Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

Murtad

Kategori: Istilah Umum

Murtad adalah sikap mengganti atau meninggalkan suatu agama yang dilakukan oleh seseorang, sehingga ia menjadi ingkar terhadap agama yang diyakini sebelumnya.

Etimologi

Murtad berasal dari bahasa Arab yang bermakna ‘keluar’.

Dari segi istilah murtad berarti meninggalkan atau keluar dari agama Islam dan memeluk agama lain.
Murtad bisa melalui perkataan atau melalui perbuatan atau itikad, kepercayaan dan keyakinan hati.

Referensi: Wikipedia



Murtad berasal dari akar kata riddah atau irtidad yang berarti kembali.
Istilah murtad berarti keluar dari agama Islam dalam bentuk niat, perkataan, atau perbuatan yang menyebabkan seseorang menjadi kafir atau tidak beragama sama sekali.

Pada awal sejarah Islam, istilah riddah dihubungkan dengan kembalinya beberapa kabilah Arab, selain Quraisy dan Saqif, dari Islam kepada kepercayaan lama setelah wafatnya Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam.
Saat itu, sejumlah kabilah yang murtad menuntut dihilangkannya kewajiban sholat dan meminta dihilangkannya kewajiban membayar zakat.

Khalifah Abu Bakar as-Sidiq memerangi kabilah-kabilah yang murtad itu sehingga meletuslah Perang Riddah.
Menurut Ensiklopedia Islam terbitan Ichtiar Baroe Van Hoeve, beberapa perbuatan yang dikelompokkan sebagai perilaku murtad antara lain adalah pengingkaran adanya pencipta, peniadaan rasul-rasul Allah Subhanahu Wa Ta`ala, dan penghalalan perbuatan yang disepakati haram serta pengharaman perbuatan yang disepakati halal.

Kemurtadan, menurut Ensiklopedia Islam, berarti batalnya nilai religius perbuatan orang yang bersangkutan.
Kembali kepada kekafiran setelah beriman berarti terputusnya hubungan dengan Allah Subhanahu Wa Ta`ala.

Hal itu antara lain dijelaskan dalam surah Al-Baqarah ayat 217,
“Barang siapa yang murtad di antara kamu dari agamanya, lalu mati dalam kekafiran, mereka itulah yang sia-sia amalannya di dunia dan akhirat dan mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya.”


Seseorang dianggap murtad apabila telah mukalaf dan menyertakan kemurtadannya secara terang-terangan atau kata-kata yang menjadikannya murtad atau perbuatan yang mengandung unsur-unsur kemurtadan.

Menurut Ensiklopedia Islam, berlakunya kemurtadan ditentukan oleh dua hal:

Pertama, berakal.
Tidak sah kemurtadan orang gila atau anak kecil yang belum berakal.
Kedua, memiliki kekebasan dan kemerdekaan bertindak serta menentukan pilihan.
Seseorang yang dipaksa murtad, sedangkan hatinya masih tetap dalam keadaan beriman, tak bisa disebut murtad.
Orang yang murtad, menurut fikih, kehilangan hak perlindungan atas jiwanya.

Selain itu, orang yang murtad juga gugur dan hilang hak-hak perdatanya, kepemilikannya, dan batal perkawinannya.
Para ulama menetapkan, jika orang tersebut masuk Islam lagi, semua haknya yang hilang akan dikembalikan.

Dalam hal waris, secara umum orang murtad tak dapat mewarisi dari pihak mana pun, baik dari pihak Muslim maupun kafir, karena tak mempunyai wali dan tak diakui oleh Islam.
Sebagian ulama berpendapat, kemurtadan merupakan penghalang khusus atas pewarisan, bukan perbedaan agama.

Menurut jumhur (kesepakatan) ulama, harta benda orang murtad tak dapat diwarisi.
Namun, sebagian pengikut Abu Hanifah berpendapat hartanya boleh diwarisi.

