Generic selectors
Exact matches only
Search in title
Search in content
Search in posts
Search in pages

Rabi’ah bin Farrukh

Kategori: Tabi'in

Rabi’ah bin Abu Abdurrahman Farrukh at-Taimi al-Madani (bahasa Arab: ربيعة بن فرّوخ التيمى المدني‎), juga dikenal sebagai Rabi’ah ar-Ra’yi, adalah salah seorang Tabi’in termuda; yang merupakan ahli fiqih, hadits, serta mujtahid ternama dari kota Madinah.
Julukan Ar-Ra’yi (الرأي, ahli akal/logika) diberikan kepadanya karena ia memiliki pemikiran yang tajam, dan banyak menggunakan qiyas dan logika dalam memecahkan masalah saat ia tidak menemukan hadits shahih atau riwayat dari sahabat lainnya.

Rabi’ah berasal dari golongan mawla (hamba yang dibebaskan).
Ayahnya Abu Abdurrahman Farrukh telah pergi berperang bersama pasukan Islam pada saat ia dilahirkan, dan ia dibesarkan oleh ibunya di Madinah.
Ia banyak belajar dari beberapa Sahabat Nabi dan para Tabi’in senior.
Para guru Rabi’ah antara lain Anas bin Malik, As-Saib bin Yazid, Hanzhalah bin Qais, Makhul asy-Syami, Salamah bin Dinar, Sa’id bin al-Musayyib, dan Al-Qasim bin Muhammad.

Sedangkan para muridnya antara lain Malik bin Anas, Abu Hanifah Nu’man, Yahya bin Sa’id al-Anshari, Sufyan ats-Tsauri, Abdurrahman bin Amru al-Auza’i, Laits bin Sa’ad, Sulaiman bin Bilal, Isma’il bin Ja’far, Anas bin Iyadh dll.
Imam Malik yang banyak berguru padanya pernah menyatakan, bahwa setelah Salim bin Abdullah dan Al-Qasim meninggal, permasalahan agama banyak dikembalikan kepada Rabi’ah.

Rabi’ah wafat dan dimakamkan di kota Hasyimiyyah (Irak), pada tahun 139 H (753/4 M).





▪ jafar bin muhammad berkata kepada sufyan as tsauri

Video Pembahasan






Video

Panggil Video Lainnya
Iklan


Ikuti RisalahMuslim