Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

Umar bin Khattab

Kategori: Sahabat Nabi

Umar bin Khattab (عمر بن الخطاب‎; sekitar 584 – 3 November 644) adalah khalifah kedua yang berkuasa pada tahun 634 sampai 644. Dia juga digolongkan sebagai salah satu Khulafaur Rasyidin.

‘Umar merupakan salah satu sahabat utama Nabi Muhammad dan juga merupakan ayah dari Hafshah, istri Nabi Muhammad.

Dalam sudut pandang Sunni, ‘Umar termasuk salah satu pemimpin yang hebat dan suri teladan dalam masalah keislaman dan beberapa hadits menyebutkan dirinya sebagai sahabat Nabi paling utama setelah Abu Bakar.

‘Umar memiliki julukan yang diberikan oleh Nabi Muhammad yaitu Al-Faruq yang berarti orang yang bisa memisahkan antara kebenaran dan kebatilan.
Namun di sisi lain, ‘Umar cenderung dipandang negatif dalam perspektif Syi’ah.

Pada masa kepemimpinannya, kekhalifahan menjadi salah satu kekuatan besar baru di wilayah Timur Tengah.

Selain menaklukan Kekaisaran Sasaniyah yang sudah melemah hanya dalam kurun waktu dua tahun (642–644), ‘Umar berhasil mengambil alih kepemimpinan dua pertiga wilayah Kekaisaran Romawi Timur.
Perluasan wilayah ini juga diikuti berbagai pembaharuan.

Dalam bidang pemerintahan dan politik, departemen khusus dibentuk sebagai tempat masyarakat dapat mengadu mengenai para pejabat dan negara.
Pembentukan Baitul Mal menjadi salah satu pembaharuan ‘Umar dalam bidang ekonomi.
Segala capaiannya menjadikan ‘Umar sebagai salah satu khalifah paling berpengaruh sepanjang sejarah.

Biografi
Sebelum memeluk Islam, Umar adalah orang yang sangat disegani dan dihormati oleh penduduk Mekkah.
Umar juga dikenal sebagai seorang peminum berat, beberapa catatan mengatakan bahwa pada saat sebelum memeluk Islam (Jahiliyyah = masa kekosongan Nabi), Umar suka meminum anggur.

Setelah menjadi seorang Muslim, ia tidak menyentuh alkohol sama sekali, meskipun belum diturunkan larangan meminum khamar (yang memabukkan) secara tegas.
Memeluk Islam
Ketika Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam menyebarkan Islam secara terbuka di Mekkah, Umar bereaksi sangat antipati terhadapnya, beberapa catatan mengatakan bahwa kaum Muslim saat itu mengakui bahwa Umar adalah lawan yang paling mereka perhitungkan, hal ini dikarenakan Umar yang memang sudah mempunyai reputasi yang sangat baik sebagai ahli strategi perang dan seorang prajurit yang sangat tangguh pada setiap peperangan yang ia lalui.

Umar juga dicatat sebagai orang yang paling banyak dan paling sering menggunakan kekuatannya untuk menyiksa pengikut Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam.
Pada puncak kebenciannya terhadap ajaran Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam, Umar memutuskan untuk mencoba membunuh Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam, namun saat dalam perjalanannya ia bertemu dengan salah seorang pengikut Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam bernama Nu’aim bin Abdullah yang kemudian memberinya kabar bahwa saudara perempuan Umar telah memeluk Islam, ajaran yang dibawa oleh Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam yang ingin dibunuhnya saat itu.

Karena berita itu, Umar terkejut dan pulang ke rumahnya dengan dengan maksud untuk menghukum adiknya, diriwayatkan bahwa Umar menjumpai saudarinya itu sedang membaca Al Qur’an surat Thoha ayat 1-8, ia semakin marah akan hal tersebut dan memukul saudarinya.

