Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

Yakjuj dan Makjuj

Kategori: Tokoh

Ya’juj dan Ma’juj ( يأجوج ومأجوج Yaʾjūj wa-Maʾjūj; Ibrani: גוג ומגוג; Ibrani: Gog dan Magog) adalah dua suku yang akan muncul pada akhir zaman.
Mereka dikisahkan memiliki kekuatan sebagai perusak dan penghancur kehidupan di muka bumi, dan mereka akan berperang melawan Nabi Isa beserta pasukannya di bukit Thursina.
Kemunculan suku ini merupakan salah satu tanda besar kiamat menurut keyakinan umat Muslim.
Kisah tentang kaum ini terdapat dalam ajaran agama Yahudi, dan Kitab Kejadian umat Kristen.
Ya’juj dan Ma’juj juga muncul dalam banyak mitologi dan cerita rakyat di banyak negara, di antaranya adalah legenda rakyat Britania Raya dan Irlandia.


Etimologi

Ya’juj dan Ma’juj berasal dari bahasa Arab.
Ya’juj yang berakar kata
“ujaaj”
(أُجَاجٌ) yang berarti mengering kemudian mengeras, dan satu lagi dari kata
“al ajj”
(الْأَجُّ) yang artinya ketika musuh datang dengan cepat sekali, sedangkan Ma`juj berasal dari kata
“maaja”
(مَاجَ) yang berarti goncang.
Sedangkan menurut Abu Hatim, ma’juj berasal dari maaja, yaitu kekacauan.
ma’juj berasal dari mu’juj, yaitu malaja.
Namun, menurut pendapat yang sahih, Ya’juj dan Ma’juj bukan isim musytaq, melainkan isim ‘Ajam dan Laqab (julukan).
Setiap dari akar kata ini memiliki kesesuaian dengan sifat kaum Ya`juj dan Ma`juj tersebut.

Menurut para ulama, jadi Ya’juj dan Ma’juj memiliki arti mengering dan mengeras secara natural dan ketika mereka datang dengan cepat serta tergesa-gesa, membuat keadaan goncang kemudian tidak ada orang yang sanggup menghadapi mereka, maka harus lari dari mereka.

Sifat mereka dikatakan sangat keras, kasar, biadab, sombong, gigih, senang berperang, merampok, membunuh, merusak, memperkosa korbannya dan mereka tidak menyukai umat (bangsa) selain mereka sendiri.
Kesombongan mereka digambarkan dalam sebuah hadits Nabi Muhammad, ketika mereka telah berhasil membunuh seluruh penduduk bumi, maka mereka melemparkan anak panah dan tombak keatas awan, kemudian mereka beranggapan bahwa mereka telah berhasil membunuh penduduk langit (para malaikat), karena anak panah dan tombak mereka kembali dengan berlumuran darah.

Genealogi

Ibnu Katsir menerangkan bahwa mereka adalah dari keturunan Adam dari keturunan Nuh, dari anak keturunan Yafits yakni nenek moyang bangsa Turki yang diisolir oleh tembok/benteng tinggi yang dibangun oleh Dzul Qarnain.

Magogh bin Yafet bin Nuh bin Lamik (Lamaka) bin Metusyalih bin Idris bin Yarid bin Mahlail bin Qianan bin Anusy bin Syits bin Adam.

Populasi

Ya’juj dan Ma’juj adalah dua bangsa yang sangat besar jumlahnya, perbandingannya adalah 1: 999, antara manusia umumnya dengan Ya’juj dan Ma’juj.
Mereka disebutkan sebagai mayoritas penghuni neraka, dan kedua suku ini disebutkan telah ada dekat pada masa Nabi Musa berdakwah.

Abdullah bin ‘Amr berkata bahwa salah seorang dari mereka tidak akan mati kecuali ia telah memiliki keturunan sejumlah seribu atau lebih.


Wujud

Walaupun mereka dari jenis manusia, namun mereka memiliki sifat khas yang berbeda dari manusia pada umumnya.
Ciri utama mereka adalah perusak dan jumlah mereka yang sangat besar, sehingga ketika mereka turun dari gunung seakan-akan seperti air bah yang mengalir, tidak pandai berbicara dan tidak fasih, bermata kecil (sipit), berhidung kecil, lebar mukanya, merah warna kulitnya seakan-akan wajahnya seperti perisai dan sifat-sifat lain.
Lokasi
Dalam Surah Al-Kahf bahwa Raja Dzul Qarnain, dalam sebuah perjalanannya sampai disuatu tempat di antara dua gunung.
Dia menemukan suatu kaum yang tidak dikenali bahasanya.
Kaum itu mengadukan kepadanya bahwa ada bahaya mengancam mereka yaitu dari Ya’juj dan Ma’juj dan mereka meminta untuk membangun tembok yang dapat melindungi mereka dari kejahatan Ya’juj dan Ma’juj.
Kemudian Dzul Qarnain memenuhi permintaan mereka.

