Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

Qadi Abu Ya’la

Kategori: Ulama

Nama lengkap Al-Qadi Abu Ya’la ialah Muhammad bin Al-Husein bin Muhammad bin Khalaf bin Ahmad bin Al-Farra’ dikenal sebagai Qadi ( hakim ) besar, ahli fiqh madzhab Hambali dan seorang muhadits, lahir pada malam tanggal 29 Muharram 380 H. Al-Qadi Abu Ya’la lebih populer dipanggil dengan sebutan Abu Ya’la.
Al-Qadi Abu Ya’la adalah ulama paling menonjol dalam semua bidang.
Ia fasih membaca Al-Qur’an dengan 10 Qira’at, dan banyak hafal hadits dengan sanad yang tinggi.

Kuliah-kuliahnya yang diselenggarakan di Masjid Jami Al-Mansur dihadiri oleh masyarakat dalam jumlah yang tidak dapat dihitung.
Karena berjubelnya, sampai orang tidak dapat bersujud kecuali pada punggung yang lain.
Mereka yang hadir di majelis itu terdiri dari para hakim terkemuka, tokoh-tokoh masyarakat, para ulama, fuqaha dan masyarakat lainnya.

Disamping sangat ahli dalam berbagai disiplin ilmu, Al-Qadi Abu Ya’la juga dikenal sangat bersahaja, jujur, berbudi pekerti luhur, rajin shalat dan tidak banyak bicara kecuali untuk hal-hal yang penting saja.

Karya-Karya Al-Qadi Abu Ya’la

Imam ini telah menulis sejumlah besar karya ilmiah yang belum ada tandingannya.
Antara lain :
1. Ahkam Al-Qur’an
2. Naql Al-Qur’an
3. Al-Mu’tamad dan ringkasannya
4. Al-Muqtabas dan ringkasannya
5. Uyun Al-Masa’il Al-Radd ala Al-Asy’ariyah
6 Al-Radd ala Al-Karamiyyah
7. Al-Radd ala Al-Salimiyyah
8. Al-Radd ala Al-Mujasunnah
9. Al-Radd ala Ibnu Al-Labban
10. Ibntal Al-Takwilat li Akhbar Al-Sifat
11. Al-Kalam fi Huruf Al-Mu’jam.

Disamping itu Al-Qadi Abu Ya’la juga menulis empat buku pengantar untuk kajian :

• Ushul Al-Din
• Isbat Imamat Al-Khulafa’ Al-Arba’ah wa Tabri’ah Mu’awiyah Al-Uddah fi Usul Al-Fiqh dan ringkasannya.
• Al-Kifayah fi Usul Al-Fiqh dan ringkasannya.
• Al-ahkam Al-Sultaniyyah.
• Al-Mujarrad fi Al-Madzhab
• Al-Kharqi
• Al-Khisal wa Al-Aqsam
• Al-Khilaf Al-Kabir
Dan masih banyak lagi.

Wafatnya Al-Qadi Abu Ya’la

Al-Qadi Abu Ya’la meninggal dunia pada malam senin, 19 Ramadhan 458 H. Shalat jenazahnya dilaksanakan di Masjid Jami’ Al-Mansur dengan imam Shalat Abu Al-Qasim, putranya sendiri.
Ikut mengantar jenazahnya antara lain:

1. Qadi Al-Qudat Abu Abdullah Al-Damghani
2. Para hakim
3. Abu Al-Fawaris Tarrad
4. Para pejabat pemerintahan
5. dan tokoh-tokoh masyarakat.

Al-Qadi Abu Ya’la dikubur di pemakaman Ahmad bin Hambal di Bab Harb, Baghdad.

Setting Sosial Politik Pada Masa Al-Qadi Abu Ya’la

Ketika bukunya yang berjudul Ibtal Takwil Al-Asma’ wa Al-Sifat beredar dikalangan masyarakat luas dan menimbulkan heboh, Al-Qadi Abu Ya’la dipanggil ke istana Khalifah Al-Qa’im bi Amrillah ( tahun 432 H ).
Di tempat ini ia dihadapkan pada sidang yang dihadiri oleh sejumlah besar ulama dan tokoh-tokoh penting.
Setelah itu keluarlah keputusan pemerintah yang menyatakan bahwa Madzhab Al-Qadiri tentang Al-Asma wa Al-Sifat adalah sesuai dengan keyakinan Abu Ya’la.

Keputusan ini ditandatangani oleh para ulama besar seperti Al-Syeikh Al-Zahid Al-Qazwaini dan Qadi Abu Tayyib Al-Tabari.
Peristiwa itulah yang justru melambungkan namanya.
Ketika Qadi Ibnu Makula meninggal dunia, khalifah Al-Qa’im bi Amrillah meminta agar segera diangkat Qadi baru untuk wilayah ke-khilafah-an dan sekitarnya.
Ia haruslah seorang yang pandai dan zahid.
Maka ditunjuklah Al-Qadi Abu Ya’la.
Tetapi ia menolak.