Ketika melihat saudarinya berdarah oleh pukulannya ia menjadi iba, dan kemudian meminta agar bacaan tersebut dapat ia lihat, diriwayatkan Umar menjadi terguncang oleh apa yang ia baca tersebut, beberapa waktu setelah kejadian itu Umar menyatakan memeluk Islam, tentu saja hal yang selama ini selalu membelanyani membuat hampir seisi Mekkah terkejut karena seseorang yang terkenal paling keras menentang dan paling kejam dalam menyiksa para pengikut Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam kemudian memeluk ajaran yang sangat dibencinya tersebut, akibatnya Umar dikucilkan dari pergaulan Mekkah dan ia menjadi kurang atau tidak dihormati lagi oleh para petinggi Quraisy yang selama ini diketahui selalu membelanya.
Kehidupan di Madinah
Pada tahun 622 M, Umar ikut bersama Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan pemeluk Islam lain berhijrah (migrasi) ke Yatsrib sekarang Madinah.
Ia juga terlibat pada perang Badar, Uhud, Khaybar serta penyerangan ke Syria.

Ia dianggap sebagai seorang yang paling disegani oleh kaum Muslim pada masa itu karena selain reputasinya yang memang terkenal sejak masa pra-Islam, juga karena ia dikenal sebagai orang terdepan yang selalu membela Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan ajaran Islam pada setiap kesempatan yang ada bahkan ia tanpa ragu menentang kawan-kawan lamanya yang dulu bersama dia ikut menyiksa para pengikut Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam.
Wafatnya Nabi Muhammad
Pada saat kabar wafatnya Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam pada 8 Juni 632 M (12 Rabiul Awal, 10 Hijriah) suasana sedih dan haru menyelimuti kota Madinah, sambil berdiri termenung Umar dikabarkan sebagai salah seorang yang paling terguncang atas peristiwa itu, ia menghambat siapapun memandikan atau menyiapkan jasadnya untuk pemakaman.

Akibat syok yang ia terima, Umar berkata:
“Sesungguhnya beberapa orang munafik menganggap bahwa Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah wafat. Sesungguhnya dia tidak wafat, tetapi pergi ke hadapan Tuhannya, seperti dilakukan Musa bin Imran yang pergi dari kaumnya. Demi Allah dia benar-benar akan kembali. Barang siapa yang beranggapan bahwa dia wafat, kaki dan tangannya akan kupotong.”

Abu Bakar yang mendengar kabar bergegas kembali dari Madinah, ia menjumpai Umar sedang menahan Muslim yang lain dan lantas mengatakan,
“Saudara-saudara! Barang siapa mau menyembah Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam, Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam sudah meninggal dunia.
Tetapi barang siapa mau menyembah Allah, Allah hidup selalu tak pernah mati!”
Abu Bakar ash-Shiddiq

Abu Bakar mengingatkan kepada para pemeluk Islam yang sedang terguncang, termasuk Umar saat itu, bahwa Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam, seperti halnya mereka, adalah seorang manusia biasa, Abu Bakar kemudian membacakan ayat dari Al Qur’an dan mencoba untuk mengingatkan mereka kembali kepada ajaran yang diajarkan Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam yaitu kefanaan makhluk yang diciptakan.

Setelah peristiwa itu, Umar sadar kesalahannya dan membiarkan persiapan penguburan dilaksanakan.
Masa kekhalifahan Abu Bakar
Pada masa Abu Bakar menjabat sebagai khalifah, Umar merupakan salah satu penasihat kepalanya.
Setelah meninggalnya Abu Bakar pada tahun 634, Umar ditunjuk untuk menggantikan Abu Bakar sebagai khalifah kedua dalam sejarah Islam.
Menjadi khalifah
Selama pemerintahan Umar, kekuasaan Islam tumbuh dengan sangat pesat.
Islam mengambil alih Mesopotamia dan sebagian Persia dari tangan dinasti Sassanid dari Persia (yang mengakhiri masa kekaisaran sassanid) serta mengambil alih Mesir, Palestina, Syria, Afrika Utara dan Armenia dari kekaisaran Romawi (Byzantium).
Saat itu ada dua negara adi daya yaitu Persia dan Romawi.
Namun keduanya telah ditaklukkan oleh kekhalifahan Islam dibawah pimpinan Umar.