Menurut Al-Qur’an Ya’juj dan Ma’juj diisolasi di antara dua gunung oleh pasukan Dzul Qarnain beserta kaum yang terpencil yang meminta bantuan kepadanya.
Mereka meminta Dzul Qarnain untuk membuat dinding pembatas, agar kedua suku tersebut tidak keluar dan membuat kekacauan kembali, namun pada akhirnya mereka akan berhasil keluar dari dinding pembatas itu.

Asia Barat

Menurut Asy-Syaikh Abdurrahman As-Sa’di, Ya’juj Ma’juj berada di belakang pegunungan Qoqaz (Kaukasus).
Memang ada yang berpendapat bahwa pegunungan inilah yang merupakan
“benteng”
dimaksud.
Deretan pegunungan ini memanjang tanpa celah dari laut Hitam hingga laut Kaspia sepanjang lebih dari 1.200 km.
Kecuali pada bagian kecil dan sempit yang disebut celah Darial (terletak di negara Georgia) sepanjang kurang lebih 100 meter.
Pada bagian celah itulah diduga penghalang dari Ya`juj dan Ma`juj itu dibangun.

Ada juga yang menyatakan, keberadaan tembok tersebut telah tenggelam dan sampai saat ini berada di Azerbaijan dan Armenia, tepatnya di pegunungan yang sangat dan tinggi serta keras.
Ia berdiri tegak seolah-olah diapit oleh dua buah tembok yang sangat tinggi.
Tempat itu tercantum pada peta-peta Islam ataupun Rusia, terletak di Republik Georgia.

Asia Tengah

Menurut Al-Lajnah Ad-Da`imah, mereka tinggal di benua Asia bagian utara Cina.
Sedangkan menurut Syaikh bin Baz berkata mengenai lokasi, dia menjawab mereka ada di arah timur dan mereka adalah Bangsa At-Turk (Mongol) adalah termasuk kedalam bangsa itu juga.

Abdullah Yusuf Ali dalam tafsir
“The Holy Qur’an”
menuliskan bahwa di distrik Hissar, Uzbekistan, 240 km di sebelah tenggara Bukhara, ada celah sempit di antara gunung-gunung batu.
Letaknya di jalur utama antara Turkestan ke India dengan kordinat 38oN dan 67oE.
Tempat itu kini bernama
“Buzghol-Khana”
dalam bahasa Turki, orang Arabnya menyebutnya dengan nama
“Bab al Hadid”, sedangkan Persia menyebutnya
“Dar-i-Ahani”, dan Cina menamakannya
“Tie-Men-Kuan”
yang semuanya memiliki arti
“Pintu Gerbang Besi”.

Hiouen Tsiang, seorang pengembara Cina pernah melewati pintu berlapis besi itu dalam perjalanannya ke India pada abad ke-7. Tidak jauh dari sana ada sebuah danau yang dinamakan Iskandarkul.
Sallam salah seorang staff peneliti dari kekhalifahan Abassiah yang dipimpin oleh al-Watsiq Billah dan Ibnu Bathuthah menyatakan hal yang sama bahwa lokasi ini diberada di Asia Tengah.

Pada tahun 842 Kekhalifahan Abbasiyah, al-Watsiq Billah, bermimpi bahwa dinding pembatas yang mengurung kedua suku itu hancur, karena mimpi itulah ia mengutus sebuah tim ekspedisi yang dipimpin oleh Sallam salah seorang staff peneliti ke gerbang besi tadi, untuk mengetahui keadaan dinding itu dan lokasinya.
Al-Watsiq menginstruksikan kepada Sallam untuk mencari tahu tentang tembok itu.
Saat itu Sallam ditemani 50 orang.
Penelitian tersebut memakan biaya besar.
Disebutkan dalam Nuzhat al-Musytaq, buku geografi, karya al-Idrisi, Al-Watsiq mengeluarkan biaya 5000 dinar untuk penelitian ini.