Harta, menurut Abu Hanifah, adalah yang didapatkan dalam keadaan Islam, sedangkan yang didapatkan dalam keadaan murtad menjadi rampasan (fai) bagi kas negara.

Referensi: Ensiklopedia Islam terbitan Ichtiar Baru van Hoeve, Jakarta/Republika
Bagikan ke FB
Bagikan ke TW
Bagikan ke WA

Video

Panggil Video Lainnya

Hadits Shahih

Ayat Alquran Pilihan

Kami tidak menurunkan Al-Quran ini kepadamu agar kamu menjadi susah,
tetapi sebagai peringatan bagi orang yang takut (kepada Allah),
QS. Ta Ha [20]: 2

Jika kamu menyembunyikan apa yang ada dalam hatimu atau kamu melahirkannya,
pasti Allah mengetahui.

Allah mengetahui apa-apa yang ada di langit & apa-apa yang ada di bumi.
Dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.
QS. Ali ‘Imran [3]: 29

…,
dan seorang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain.
Kemudian kepada Tuhanmulah kembalimu lalu Dia memberitakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.
Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui apa yang tersimpan dalam (dada)mu.
QS. Az-Zumar [39]: 7

Barang siapa yang menta’ati Rasul itu,
sesungguhnya ia telah menta’ati Allah.
QS. An-Nisa’ [4]: 80

Podcast

Doa

Soal & Pertanyaan

Pendidikan Agama Islam #29

Sebagai perumpamaan orang yang mengajak berbuat baik, tetapi dirinya sendiri tidak melakukan adalah … Berikut kedudukan orang yang menuntut ilmu, kecuali … وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ, potongan ayat di atas terdapat pada Alquran surah … Ilmuan muslim yang dalam bidang kedokteran yang berasal dari Persia yaitu … Siapakah nabi yang lebih memilih ilmu daripada harta?

Pendidikan Agama Islam #26

Sebab-sebab turunnya ayat Alquran disebut … Nama lain dari surah Al-Insyirah adalah … Jumlah surah-surah dalam Alquran adalah … Pesan utama dari kandungan Alquran adalah … Surah yang terpanjang dalam Alquran adalah …

Pendidikan Agama Islam #5

Berikut ini, yang tidak mengandung moral terpuji, adalah … Orang yang jujur akan senantiasa mengatakan … Lawan kata dari jujur ??adalah … Orang yang suka berbohong adalah orang … Bekerja tepat waktu adalah salah satu ciri orang yang …

Kamus

hakiki

Apa itu hakiki? ha.ki.ki benar; sebenarnya; sesungguhnya; orang yang melaksanakan ajaran Islam secara sempurna akan mencapai kebahagiaan yang hakiki di dunia dan akhirat … •

Kaum ‘Ad

Siapa itu Kaum ‘Ad? Kaum `Ad (Arab:عاد, ʿĀd) adalah sebuah suku bangsa kuno yang tinggal di daerah Al-Ahqaf di sebelah utara Hadramaut, antara Yaman dan Oman. Mereka hidup pasca banjir besa...

kawin mutah

Apa itu kawin mutah? perkawinan yang berdasarkan perjanjian dalam jangka waktu tertentu (yang dilarang dalam agama) … •

mahar musama

Apa itu mahar musama? maskawin yang ditentukan jumlahnya pada waktu melakukan akad nikah … •

Subhanahu wa ta’ala

Apa itu Subhanahu wa ta’ala? Subhanahu Wa Ta`ala adalah singkatan dari dua sifat Allah, yaitu Subhanahu wa Ta’ala. berarti Allah yang Maha Suci dan Maha Tinggi. سُبْحَانَهُ و...

Muhkam

Apa itu Muhkam? Muhkam adalah lafal yang petunjuknya untuk pengertian yang jelas sesuai dengan susunan lafal itu dan tidak mungkin menerima sesuatu yang lain, baik ta’wil dan takhsis. Terkadang ...