Sejarah mencatat banyak pertempuran besar yang menjadi awal penaklukan ini.
Pada pertempuran Yarmuk, yang terjadi di dekat Damaskus pada tahun 636, 20 ribu pasukan Islam mengalahkan pasukan Romawi yang mencapai 70 ribu dan mengakhiri kekuasaan Romawi di Asia Kecil bagian selatan.

Pasukan Islam lainnya dalam jumlah kecil mendapatkan kemenangan atas pasukan Persia dalam jumlah yang lebih besar pada pertempuran Qadisiyyah (th 636), di dekat sungai Eufrat.
Pada pertempuran itu, jenderal pasukan Islam yakni Sa`ad bin Abi Waqqas mengalahkan pasukan Sassanid dan berhasil membunuh jenderal Persia yang terkenal, Rustam Farrukhzad.

Pada tahun 637, setelah pengepungan yang lama terhadap Yerusalem, pasukan Islam akhirnya mengambil alih kota tersebut.

Umar diberikan kunci untuk memasuki kota oleh pendeta Sophronius dan diundang untuk salat di dalam gereja (Church of the Holy Sepulchre).
Umar memilih untuk salat di tempat lain agar tidak membahayakan gereja tersebut.
55 tahun kemudian, Masjid Umar didirikan di tempat ia salat.
Umar melakukan banyak reformasi secara administratif dan mengontrol dari dekat kebijakan publik, termasuk membangun sistem administrasi untuk daerah yang baru ditaklukkan.
Ia juga memerintahkan diselenggarakannya sensus di seluruh wilayah kekuasaan Islam.

Tahun 638, ia memerintahkan untuk memperluas dan merenovasi Masjidil Haram di Mekkah dan Masjid Nabawi di Medinah.
Ia juga memulai proses kodifikasi hukum Islam.

Umar dikenal dari gaya hidupnya yang sederhana, alih-alih mengadopsi gaya hidup dan penampilan para penguasa di zaman itu, ia tetap hidup sangat sederhana.
Pada sekitar tahun ke 17 Hijriah, tahun ke-empat kekhalifahannya, Umar mengeluarkan keputusan bahwa penanggalan Islam hendaknya mulai dihitung saat peristiwa hijrah.

Wafat
Umar bin Khattab dibunuh oleh Abu Lukluk (Fairuz), seorang budak yang fanatik pada saat ia akan memimpin salat Subuh.
Fairuz adalah orang Persia yang masuk Islam setelah Persia ditaklukkan Umar.
Pembunuhan ini konon dilatarbelakangi dendam pribadi Abu Lukluk (Fairuz) terhadap Umar.
Fairuz merasa sakit hati atas kekalahan Persia, yang saat itu merupakan negara adidaya, oleh Umar.

Peristiwa ini terjadi pada hari Rabu, 25 Dzulhijjah 23 H/644 M.
Setelah wafat, jabatan khalifah dipegang oleh Usman bin Affan.

Semasa Umar masih hidup Umar meninggalkan wasiat yaitu:
  1. Bila engkau menemukan cela pada seseorang dan engkau hendak mencacinya, maka cacilah dirimu.
    Karena celamu lebih banyak darinya.
  2. Bila engkau hendak memusuhi seseorang, maka musuhilah perutmu dahulu.
    Karena tidak ada musuh yang lebih berbahaya terhadapmu selain perut.
  3. Bila engkau hendak memuji seseorang, pujilah Allah.
    Karena tiada seorang manusia pun lebih banyak dalam memberi kepadamu dan lebih santun lembut kepadamu selain Allah.
  4. Jika engkau ingin meninggalkan sesuatu, maka tinggalkanlah kesenangan dunia.
    Sebab apabila engkau meninggalkannya, berarti engkau terpuji.
  5. Bila engkau bersiap-siap untuk sesuatu, maka bersiaplah untuk mati.
    Karena jika engkau tidak bersiap untuk mati, engkau akan menderita, rugi, dan penuh penyesalan.
  6. Bila engkau ingin menuntut sesuatu, maka tuntutlah akhirat.
    Karena engkau tidak akan memperolehnya kecuali dengan mencarinya.


