Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

Tauhid

Kategori: Istilah Umum

Tauhid (توحيد‎) adalah konsep dalam aqidah Islam yang menyatakan keesaan Allah.
Pembahasan dalam ilmu Tauhid dibagi menjadi 3 macam yakni tauhid rububiyah, uluhiyah dan Asma wa Sifat.
Mengamalkan tauhid dan menjauhi syirik merupakan konsekuensi dari kalimat syahadat yang telah diikrarkan oleh seorang muslim.

Kedudukan tauhid dalam Islam
Seorang muslim meyakini bahwa tauhid adalah dasar Islam yang paling agung dan hakikat Islam yang paling besar, dan merupakan salah satu syarat diterimanya amal perbuatan disamping harus sesuai dengan tuntunan rasulullah.
Dalil Al-Qur’an tentang keutamaan dan keagungan tauhid
Berikut ini adalah dalil dari Qur’an mengenai keutamaan dan keagungan tauhid, di antaranya adalah:
“ …dan sesungguhnya Kami telah mengutus rasul pada tiap-tiap umat (untuk menyerukan): Sembahlah Allah (saja), dan jauhilah Thaghut itu.
— QS. An-Nahl [16] :36)

“ Padahal mereka hanya disuruh menyembah Tuhan Yang Maha Esa; tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia.
Maha Suci Allah dari apa yang mereka persekutukan.”
— QS. At-Taubah [9]: 31

“ Maka sembahlah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya.
Ingatlah, hanya kepunyaan Allah-lah agama yang bersih (dari syirik).”
— QS. Az-Zumar [39]: 2-3

“ Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan keta`atan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama dengan lurus.”
QS. Al-Bayyinah [98]: 5)

Perkataan ulama tentang tauhid
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah mengatakan:

“Orang yang mau mentadabburi keadaan alam akan mendapati bahwa sumber kebaikan di muka bumi ini adalah bertauhid dan beribadah kepada Allah Subhaanahu Wa Ta’aalaa serta taat kepada rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Sebaliknya semua kejelekan di muka bumi ini; fitnah, musibah, paceklik, dikuasai musuh dan lain-lain penyebabnya adalah menyelisihi rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan berdakwah (mengajak) kepada selain Allah Subhaanahu Wa Ta’aalaa.
Orang yang mentadabburi hal ini dengan sebenar-benarnya akan mendapati kenyataan seperti ini baik dalam dirinya maupun di luar dirinya.”
(Majmu’ Fatawa 15/25)

Karena kenyataannya demikian dan pengaruhnya-pengaruhnya yang terpuji ini, maka setan adalah makhluk yang paling cepat (dalam usahanya) untuk menghancurkan dan merusaknya.
Senantiasa bekerja untuk melemahkan dan membahayakan tauhid itu.
Setan lakukan hal ini siang malam dengan berbagai cara yang diharapkan membuahkan hasil.
Jika setan tidak berhasil (menjerumuskan ke dalam) syirik akbar, setan tidak akan putus asa untuk menjerumuskan ke dalam syirik dalam berbagai kehendak dan lafadz (yang diucapkan manusia).
Jika masih juga tidak berhasil maka ia akan menjerumuskan ke dalam berbagai bidah dan khurafat.

Pembagian tauhid

Rububiyah
Beriman bahwa hanya Allah satu-satunya Rabb yang memiliki, merencanakan, menciptakan, mengatur, memelihara, memberi rezeki, memberikan manfaat, menolak mudharat serta menjaga seluruh Alam Semesta.
Sebagaimana terdapat dalam Al Quran yang berbunyi:

“ Allah menciptakan segala sesuatu dan Dia memelihara segala sesuatu.”
— QS. Az-Zumar [39]: 62

Hal yang seperti ini diakui oleh seluruh manusia, tidak ada seorang pun yang mengingkarinya.
Orang-orang yang mengingkari hal ini, seperti kaum atheis, pada kenyataannya mereka menampakkan keingkarannya hanya karena kesombongan mereka.
Padahal, jauh di dalam lubuk hati mereka, mereka mengakui bahwa tidaklah alam semesta ini terjadi kecuali ada yang membuat dan mengaturnya.
Mereka hanyalah membohongi kata hati mereka sendiri.
Hal ini sebagaimana firman Allah:

“ Apakah mereka diciptakan tanpa sesuatu pun ataukah mereka yang menciptakan?
Ataukah mereka telah menciptakan langit dan bumi itu?
sebenarnya mereka tidak meyakini (apa yang mereka katakan).”
— QS. Ath-Thur: 35-36

