Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

Poligami

Kategori: Istilah Umum

Poligami adalah sistem perkawinan yang salah satu pihak memiliki atau mengawini beberapa lawan jenisnya dalam waktu yg bersamaan.
Dalam antropologi sosial, poligami merupakan praktik pernikahan kepada lebih dari satu suami atau istri (sesuai dengan jenis kelamin orang bersangkutan).
Hal ini berlawanan dengan praktik monogami yang hanya memiliki satu suami atau istri.

Jenis poligami

Terdapat tiga bentuk poligami, yaitu:
    • Poligini merupakan sistem perkawinan yang membolehkan seorang pria memiliki beberapa wanita sebagai istrinya dalam waktu yang bersamaan.
    • Poliandri adalah sistem perkawinan yang membolehkan seorang wanita mempunyai suami lebih dari satu orang dalam waktu yang bersamaan.
    • Pernikahan kelompok (bahasa Inggris: group marriage) yaitu kombinasi poligini dan poliandri.


Ketiga bentuk poligami tersebut ditemukan dalam sejarah, tetapi poligini merupakan bentuk yang paling umum terjadi.
Walaupun diperbolehkan dalam beberapa kebudayaan, poligami ditentang oleh sebagian kalangan.
Terutama kaum feminis menentang poligini, karena mereka menganggap poligini sebagai bentuk penindasan kepada kaum wanita.

Poligami dalam Islam

Poligami dalam Islam terbatas pada Poligini yaitu seorang pria Muslim diizinkan menikahi lebih dari satu wanita.
Sedangkan Poliandri Haram dalam Islam, yaitu seorang wanita menikah dengan lebih dari satu pria.
Ayat-ayat tentang Poligami

Poligini

Ayat Al-Qur’an yang sering digunakan mengenai diizinkannya Poligami adalah Surah An-Nisa’ (4) ayat 3:


dan jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil terhadap (hak-hak) perempuan yatim (bilamana kamu menikahinya), maka nikahilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi: dua, tiga, atau empat.
Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil, maka (nikahilah) seorang saja, atau budak-budak yang kamu miliki.
— Al-Qur’an Surah An-Nisa’ (4) ayat 3

Poliandri

Ayat 3 surat An-Nisa ini sebenarnya menjelaskan secara khusus tentang Poligini.
Surat An Nisa (4) ayat 22-24 memberikan daftar wanita yang tidak boleh dinikahi.

Untuk kasus poliandri disebutkan dalam Surah An Nisa (4) ayat 24:

“dan (diharamkan juga kamu mengawini) wanita yang bersuami…”
— Al-Qur’an Surah An-Nisa’ (4) ayat 24:
Ragam pandangan

Beberapa ulama kontemporer seperti Syekh Muhammad Abduh, Syekh Rashid Ridha, dan Syekh Muhammad al-Madan (ketiganya ulama terkemuka Al Azhar Mesir) lebih memilih memperketat penafsirannya.
Muhammad Abduh dengan melihat kondisi Mesir saat itu (tahun 1899), memilih mengharamkan poligami.
Syekh Muhammad Abduh mengatakan: Haram berpoligami bagi seseorang yang merasa khawatir akan berlaku tidak adil..Saat ini negara Islam yang mengharamkan poligami hanya Maroko .
Namun sebagian besar negara-negara Islam di dunia hingga kini tetap membolehkan poligami, termasuk Undang-Undang Mesir dengan syarat sang pria harus menyertakan slip gajinya.

Praktik poligami oleh Nabi Muhammad

Nabi Muhammad, nabi utama agama Islam melakukan praktik poligami pada delapan tahun sisa hidupnya, sebelumnya ia beristri hanya satu orang selama 28 tahun.
Setelah istrinya saat itu meninggal (Khadijah) barulah ia menikah dengan beberapa wanita.
Kebanyakan dari mereka yang diperistri Muhammad adalah janda mati, kecuali Aisyah (putri sahabatnya Abu Bakar).

Dalam kitab Ibn al-Atsir, sikap beristeri lebih dari satu wanita yang dilakukannya adalah upaya transformasi sosial .
Mekanisme beristeri lebih dari satu wanita yang diterapkan Nabi adalah strategi untuk meningkatkan kedudukan perempuan dalam tradisi feodal Arab pada abad ke-7 Masehi.
Saat itu, nilai sosial seorang perempuan dan janda sedemikian rendah sehingga seorang laki-laki dapat beristri sebanyak mereka suka.