Keluarga / Orangtua
Ayah: Al-Khaththab bin Nufail dari Bani ‘Adi.
Ibu: Hantamah binti Hisyam dari Bani Makhzum.

Referensi: Wikipedia
۞ Variasi nama:
Umar ibn al-Khattab, ‘Umar bin Al Khaththab, ‘Umar bin al-Khatthab
Biodata Umar ibn al-Khattab
Nama Umar ibn al-Khattab ( عمر بن الخطاب بن نفيل ( رضي الله عنه
Level Sahabat Nabi (radhiyallahu anhu) [Generasi ke-1]
Tempat / Thn Lahir (Mekah). Tahun 41 Sebelum Hijriyah / 582 Masehi
Tempat Menetap Mekah, Madina
Tempat / Thn Wafat (Madinah), Tahun 23 Hijriyah / 645 Masehi
Penyebab kematian Mati syahid
Kegemaran Tafsir/Quran, Recitation/Quran, Narrator [ ع - صحابة ], Commander, Khalifah
Guru Nabi Muhammad ﷺ,
Abu Bakr As-Siddique
Murid Hafsa bint Umar,
ibn Umar,
'Asim bin 'Umar,
'Uthman ibn 'Affaan,
Ali ibn Abi Talib,
Talha ibn 'Ubaidullah,
Sa'd ibn Abi Waqqas,
'Abdur Rahman Ibn 'Awf,
Ubayy ibn Ka'b,
ibn Mas'ud,
Mu'awiya ibn Abu Sufyan,
'Amr bin al-'Aas,
Zayd ibn Thabit,
'Abdullah bin 'Amr bin al-'Aas,
'Abdullah ibn al-Zubayr,
ibn Abbas,
'Aisha bint Abi Bakr,
Anas bin Malik,
al-Bara' bin Azib bin al-Harith,
Abu Hurairah,
Abu Musa al-Asha'ari,
'Uqba bin 'Amir al-Juhayni,
Abu Qatada ibn Rab'i,
'Adi ibn Hatim al-Tayyi',
Hudhayfah ibn al-Yaman,
Ash'u bin Qays,
al-Nu'man bin Bashir ibn Sa'd,
Jarir bin 'Abdullah al-Bajli,
Ka'b bin 'Ajra al-Salmi,
al-Ansari,
al-Miswar bin Makhrama bin Nawfal,
Sufyan bin 'Abdullah bin Rabi'a,
Shayba bin 'Uthman,
'Abdullah bin 'Unays al-Juhani,
Hamza bin 'Amr al-Aslami,
Naf' bin Abd al-Harith,
Fadala bin 'Ubaid bin Naqid,
Abu Umamah Or Abu Umayya,
others
Orang tua Khattab ibn Nufayl / Hantamah bint Hisham Makhzumi
Pasangan Zaynab bint Maz'un,
Umm Kulthum bint 'Amr (Jarwal),
Qaraybah bint Abi Umayyah al-Sugra,
Jamila bint Thabit ibn Abi al-Aflah,
'Atikah bint Zayd,
Umm Kulthum bint 'Ali bin Abi Talib,
Umm Hakim,
Umm Walad(Lihayyah),
Umm Walad(Fakhihah)
Saudara Zayd ibn al-Khattab,
Fatima bint al-Khattab,
Safiyah bint al-Khattab
Anak ibn Umar,
Hafsa bint Umar,
'Abdur Rahman bin 'Umar (Akbar),
'Ubaidallah bin 'Umar,
Zayd bin 'Umar,
'Asim bin 'Umar,
'Iyad bin 'Umar,
Zaid (older) bin 'Umar,
Ruqayyah bint 'Umar,
Fatima bint 'Umar,
'Abdur Rahman(middle),
'Abdur Rahman(younger),
Zainab bint 'Umar
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA

Video


Load More

Al Qahhaar

Apa itu Al Qahhaar? Allah itu Al-Qahhar◀ Allah itu Al-Qahhar, yang memiliki makna Maha Penakluk. Allah itu Maha Penakluk atau Maha Menaklukkan segalanya, termasuk alam semesta ini. &128161; Kita bisa meneladani sifat Al-Qahhar ini dengan cara belajar untuk menaklukkan hawa dan nafsu dalam kehidupan sehari-hari agar kita tidak dikendalikan oleh hawa nafsu tersebu … • Al-Qahhaar, Al-Qahhar, Al-Qahar, Al Qahhar

Al Qaabidh

Apa itu Al Qaabidh? Allah itu Al-Qabidh ◀ Yang Maha Menyempitkan, itulah Al-Qabidh. Maksudnya, Allah itu bisa menyempitkan atau menahan sesuatu sesuai dengan kehendak-Nya. &128161; Allah bisa menyempitkan rezeki seseorang sesuai dengan kehendak-Nya, bisa meluaskan rezeki seseorang sesuai dengan kehendak-Nya. Untuk itu, kita harus senantiasa bersyukur atas rezek … • Al-Qaabidh, Al-Qabidh

Al Haqq

Apa itu Al Haqq? Allah itu Al-Haqq ◀ Artinya adalah Allah itu Maha Benar. Itu berarti bahwa segala bentuk ketetapan dan kehendak Allah pasti benar dan tidak mungkin salah. Setelah manusia digiring di padang mahsyar dengan membawa semua amal perbuatannya masing-masing, kemudian semua manusia akan berhadapan dengan Allah Yang Maha Benar. Dan semua manusia akan d … • Al-Haqq, Al-Haq, Al Haq

Hadits Shahih

Ayat Alquran Pilihan

Kategori: Sahabat Nabi

bahwa tidak kita sembah kecuali Allah & tidak kita persekutukan Dia dengan sesuatupun
dan tidak (pula) sebagian kita menjadikan sebagian yang lain sebagai tuhan selain Allah.
QS. Ali ‘Imran [3]: 64

۞ Variasi nama:
Umar ibn al-Khattab, ‘Umar bin Al Khaththab, ‘Umar bin al-Khatthab
Kategori: Sahabat Nabi

Apa yang menyebabkan kamu ke neraka?
Kami dulu tak termasuk orang salat, dan kami tak (pula) memberi makan orang miskin,
dan adalah kami membicarakan yang bathil,
adalah kami mendustakan hari pembalasan, hingga datang kepada kami kematian
QS. Al-Muddassir [74]: 42-47

۞ Variasi nama:
Umar ibn al-Khattab, ‘Umar bin Al Khaththab, ‘Umar bin al-Khatthab
Kategori: Sahabat Nabi

Dan di langit terdapat (sebab-sebab) rezekimu & terdapat (pula) apa yang dijanjikan kepadamu.
QS. Az-Zariyat [51]: 22

۞ Variasi nama:
Umar ibn al-Khattab, ‘Umar bin Al Khaththab, ‘Umar bin al-Khatthab
Kategori: Sahabat Nabi

Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya,
dan (menyuruh kamu) apabila menetapkan hukum di antara manusia supaya kamu menetapkan dengan adil.
QS. An-Nisa’ [4]: 58

۞ Variasi nama:
Umar ibn al-Khattab, ‘Umar bin Al Khaththab, ‘Umar bin al-Khatthab

