Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

Kitab Shahihain

Kategori: Nama Kitab

Shahihain merupakan Istilah Islam yang digunakan untuk menyebut kedua kitab Shahih milik Imam Bukhari dan Imam Muslim.
Yang lebih dahulu menyusun kitab shahih adalah Imam Al-Bukhari barulah kemudian Imam Muslim.

Penyusunnya

Penyusun kedua kitab ini adalah Imam Bukhari dan Imam Muslim, di dalam ilmu hadits mereka berdua dijuluki Syaikhain, artinya
“Dua orang Syaikh”, yang mana Imam Muslim merupakan murid dari Imam Bukhari.

Kedudukannya

Kitab shahih milik keduanya merupakan kitab yang disepakati oleh ahlussunnah sebagai kitab yang paling shahih setelah Al-Qur’an.
Shahih Al Bukhari ditetapkan lebih shahih dan lebih banyak faidahnya diatas Shahih Muslim karena hadits-hadits dalam shahih Al-Bukhari lebih muttashil sanadnya dan lebih tepercaya (tsiqah) perawinya (rijal).

Dalam shahih al-Bukhari terdapat pengambilan hukum (istinbat) fiqih dan kumpulan-kumpulan hukum yang tidak ada dalam Shahih Muslim.
Kelebihshahihan ini ditinjau dari keseluruhan, maksudnya memang ada sebagian hadits dalam Shahih Muslim yang lebih shahih dari sebagian hadits yang ada dalam Shahih al Bukhari.
ada juga yang menyebutkan bahwa Shahih Muslim lebih shahih daripada Shahih al Bukhari, tetapi pendapat yang lebih kuat (rajih) adalah pendapat yang pertama.

Jumlah haditsnya

Di dalam Shahih Al-Bukhari terdapat lebih dari 7.000 hadits termasuk yang diulang di dalam 97 jilid buku.
Sedangkan di dalam Shahih Muslim jumlahnya sekitar 7500 hadits termasuk pengulangan dalam 57 jilid.
Kedua kitab tersebut belumlah merangkum semua hadits shahih yang ada.

Al-Bukhari berkata: ”
Aku tidak memasukkan dalam kitabku, yakni Al-Jami’ (Shahih Bukhari), kecuali yang shahih-shahih saja.
Ada hadits-hadits shahih yang lain tidak aku masukkan karena terlalu panjang.”

Imam Muslim berkata:
“Tidak semua hadits shahih kucantumkan di situ, aku hanya mencantumkan hadits-hadits yang telah disepakati (keshahihannya).”


Masih banyak hadits shahih yang belum tercantum dalam Shahihain, ada riwayat dari Al Bukhari yang menyebutkan: ”
Hadits-hadits shahih yang kutinggalkan masih banyak.”
Dia juga berkata:
“Aku menghafal 100.000 hadits shahih, dan 200.000 hadits (lainnya) yang tidak shahih.”

Hubungannya dengan Kitab-kitab Hadits yang lain

Syaikhain menyusun kitab Shahihain dengan seleksi yang sangat ketat, sehingga hanya hadits-hadits yang memenuhi syarat tersebutlah yang tercantum ke dalam kitabnya.
Dalam tahapan penulisannya, Al-Bukhari saja mengumpulkan dan meneliti satu juta hadits serta menemui 80.000 perawi di 7 negara.
Dia sangat berhati-hati dalam menyusunnya dan disebutkan setiap kali akan menuliskan satu hadits, dia terlebih dahulu salat istikharah dan memohon pertolongan kepada Allah.

Untuk menyelesaikan semua proses itu hingga tuntas, dia membutuhkan waktu 16 tahun.
Hadits-hadits shahih lainnya yang tidak masuk ke dalam Shahihain dapat ditemukan tersebar dalam berbagai kitab kumpulan hadits yang lain.
Seperti pada kitab Shahih Ibnu Khuzaimah, Shahih Ibnu Hibban, Al-Mustadrak al-Hakim, Kitab hadits yang enam, Kitab Sunan yang empat (Sunan Abu Dawud, Sunan At-Tirmidzi (Jami’ At-Tirmidzi), Sunan An-Nasa-i, Sunan Ibnu Majah), Sunan Ad-Daruquthni, Sunan Al-Baihaqi, dan lainnya.

Syarat (kriteria) Al-Bukhari dan Muslim

Hadits yang keotentikannya (keshahihannya) disepakati oleh keduanya, yaitu Imam Bukhari dan Imam Muslim, disebutkan dalam istilah hadits sebagai Muttafaqun ’alaih.
Sementara Imam Syaukani di dalam kitab haditsnya Nailul Authar menggunakan istilah Muttafaqun ’alaih untuk menyebut hadits yang disepakati oleh Imam Bukhari, Imam Muslim ditambah dengan Imam Ahmad.
Terdapat pula kitab shahih yang disusun berdasarkan syarat dan metode penyusunan Imam Bukhari dan Muslim.
Disebutkan dengan hadits yang shahih menurut syarat Bukhari dan atau Muslim namun Bukhari dan atau Muslim tidak mengeluarkannya.