Mereka masih mendapati gerbang di antara gunung selebar 137 meter dengan kolom besar di kiri kanan terbuat dari balok-balok besi yang dicor dengan cairan tembaga, tempat bergantung daun pintu raksasa.
Kisah lain menyebutkan Sallam melihat pegunungan yang terpisah oleh lembah.
Luas lembah sekitar 150 meter dan lembah ini ditutup tembok berpintu besi sekitar 50 meter.
Al-Idrisi juga menceritakan bahwa menurut cerita Sallam penduduk di sekitar pegunungan biasanya memukul kunci pintu besi 3 kali dalam sehari.
Setelah itu mereka menempelkan telinganya ke pintu untuk mendengarkan reaksi dari dalam pintu.
Ternyata, mereka mendengar gema teriakan dari dalam.
Hal itu menunjukkan bahwa di dalam pintu betul-betul ada makhluk jenis manusia yang konon Ya’juj dan Ma’juj itu.

Ya’juj dan Ma’juj sering mengganggu, menyerbu, membunuh, suku-suku lain.
Mereka pembuat onar dan sering menghancurkan suatu daerah.
Masyarakat mengadukan kelakuan suku Ya’juj dan Ma’juj kepada Dzul Qarnain.
Dzul Qarnain kemudian menggiring (mengusir) mereka ke sebuah pegunungan, lalu menutupnya dengan tembok dan pintu besi.
Menjelang kiamat nanti, pintu gerbang itu akan berhasil dijebol oleh mereka, kemudian mereka keluar dan membuat onar dunia, sampai mereka bertemu dengan Nabi Isa al-Masih dan umatnya.

Dalam bukunya al-Syarif al-Idrisi juga menuturkan bahwa Sallam pernah bertanya kepada penduduk sekitar pegunungan, apakah ada yang pernah melihat Ya’juj dan Ma’juj.
Mereka mengaku pernah melihat gerombolan orang di atas tembok penutup.
Lalu angin badai bertiup melemparkan mereka.
Penduduk di situ melihat tubuh mereka sangat kecil.
Setelah itu, Sallam pulang melalui Taraz (Kazakhtan), kemudian Samarkand (Uzbekistan), lalu kota Ray (Iran), dan kembali ke istana al-Watsiq di Surra Man Ra’a, Iraq.
Ia kemudian menceritakan dengan detail hasil penelitiannya kepada Khalifah.
Pada Perang Dunia II, konon Winston Churchill, pemimpin Inggris, melihat gerbang besi itu.

Ibnu Bathuthah menuturkan dalam Kitab Rahlat Ibnu Bathuthah pegunungan Ya’juj dan Ma’juj berada sekitar perjalanan 6 hari dari Cina.
Penuturan ini tidak bertentangan dengan al-Syarif al-Idrisi.
Soalnya di sebelah Barat Laut China adalah daerah-daerah Rusia.
۞ Variasi nama:
Yakjuj, Makjuj, Ya’juj dan Ma’juj, Yajuj & Majuj, Yakjuj dan Makjuj, Ya'juj dan Ma'juj
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA

Video


Load More

Al Mutakabbir

Apa itu Al Mutakabbir? Allah itu Al-Mutakabbir ◀ Allah itu adalah pemilik dari segala keagungan, sehingga Dia disebut juga dengan Al-Mutakabbir. Segala kebesaran, kekuasaan dan segala keagungan yang ada di alam semesta ini adalah hanyalah milik Allah semata. &128161; Keagungan dari para pemimpin terbaik di dunia ini tidak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan ke … • Al-Mutakabbir, Al-Mutakabir

Hari Arafah

Apa itu Hari Arafah? Hari Arafah adalah hari ke-9 dalam bulan Zulhijah dan merupakan hari ke-2 dalam ritual ibadah haji. Hari Arafah merupakan hari yang istimewa karena pada hari itu Allah Subhanahu Wa Ta`ala membanggakan hamba-Nya yang berkumpul di Arafah kepada para malaikat. Arafah merupakan nama sebuah gunung, tempat di mana Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam m … • hari ‘Arafah, Arafah

tablig

Apa itu tablig? tab.lig penyiaran ajaran agama Islam; penyampaian … •

Hadits Shahih

Ayat Alquran Pilihan

Kategori: Tokoh

Berzikirlah selalu kepada Tuhanmu.
Lakukanlah salat subuh di pagi hari & zuhur serta asar di siang hari.
Di waktu malam,
lakukanlah salat magrib & isya.
Dan isilah pula waktu malam yang panjang itu untuk bertahajud.
QS. Al-Insan [76]: 25

۞ Variasi nama:
Yakjuj, Makjuj, Ya’juj dan Ma’juj, Yajuj & Majuj, Yakjuj dan Makjuj, Ya'juj dan Ma'juj
Kategori: Tokoh

Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah malam,
siang,
matahari & bulan.
Janganlah sembah matahari maupun bulan,
tapi sembahlah Allah Yang menciptakannya,
Jika Ialah yang kamu hendak sembah.
QS. Fussilat [41]: 37