Podcast

Doa

Soal & Pertanyaan

Pendidikan Agama Islam #16

Selain berisi kisah-kisah umat terdahulu, dalam Alquran juga terdapat tamsil sebagai peringatan bagi manusia. Tamsil artinya … Alquran adalah mukjizat terbesar bagi Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Di bawah ini merupakan bukti bahwa Alquran adalah mukjizat yang terbesar adalah … Fungsi utama kandungan Alquran yang menjelaskan kisah umat terdahulu adalah sebagai … Yang berarti ”menggabungkan sesuatu dengan yang lain” adalah lafaz … Al-Lihyaniy berpendapat bahwa Alquran secara etimologi memiliki arti …

Pendidikan Agama Islam #3

Pembatasan aurat wanita adalah … Berikut ini yang bukan termasuk orang-orang pertama yang menyambut ajakan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah … Dalam Islam, pakaian harus … Sebelum berpakaian, kita harus … Bagian tubuh yang tidak ditampakkan sesuai dengan ajaran Islam disebut …

Pendidikan Agama Islam #27

Surah yang terpendek dalam Alquran adalah … Surah yang tidak diawali basmalah adalah … Surah yang pertama kali turun secara lengkap adalah … Proses turunnya wahyu berlangsung selama … tahun.Basmalah tertulis atau disebutkan sebanyak dua kali pada surah …

Kamus

Hudzaifah bin al-Yaman

Siapa itu Hudzaifah bin al-Yaman? Hudzaifah bin al-Yaman dengan julukan Abu Abdillah adalah sahabat Nabi Muhammad yang juga dikenal dengan julukan Pemegang Rahasia Rasul. Biografi Ia dilahirkan di Madinah dari ayah yang bernama Husail bin Jabir Al ‘Absi Al-Yamani yang berasal dari Makkah dan ibu yang dibesarkan di Madinah … • Hudhayfah ibn al-Yaman, Hudzaifah bin al Yaman, Huzaifah, Hudzaifah

almarhum

Apa itu almarhum? al.mar.hum yang dirahmati Allah ; yang telah meninggal; mendiang; di ruang tamu tergantung lukisan besar almarhum Jenderal Sudirman; kata untuk menyebut orang yang telah meninggal; almarhum pernah menjabat sebagai duta besar di Singapura … •

Hadis Muttasil

Apa itu Hadis Muttasil? An-Nawawi mengutip pendapat Imam Ibnu Shalah bahwa muttasil adalah hadits yang sanadnya bersambung baik itu marfu‘ atau mauquf saja. Imam As-Suyuthi dalam kitab Tadribur Rawi fi Syarhi Taqrib An-Nawawi menjelaskan bahwa syarat muttashil adalah semua perawi harus mendengar hadits tersebut dari gurunya. قال … • Muttasil, Mutasil

Tasydid

Apa itu Tasydid? Tasydid atau syaddah adalah harakat yang berbentuk layaknya huruf w atau seperti kepala dari huruf sin yang diletakkan di atas huruf arab . Harakat tasydid melambangkan penekanan pada suatu konsonan yang dituliskan dengan symbol konsonan ganda, sebagai contoh pada kata yang berbunyi /syaddah/ yang terdiri dari hur … •

tawadu

Apa itu tawadu? ta.wa.du membersihkan sebagian anggota badan sebelum salat; wudu … •

Al Baasith

Apa itu Al Baasith? Allah itu Al-Basith ◀ Selain memiliki sifat Al-Qabudh , Allah juga memiliki sifat Al-Basith. Artinya adalah Allah itu Maha Melapangkan. Allah bisa melapangkan apapun bagi siapa saja yang Allah kehendaki. &128161; Allah bisa melapangkan rezeki bagi siapa saja yang Allah kehendaki, dan bisa menyempitkannya sesuai yang Allah … • Al-Baasith, Al-Basith