاجِبَةٌ هِيَ?
فَقَالَ:
لَا وَأَنْ تَعْتَمِرَ خَيْرٌ لَكَ ) رَوَاهُ أَحْمَدُ, وَاَلتِّرْمِذِيُّ, وَالرَّاجِحُ وَقْفُهُ.
وَأَخْرَجَهُ اِبْنُ عَدِيٍّ مِنْ وَجْهٍ آخَرَ ضَعِيفٍ عَنْ جَابِرٍ مَرْفُوعًا:
( اَلْحَجُّ وَالْعُمْرَةُ فَرِيضَتَانِ )

Dari Jabir Ibnu Abdullah Radliyallaahu ‘anhu bahwa ada seorang Arab Badui datang kepada Nabi Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam lalu berkata:
Wahai Rasulullah, beritahukanlah aku tentang umrah, apakah ia wajib?
Beliau bersabda:

"Tidak, namun jika engkau berumrah, itu lebih baik bagimu."
Riwayat Ahmad dan Tirmidzi.
Menurut pendapat yang kuat hadits ini mauquf.
Ibnu Adiy mengeluarkan hadits dari jalan lain yang lemah, dari Jabir Radliyallaahu ‘anhu berupa hadits marfu’:
Haji dan umrah adalah wajib.








Video Pembahasan


Panggil Video Lainnya





Podcast

Video

Panggil Video Lainnya
Iklan


Ikuti RisalahMuslim
               



Ikuti RisalahMuslim