Namun pengakuan seseorang terhadap Tauhid Rububiyah ini tidaklah menjadikan seseorang beragama Islam karena sesungguhnya orang-orang musyrikin Quraisy yang diperangi rasulullah mengakui dan meyakini jenis tauhid ini.
Sebagaimana firman Allah:

“ Katakanlah: ‘Siapakah Yang memiliki langit yang tujuh dan Yang memiliki Arsy yang besar?’ Mereka akan menjawab: ‘Kepunyaan Allah.’ Katakanlah: ‘Maka apakah kamu tidak bertakwa?’ Katakanlah: ‘Siapakah yang di tangan-Nya berada kekuasaan atas segala sesuatu sedang Dia melindungi, tetapi tidak ada yang dapat dilindungi dari -Nya, jika kamu mengetahui?’ Mereka akan menjawab: ‘Kepunyaan Allah.’ Katakanlah: ‘Maka dari jalan manakah kamu ditipu?’”
— QS. Al-Mu’minun: 86-89


Uluhiyah/Ibadah
Beriman bahwa hanya Allah semata yang berhak disembah, tidak ada sekutu bagiNya.
“Allah menyatakan bahwa tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia yang menegakkan keadilan.
Para malaikat dan orang orang yang berilmu (juga menyatakan demikian).

“ Tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia yang Mahaperkasa lagi Maha Bijaksana.
— QS. ‘Al ‘Imran [3]: 18

Beriman terhadap uluhiyah Allah merupakan konsekuensi dari keimanan terhadap rububiyahNya.
Mengesakan Allah dalam segala macam ibadah yang kita lakukan.
Seperti salat, doa, nadzar, menyembelih, tawakkal, taubat, harap, cinta, takut dan berbagai macam ibadah lainnya.
Di mana kita harus memaksudkan tujuan dari kesemua ibadah itu hanya kepada Allah semata.
Tauhid inilah yang merupakan inti dakwah para rasul dan merupakan tauhid yang diingkari oleh kaum musyrikin Quraisy.
Hal ini sebagaimana yang difirmankan Allah mengenai perkataan mereka itu:

“ Mengapa ia menjadikan sesembahan-sesembahan itu Sesembahan Yang Satu saja?
Sesungguhnya ini benar-benar suatu hal yang sangat mengherankan.”
QS. Shaad [38]: 5

Dalam ayat ini kaum musyrikin Quraisy mengingkari jika tujuan dari berbagai macam ibadah hanya ditujukan untuk Allah semata.
Oleh karena pengingkaran inilah maka mereka dikafirkan oleh Allah dan rasul-Nya walaupun mereka mengakui bahwa Allah adalah satu-satunya Pencipta alam semesta.

Asma wa sifat
Beriman bahwa Allah memiliki nama dan sifat baik (asma’ul husna) yang sesuai dengan keagunganNya.
Umat Islam mengenal 99 asma’ul husna yang merupakan nama sekaligus sifat Allah.
Imam Syafi’i meletakkan kaidah dasar ketika berbicara tentang nama-nama dan sifat-sifat Allah sebagai berikut:
“Aku beriman kepada Allah dan apa-apa yang datang dari Allah dan sesuai dengan apa yang dimaukan oleh Allah.
Aku beriman kepada Rasulullah dan apa-apa yang datang dari Rasulullah sesuai dengan apa yang dimaukan oleh Rasulullah”.
Tidak ada tauhid mulkiyah
Tauhid itu ada tiga macam, seperti yang tersebut di atas dan tidak ada istilah Tauhid Mulkiyah ataupun Tauhid Hakimiyah karena istilah ini adalah istilah yang baru.
Apabila yang dimaksud dengan Hakimiyah itu adalah kekuasaan Allah Azza wa Jalla, maka hal ini sudah masuk ke dalam kandungan Tauhid Rububiyah.
Apabila yang dikehendaki dengan hal ini adalah pelaksanaan hukum Allah di muka bumi, maka hal ini sudah masuk ke dalam Tauhid Uluhiyah, karena hukum itu milik Allah Subhanahu wa Ta’ala dan tidak boleh kita beribadah melainkan hanya kepada Allah semata.