۞ Variasi nama:
Yakjuj, Makjuj, Ya’juj dan Ma’juj, Yajuj & Majuj, Yakjuj dan Makjuj, Ya'juj dan Ma'juj
Kategori: Tokoh

Katakanlah:
“Siapakan yang memberi rezeki kepadamu dari langit & dari bumi?”
Katakanlah:
“Allah”.
QS. Saba’ [34]: 24

۞ Variasi nama:
Yakjuj, Makjuj, Ya’juj dan Ma’juj, Yajuj & Majuj, Yakjuj dan Makjuj, Ya'juj dan Ma'juj
Kategori: Tokoh
[ DOA MEMOHON AMPUNAN BAGI KEDUA ORANG TUA & KAUM MUKMININ ] …
Ya rabb kami,
ampunilah aku & kedua Ibu Bapakku & semua orang yang beriman pada hari diadakannya perhitungan (hari kiamat).
QS. Ibrahim [14]: 41

۞ Variasi nama:
Yakjuj, Makjuj, Ya’juj dan Ma’juj, Yajuj & Majuj, Yakjuj dan Makjuj, Ya'juj dan Ma'juj

Podcast

Doa

Soal & Pertanyaan

Pendidikan Agama Islam #6

Sifat dasar hukum Alquran adalah keseimbangan dalam hal aspek material dan psikologis, yang disebut sebagai … Alquran dimulai dengan surah Al Fatihah (pembukaan) dan berakhir dengan surah … Alquran adalah panduan dan pedoman manusia bagi mereka yang beriman. Ini dikonfirmasikan oleh Allah dalam surah … Alquran bertindak sebagai Hudan, yang artinya adalah … Dalam Surah Al-Baqarah ayat 2, Allah berfirman bahwa Alquran adalah pedoman untuk orang …

Pendidikan Agama Islam #5

Berikut ini, yang tidak mengandung moral terpuji, adalah … Orang yang jujur akan senantiasa mengatakan … Lawan kata dari jujur ??adalah … Orang yang suka berbohong adalah orang … Bekerja tepat waktu adalah salah satu ciri orang yang …

Pendidikan Agama Islam #20

Berikut adalah contoh bahwa Allah Subhanahu Wa Ta`ala Maha Mendahulukan. Zakat menurut bahasa زكة , yang bermakna …Yang termasuk mustahiq (orang berhak menerima zakat) berikut yaitu … Setelah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam wafat maka diganti oleh sahabat sebagai pemimpin ummat disebut … Jasa khalifah Umar bin Khatab yang sampai saat ini masih dipergunakan, yaitu …

Kamus

salat Marid

Apa itu salat Marid? salat yang dikerjakan oleh orang sakit … •

An-Najm

Apa itu An-Najm? SuraH An-Najm adalah surah ke-53 dalam Alquran. Surah ini terdiri atas 62 ayat, termasuk golongan surah-surah Makkiyah dan diturunkan sesudah surah Al-Ikhlas. Nama An Najm yang berarti bintang, diambil dari perkataan An Najm yang terdapat pada ayat pertama surat ini. Nomor Surah

Mungkar

Apa itu Mungkar? mung.kar durhaka ; semua perbuatan yang Mungkar , harus dijauhi … •

Ulama

Apa itu Ulama? ula.ma orang yang ahli dalam hal atau dalam pengetahuan agama Islam; ia seorang ulama besar pada zaman kebangkitan Islam ─────────── alim ulama orang-orang pandai dalam pengetahuan agama Islam ─────────── Ulama adalah pemuka agama atau pemimpin agama yang bertugas untuk mengayomi, membina dan … • alim ulama

Abu Dzar Al-Ghifari

Siapa itu Abu Dzar Al-Ghifari? Jundub bin Junadah bin Sakan atau lebih dikenal dengan nama Abu Dzar al-Ghifari atau Abizar al-Ghifari adalah sahabat Nabi Muhammad. Biografi Abu Dzar berasal dari suku Ghifar . Ia memeluk Islam dengan sukarela. Ia salah seorang sahabat yang terdahulu dalam meme … • Abu Dharr al-Ghaffari, Abu Dzar, Abu Żar, Abu Zar, Abu Zar Al-Ghifari, Abu dzar al-Gifari

Juwairiyah binti al-Harits

Siapa itu Juwairiyah binti al-Harits? Juwairiyah binti al-Harits al-Mushthaliqiyyah al-Khuza’iyyah atau lebih dikenal dengan Juwairiyah binti al-Harits adalah istri dari Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam, dan termasuk dari Ibu Para Mukminin. Ayahnya: adalah seora … • Juwayriya bint al-Harith, Juwairiyah