HR. Bukhari: 1424 – Tentang Keutamaan Haji

Keutamaan haji?

Hadits Sahih Riwayat al-Bukhari: 1424

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: سَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ:

مَنْ حَجَّ لِلَّهِ فَلَمْ يَرْفُثْ وَلَمْ يَفْسُقْ رَجَعَ كَيَوْمِ وَلَدَتْهُ أُمُّهُ.

 

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, dia berkata: Aku mendengar Nabi ﷺ bersabda:

Barang siapa yang melaksanakan haji lalu dia tidak berkata kotor dan tidak berbuat fasik, maka dia kembali seperti hari saat dilahirkan oleh ibunya.

 

Pesan hadits yang disampaikan:

1. Keutamaan ibadah haji yang dikerjakan dengan baik.

2. Larangan berbicara kotor dan berbuat fasik ketika sedang menunaikan ibadah haji







Video Pembahasan

Panggil Video Lainnya





Video

Panggil Video Lainnya
Iklan


Ikuti RisalahMuslim
               




Masukan & saran kirim ke email:
[email protected]

Made with in Yogyakarta