Sebaliknya, Nabi membatasi praktik poligami, mengkritik perilaku sewenang-wenang, dan menegaskan keharusan berlaku adil dalam beristeri lebih dari satu wanita.

Ketika Nabi melihat sebagian sahabat telah mengawini delapan sampai sepuluh perempuan, mereka diminta menceraikan dan menyisakan hanya empat.
Itulah yang dilakukan Nabi kepada Ghilan bin Salamah ats-Tsaqafi RA, Wahb al-Asadi, dan Qais bin al-Harits, dan, inilah pernyataan eksplisit dalam pembatasan terhadap kebiasan poligami yang awalnya tanpa batas sama sekali.

Kontroversi poligami oleh Ali bin Abi Thalib

Nabi Muhammad saw marah besar ketika mendengar putrinya, Fatimah akan dimadu oleh Ali bin Abi Thalib.
Ketika mendengar kabar itu, nabi pun langsung masuk ke masjid dan naik mimbar, lalu berseru:

“ Beberapa keluarga Bani Hasyim bin al-Mughirah meminta izin kepadaku untuk mengawinkan putri mereka dengan Ali bin Abi Thalib.
Ketahuilah, aku tidak akan mengizinkan, sekali lagi tidak akan mengizinkan.
Sungguh tidak aku izinkan, kecuali Ali bin Abi Thalib menceraikan putriku, kupersilakan mengawini putri mereka.
Ketahuilah, putriku itu bagian dariku; apa yang mengganggu perasaannya adalah menggangguku juga, apa yang menyakiti hatinya adalah menyakiti hatiku juga.

Para penentang poligami kerap menggunakan hadits diatas untuk menolak dibolehkannya poligami atau bahkan membencinya, tetapi sebenarnya, hadits tentang kejadian yang sama dalam versi yang lebih lengkap menceritakan bahwa marahnya Nabi Muhammad dikarenakan oleh calon yang hendak diperistri Ali adalah putri dari Abu Jahal, yakni salah satu musuh Islam saat itu.

“ Abu Yamân meriwayatkan kepada kami dari Syu’aib dari Zuhri dia berkata, Ali ibn Husain meriwayatkan kepadaku bahwa Miswar ibn Makhramah berkata, Sesungguhnya Ali meminang anak perempuan Abu Jahal.
Kemudian Fatimah mendengar tentang hal itu lalu kemudian dia datang kepada rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan berkata, “Kaummu mengira bahwa kamu tidak marah karena putri-putrimu, dan ini Ali (ingin) menikahi anak perempuan Abu Jahal.” Lalu rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berdiri, maka dia pun berdiri.

Kemudian aku mendengarkan Dia ketika mengucapkan tasyahhud (seperti pada khutbah) dan berkata, “Amma Ba’d, Aku telah menikahkan Abu Âsh ibn Rabî’ kemudian dia berbicara kepadaku dan jujur kepadaku, dan sesungguhnya Fatimah adalah darah dagingku dan aku tidak senang ada sesuatu yang menyakitinya.
Demi Allah, tidak berkumpul anak perempuan rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dengan anak perempuan musuh Allah pada satu laki-laki.” Kemudian Ali meninggalkan pinangannya.
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA

Video


More Videos

Al-Hawariyyun

Siapa itu Al-Hawariyyun? Hawari merujuk kepada beberapa orang sahabat Nabi Isa `alaihis salam dari kaum Bani Israel dan Bani Filistin) yang sangat taat beragama dan juga tekun mempelajari Kitab Inj … • Hawariyyin, Hawariyin, Hawa`riyun, Hawari

Hizbiyyah

Apa itu Hizbiyyah? Hizbiyyah adalah istilah dalam Islam yang menunjukkan kepada sifat fanatik sempit terhadap kelompok/organisasi. Hizbiyyah memiliki makna yang serupa dengan Ashabiyah, yang dianggap berlawanan dengan karakteristik Hizbullah. Sedangkan pelakunya disebut Hizbi atau Hizbiyyun. Definisi menurut ulama Definisi hizbiyyah menurut DR. Rabi’ bin Had … •

syiar

Apa itu syiar? syi.ar kemuliaan; kebesaran; suara azan pada tiap-tiap waktu salat menandakan syiar Islam … •