Di antara kitab tersebut adalah kitab Al-Mustadrak ala ash-Shahihain karya Al-Hakim An-Naisyaburi juga
“Al-Jami’ush Shahih Min Ma Laisa fi Al-Shahihain
(Kumpulan Hadits Shahih yang Tidak Dikeluarkan di Shahihain) karya Muqbil bin Hadi Al-Wadi’i.
Imam Nawawi berkata,
“Maksud perkataan para muhaddits,
“sesuai syarat (kriteria) keduanya atau salah satunya”, adalah bahwa para periwayat sanad tersebut terdapat dalam kitab Al-Bukhari dan Muslim atau salah satunya, karena keduanya tidak memiliki (tidak menetapkan) syarat dalam kitab keduanya dan tidak pula dalam selain kitab keduanya.”


۞ Variasi nama: Kitab Sahihain, Shahihain, Sahihain

Bagikan ke FB
Bagikan ke TW
Bagikan ke WA

Video

Panggil Video Lainnya

Hadits Shahih

Ayat Alquran Pilihan

Dan orang-orang yang menyakiti orang-orang mu’min & mu’minat tanpa kesalahan yang mereka perbuat,
maka sesunguhnya mereka telah memikul kebohongan & dosa yang nyata.
QS. Al-Ahzab [33]: 58

Allah memberi pembalasan kepada tiap-tiap orang terhadap apa yang ia usahakan.
esungguhnya Allah Maha cepat hisab-Nya.

QS. Ibrahim [14]: 51

Ya Tuhanku,
anugrahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang-orang yang saleh.
QS. As-Saffat [37]: 100

Bergegaslah melaksanakan amal saleh, agar kalian mendapat ampunan Allah atas dosa-dosa kalian!
Juga agar kalian mendapatkan surga yang amat luas, seluas langit & bumi, yang hanya disediakan untuk orang yang takut kepada Allah & siksa-Nya
QS. Ali ‘Imran [3]: 133

Podcast

Doa

Soal & Pertanyaan

Pendidikan Agama Islam #8

Sumber kedua hukum dalam menetapkan Hukum tentang Alquran adalah … Hukum penggunaan hadis sebagai dasar hukum adalah … Orang yang menceritakan hadits disebut … Undang-undang tentang penggunaan Hadits-Maudu adalah … Berikut adalah hadits yang rusak, kecuali …

Pendidikan Agama Islam #1

Arti fana adalah … Tuhan memiliki sifat Al Karim, yang berarti bahwa Allah Subhanahu Wa Ta`ala merupakan zat Yang ..Allah memiliki sifat Al Kariim yang tercantum dalam Alquran surah … Tuhan memiliki sifat Al Matiin, yang berarti bahwa Allah Subhanahu Wa Ta`ala adalah zat Yang … Dalam Asmaul Husna, Allah memiliki sifat Al Matiin yang tercantum dalam Alquran surah …

Pendidikan Agama Islam #18

Turunnya surah Ad-Dhuha menunjukkan… ..kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam.Surah Ad-Dhuha ayat ke-enam menunjukkan salah satu masa Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam yaitu … sebagai … Berikut ini yang bukan kandungan surah Ad-Dhuha adalah… .. Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam.Arti al-Kaafirun adalah … Arti dari lafal لَكُمْ دِينُكُمْ yaitu …

Kamus

hakiki

Apa itu hakiki? ha.ki.ki benar; sebenarnya; sesungguhnya; orang yang melaksanakan ajaran Islam secara sempurna akan mencapai kebahagiaan yang hakiki di dunia dan akhirat … •

Malik bin Dinar

Siapa itu Malik bin Dinar? Malik bin Dinar Arab: ملك ابن دينار Malayalam: മാലിക് ദീനാര്‍) (wafat tahun 748 M) adalah seorang ulama pada abad ke-2 Hijriah yang data...

Maryam

Apa itu Maryam? Surah Maryam (مريم‎, Maryam, “Maryam”) adalah surah ke-19 dalam Alquran. Surah ini terdiri atas 98 ayat dan termasuk golongan surah-surah Makkiyah karena hampir selur...

Asma’ul husna

Apa itu Asma’ul husna? Asma’ul husna (bahasa Arab: الأسماء الحسنى, al-asmā’ al-ḥusnā‎) adalah nama-nama Allah, Tuhan dalam Islam, yang indah dan baik. Asma berarti nam...

Al Jaliil

Apa itu Al Jaliil? Allah itu Al-Jalil . Al-Jalil memiliki makna yaitu Yang Maha Luhur atau Mulia. Maksudnya adalah Allah itu merupakan sumber keluhuran yang paling sempurna dan tidak ada yang setara ...

makruh

Apa itu makruh? mak.ruh dianjurkan untuk ditinggalkan, tetapi tidak berdosa apabila dikerjakan; dipandang makruh apabila berlebih-lebihan memakai wangi-wangian pada waktu puasa … •