“ Kamu tidak menyembah yang selain Allah kecuali hanya (menyembah) nama-nama yang kamu dan nenek moyangmu membuat-buatnya.
Allah tidak menurunkan suatu keteranganpun tentang nama-nama itu.
Keputusan itu hanyalah kepunyaan Allah.
Dia telah memerintahkan agar kamu tidak menyembah selain Dia.
Itulah agama yang lurus, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.
— QS. Yusuf [12]: 40
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA

Video


More Videos

junub

Apa itu junub? ju.nub keadaan kotor karena keluar mani atau bersetubuh yang mewajibkan seseorang mandi dengan membasahi tubuh dari ujung rambut sampai ke ujung kaki … •

talbiah

Apa itu talbiah? tal.bi.ah pengucapan kalimat Labbaika Allahumma labbaik ‘aku menyerahkan diri kpd-Mu, ya Allah’, diucapkan waktu memulai ihram haji dan/atau umrah … •

Daud `alaihis salam

Siapa itu Daud `alaihis salam? Daud atau داود Dā’ūd; bahasa Tigrinya: Dāwīt) merupakan seorang nabi dalam agama Islam. Dalam Kristen dan Yahudi Daud merupakan raja kedua dan yang paling populer dalam kerajaan Israel. Dalam agama Islam Nabi Daud menerima kitab Zabur … • Daud, Dawud

Hadits Shahih

Ayat Alquran Pilihan

Kategori: Istilah Umum

Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman:
“Hendaklah mereka menahan pandanganya,
dan memelihara kemaluannya,
yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka,
sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat”.
QS. An-Nur [24]: 30

Kategori: Istilah Umum

Hai isteri-isteri Nabi,
kamu sekalian tidaklah seperti wanita yang lain, jika kamu bertakwa.
Maka janganlah kamu tunduk dalam berbicara sehingga berkeinginanlah orang yang ada penyakit dalam hatinya & ucapkanlah perkataan yang baik,
QS. Al-Ahzab [33]: 32

Podcast

Doa

Soal & Pertanyaan

Pendidikan Agama Islam #7

Alquran adalah keterangan yang jelas untuk semua manusia, dan menjadi petunjuk serta pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa. Penjelasan tersebut terdapat dalam surah … Hukum yang mengatur hubungan manusia dengan Tuhan secara lahiriah, manusia dengan sesama manusia dan orang-orang dengan lingkungannya disebut hukum … Hukum yang berkaitan dengan perilaku moral manusia dalam kehidupan disebut hukum … Sumber hukum tertinggi dalam Islam adalah ..Hadits adalah Mubayyin untuk Alquran. Arti dari Mubayyin adalah ..

Pendidikan Agama Islam #22

Karena rajin belajar maka Afit selalu juara dalam setiap perlombaan antar sekolah, pernyataan tersebut merupakan contoh … Takdir yang bisa diubah dinamakan … Salah satu contoh takdir muallaq (bisa diubah) adalah … Matahari berputar mengelilingi sumbunya, termasuk contoh takdir … Yang tidak termasuk cara beriman kepada qada dan qadar Allah adalah …

Pendidikan Agama Islam #24

Allah Subhanahu Wa Ta`ala Melihat semua apa yang di lakukan oleh hambanya, karena Allah bersifat … Dalam memutuskan suatu perkara, Dinda sangat adil karena Dinda meneladani sifat Allah … Salah satu cara mengagungkan tanda-tanda kebesaran Allah Subhanahu Wa Ta`ala yaitu … dengan … Tata cara membaca Alquran dimulai dengan … Dalam surah Alquran, At-Tin artinya …

Kamus

darwis

Apa itu darwis? dar.wis penganut sufi yang sengaja hidup miskin … •

Ats-Tsabt

Apa itu Ats-Tsabt? Ats-Tsabt; adalah istilah untuk seorang yang tepat dan jeli dalam penyampaian riwayat . … • Tsabt, Tsabat

Bukit Tsur

Di mana itu Bukit Tsur? Jabal Tsur adalah nama sebuah gunung di Arab Saudi, terletak di bagian bawah Mekkah di sebelah selatan distrik Al-Misfalah. Tinggi gunung adalah 1.405 m . Gua Gunung ini te...

Malikul Mulk

Apa itu Malikul Mulk? Allah itu Malikul Mulk ◀ Artinya adalah Allah itu Maha Penguasa Kerajaan. Allah adalah penguasa kerajaan Alam Semesta meliputi dunia dan akhirat. Kekuasaan Allah ini sangat lu...

Hudzaifah bin al-Yaman

Siapa itu Hudzaifah bin al-Yaman? Hudzaifah bin al-Yaman dengan julukan Abu Abdillah adalah sahabat Nabi Muhammad yang juga dikenal dengan julukan Pemegang Rahasia Rasul. Biografi Ia dilahirkan di ...

Batil

Apa itu Batil? Batil adalah suatu pekerjaan yang diperintahkan agama yang dilakukan seseorang dengan tidak memenuhi rukun atau syarat yang telah ditentukan oleh agama, misalnya ketika urutan berwudlu ...