Sesudah berulangkali didesak, akhirnya Abu Ya’la menerimanya dengan berberapa syarat, antara lain:
• Ia tidak akan menghadiri resepsi kenegaraan
• Ia tidak akan keluar dalam setiap penyambutan resemi kenegaraan.
• Ia Tidak akan datang ke istana.

Ini semua Al-Qadi Abu Ya’la lakukan demi penghormatan kepada ilmu.
Selain itu Al-Qadi Abu Ya’la juga minta diperkenankan libur dua hari dalam sebulan untuk beristirahat di pinggir sungai Ma’la dan Bab Al-Azj.
Khalifah menyetujui semua persyaratan tersebut.

Dalam tugasnya, Al-Qadi Abu Ya’la memulai tradisi baru dengan memutuskan perkara-perkara keuangan, pidana dan kejahatan seksual.
Sukses besarnya dalam pengadilan membuat tugasnya bertambah.
Al-Qadi Abu Ya’la juga diangkat menjadi hakim untuk wilayah Haran dan Halwan.
Berkat jasa Al-Qadi Abu Ya’la keadaan kedua wilayah ini menjadi stabil.
Sesudah itu ia kembali menetap di Baghdad.
Kondisi pemerintahan berjalan aman dan damai.


۞ Variasi nama: Abu Ya’la, Abu Ya’la, Qadi Abu Ya’la, Al-Qadi Abu Ya’la

Bagikan ke FB
Bagikan ke TW
Bagikan ke WA

Video

Panggil Video Lainnya

Hadits Shahih

Ayat Alquran Pilihan

Hadapkanlah wajahmu kepada agama dengan tulus & ikhlas,
dan jangan sekali-kali engkau termasuk orang yang musyrik.
QS. Yunus [10]: 105

Dia ciptakan langit & bumi dengan (tujuan) yang benar, Dia tutupkan malam atas siang & tutupkan siang atas malam & tundukkan matahari & bulan, berjalan menurut waktu yang ditentukan.
Ingatlah Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Pengampun
QS. Az-Zumar [39]: 5

Apakah kamu puas dengan kehidupan di dunia sebagai ganti kehidupan di akhirat?

Padahal kenikmatan hidup di dunia ini (dibandingkan dengan kehidupan) di akhirat hanyalah sedikit.
QS. At-Taubah [9]: 38

Maka bersabarlah, dalam hadapi ejekan & permintaan mereka agar azab disegerakan, tanpa berkeluh-kesah.
Orang kafir itu sungguh menganggap hari kiamat itu mustahil terjadi.
Padahal itu amatlah mudah & dapat dilakukan dengan kemampuan Kami
QS. Al-Ma’arij [70]: 5

Podcast

Doa

Soal & Pertanyaan

Pendidikan Agama Islam #1

Arti fana adalah … Tuhan memiliki sifat Al Karim, yang berarti bahwa Allah Subhanahu Wa Ta`ala merupakan zat Yang ..Allah memiliki sifat Al Kariim yang tercantum dalam Alquran surah … Tuhan memiliki sifat Al Matiin, yang berarti bahwa Allah Subhanahu Wa Ta`ala adalah zat Yang … Dalam Asmaul Husna, Allah memiliki sifat Al Matiin yang tercantum dalam Alquran surah …

Pendidikan Agama Islam #26

Sebab-sebab turunnya ayat Alquran disebut … Nama lain dari surah Al-Insyirah adalah … Jumlah surah-surah dalam Alquran adalah … Pesan utama dari kandungan Alquran adalah … Surah yang terpanjang dalam Alquran adalah …

Pendidikan Agama Islam #8

Sumber kedua hukum dalam menetapkan Hukum tentang Alquran adalah … Hukum penggunaan hadis sebagai dasar hukum adalah … Orang yang menceritakan hadits disebut … Undang-undang tentang penggunaan Hadits-Maudu adalah … Berikut adalah hadits yang rusak, kecuali …

Kamus

rukun Islam

Apa itu rukun Islam? tiang utama dalam agama Islam, mengikrarkan dua kalimat syahadat, mendirikan salat, berzakat, berpuasa, dan mengerjakan ibadah haji jika mampu … •

At-Tariq

Apa itu At-Tariq? Surah At-Tariq (bahasa Arab:الطّارق) adalah surah ke 86 dalam Alquran. Surah ini tergolong surah Makiyah yang terdiri atas 17 ayat. Dinamakan At-Tariq yang berarti Yang datang...

kauman

Apa itu kauman? ka.um.an wilayah, biasanya di sekitar masjid yang penduduknya beragama Islam … •

duha

Apa itu duha? du.ha waktu menjelang tengah hari (kurang lebih pukul 10.00); kira-kira pukul 10.00 ia melakukan salat duha ۞ Variasi nama: dhuha … • dhuha

Muhkam

Apa itu Muhkam? Muhkam adalah lafal yang petunjuknya untuk pengertian yang jelas sesuai dengan susunan lafal itu dan tidak mungkin menerima sesuatu yang lain, baik ta’wil dan takhsis. Terkadang ...

abangan

Apa itu abangan? abang.an golongan masyarakat yang menganut agama Islam, tetapi tidak melaksanakan ajaran secara keseluruhan talang air pada atap rumah dan sebagainya … •