Hadits Shahih

Ayat Alquran Pilihan

Kategori: Istilah Umum

Siapa kerjakan amal saleh, baik laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka akan Kami beri kepadanya kehidupan yang baik & sungguh akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan
QS. An-Nahl [16]: 97

Kategori: Istilah Umum

Tidak ada suatu musibah pun yang menimpa seseorang kecuali dengan ijin Allah,
dan barang siapa yang beriman kepada Allah niscaya Dia akan memberi petunjuk kepada hatinya.
Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.
QS. At-Tagabun [64]: 11

Kategori: Istilah Umum

Engkau muliakan orang yang Engkau kehendaki & Engkau hinakan orang yang Engkau kehendaki.
Di tangan Engkaulah segala kebajikan.
Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.
QS. Ali ‘Imran [3]: 26

Kategori: Istilah Umum

Jangan kau katakan terhadap apa yang disebut-sebut oleh lidahmu secara dusta
“ini halal & ini haram”,
untuk mengada-adakan kebohongan terhadap Allah.
Sungguh orang-orang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah tiadalah beruntung
QS. An-Nahl [16]: 116

Podcast

Doa

Soal & Pertanyaan

Pendidikan Agama Islam #30

Yang diajarkan oleh Rasulullah adalah jika kita melihat kemungkaran untuk mencegahnya pertama kali dengan … بَلِّغُوا عَنِّى وَلَوْ آيَةً Arti dari hadist diatas adalah …Di bawah ini adalah cara untuk menjadikan semangat mengamalkan ilmu dalam kehidupan kecuali …كادَ الفَقْرُ أنْ يَكُوْنَ كُفْرًا Arti dari kalimat di atas adalah …Siapakah ilmuan muslim yang pertama menjadi penemu Al-Jabar?

Pendidikan Agama Islam #24

Allah Subhanahu Wa Ta`ala Melihat semua apa yang di lakukan oleh hambanya, karena Allah bersifat … Dalam memutuskan suatu perkara, Dinda sangat adil karena Dinda meneladani sifat Allah … Salah satu cara mengagungkan tanda-tanda kebesaran Allah Subhanahu Wa Ta`ala yaitu … dengan … Tata cara membaca Alquran dimulai dengan … Dalam surah Alquran, At-Tin artinya …

Pendidikan Agama Islam #4

Surah dalam Alquran yang mengatakan larangan untuk melakukan terlalu banyak, makan dan minum adalah … Setelah Yakin, dalam surah Al-A’raf ayat 26, pakaian terbaik ada di mata Allah Subhanahu Wa Ta`ala adalah … Aurat dari tubuh pria adalah mulai … Fungsi pakaian adalah … Kejujuran adalah karakteristik dari seorang Muslim, sementara berbohong atau ketidakjujuran adalah fitur dari orang …

Kamus

Surga Na’im

Apa itu Surga Na’im? Surga Na’im diciptakan oleh Allah Subhanahu Wa Ta`ala dari perak putih. Kandidat penghuninya, yakni: Orang-orang yang beriman dan beramal saleh. Orang-orang yang ber...

air talkin

Apa itu air talkin? air yang disiramkan ke atas jenazah dalam kubur sebelum orang membaca talkin … •

puasa

Apa itu puasa? pu.a.sa menghindari makan, minum, dan sebagainya dengan sengaja ; n salah satu rukun Islam berupa ibadah menahan diri atau berpantang makan, minum, dan segala yang membatalkannya mul...

Hadits Hasan

Apa itu Hadits Hasan? Hadits Hasan adalah tingkatan hadits yang ada di bawah hadits Shahih. Menurut Imam Tirmidzi, hadits Hasan adalah hadits yang tidak berisi informasi yang bohong, tidak bertentang...

iwad

Apa itu iwad? imbalan atau tebusan yang diberikan istri kepada suami untuk minta khuluk; pampasan; ganti rugi … •

Mungkar

Apa itu Mungkar? mung.kar durhaka ; semua perbuatan yang Mungkar , harus dijauhi … •