Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

kiblat

Kategori: Istilah Umum

Kiblat adalah kata Arab yang merujuk arah yang dituju saat seorang Muslim mendirikan salat.
Arah kiblat adalah arah dari suatu tempat (lokasi) ke Ka’bah di Masjidil Haram, Mekkah dengan jarak yang terdekat.
Maksud
“jarak yang terdekat”
disini karena bumi ini bulat, sehingga arah kiblat suatu tempat itu sebenarnya lebih dari satu.
Misalnya, arah kiblat kota Yogyakarta ada dua, yaitu menghadap ke barat laut dan timur tenggara.
Tetapi yang digunakan adalah arah barat laut karena arah itu yang paling dekat dibandingkan dengan arah ke timur tenggara.

Pendapat ulama

Para ulama sepakat bahwa menghadap arah kiblat itu menjadi syarat sahnya shalat, kecuali shalat khauf (dalam keadaan takut, siaga, perang), shalat diatas kendaraan, orang yang tidak mengetahui arah kiblat, orang yang terikat (marbuth), dan orang sakit yang tidak bisa menggeser tubuhnya ke arah kiblat, mungkin karena tidak ada orang yang membantunya.
Dalam keadaan seperti itu maka diperbolehkan menghadap ke arah mana saja yang bisa dan atau diyakini sebagai arah kiblat.
Artinya menghadap kiblat harus dilakukan dalam keadaan mampu dan aman dari serangan musuh atau hewan buas, sebagaimana penegasan ulama Malikiyyah dan Hanafiyyah.

Sejarah

Pada mulanya, kiblat mengarah ke Yerusalem.
Menurut Ibnu Katsir, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para sahabat salat dengan menghadap Baitul Maqdis.
Namun, Rasulullah lebih suka salat menghadap kiblatnya Nabi Ibrahim, yaitu Ka’bah.
Oleh karena itu dia sering salat di antara dua sudut Ka’bah sehingga Ka’bah berada di antara diri dia dan Baitul Maqdis.
Dengan demikian dia salat sekaligus menghadap Ka’bah dan Baitul Maqdis.
Setelah hijrah ke Madinah, hal tersebut tidak mungkin lagi.
Ia salat dengan menghadap Baitul Maqdis.
Ia sering menengadahkan kepalanya ke langit menanti wahyu turun agar Ka’bah dijadikan kiblat salat.
Allah pun mengabulkan keinginan dia dengan menurunkan ayat 144 dari Surat al-Baqarah: Sungguh Kami (sering) melihat mukamu menengadah ke langit, maka sungguh Kami akan memalingkan kamu ke kiblat yang kamu sukai.
Palingkanlah mukamu ke arah Masjidil Haram.
Dan di mana saja kamu berada, palingkanlah mukamu ke arahnya.
Dan sesungguhnya orang-orang (Yahudi dan Nasrani) yang diberi Al Kitab (Taurat dan Injil) memang mengetahui, bahwa berpaling ke Masjidil Haram itu adalah benar dari Tuhannya; dan Allah sekali-kali tidak lengah dari apa yang mereka kerjakan (Maksudnya ialah Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam sering melihat ke langit mendoa dan menunggu-nunggu turunnya wahyu yang memerintahkan dia menghadap ke Baitullah).
Juga diceritakan dalam suatu hadits riwayat Imam Bukhari: Dari al-Bara bin Azib, bahwasanya Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam pertama tiba di Madinah dia turun di rumah kakek-kakek atau paman-paman dari Anshar.
Dan bahwasanya dia salat menghadap Baitul Maqdis enam belas atau tujuh belas bulan.
Dan dia senang kiblatnya dijadikan menghadap Baitullah.
Dan salat pertama dia dengan menghadap Baitullah adalah salat Ashar di mana orang-orang turut salat (bermakmum) bersama dia.
Seusai salat, seorang lelaki yang ikut salat bersama dia pergi kemudian melewati orang-orang di suatu masjid sedang ruku.
Lantas dia berkata:
“Aku bersaksi kepada Allah, sungguh aku telah salat bersama Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dengan menghadap Makkah.”
Merekapun dalam keadaan demikian (ruku) mengubah kiblat menghadap Baitullah.
Dan orang-orang Yahudi dan Ahli Kitab senang dia salat menghadap Baitul Maqdis.
Setelah dia memalingkan wajahnya ke Baitullah, mereka mengingkari hal itu.
Sesungguhnya sementara orang meninggal dan terbunuh sebelum berpindahnya kiblat, sehingga kami tidak tahu apa yang akan kami katakan tentang mereka.
Kemudian Allah yang Maha Tinggi menurunkan ayat
“dan Allah tidak akan menyia-nyiakan imanmu”
(al-Baqarah, 2:143).
Hal itu terjadi pada tahun 624. Dengan turunnya ayat tersebut, kiblat diganti menjadi mengarah ke Ka’bah di Mekkah.
Selain arah salat, kiblat juga merupakan arah kepala hewan yang disembelih, juga arah kepala jenazah yang dimakamkan.

Penentuan arah kiblat

Perhitungan geometris arah kiblat

Dalam 1000 tahun terakhir, sejumlah matematikawan dan astronom Muslim seperti Biruni telah melakukan perhitungan yang tepat untuk menentukan arah kiblat dari berbagai tempat di dunia.
Seluruhnya setuju bahwa setiap tahun ada dua hari di mana matahari berada tepat di atas Ka’bah, dan arah bayangan matahari di manapun di dunia pasti mengarah ke Kiblat.
Peristiwa tersebut terjadi setiap tanggal 28 Mei pukul 9.18 GMT (16.18 WIB) dan 16 Juli jam 9.27 GMT (16.27 WIB) untuk tahun biasa.
Sedang kalau tahun kabisat, tanggal tersebut dimajukan satu hari, dengan jam yang sama.
Tentu saja pada waktu tersebut hanya separuh dari bumi yang mendapat sinar matahari.
Selain itu terdapat 2 hari lain di mana matahari tepat di
“balik”
Ka’bah (antipoda), di mana bayangan matahari pada waktu tersebut juga mengarah ke Ka’bah.
Peristiwa tersebut terjadi pada tanggal 28 November 21.09 GMT (4.09 WIB) dan 16 Januari jam 21.29 GMT (4.29 WIB) Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Kiblat

Bagikan ke FB
Bagikan ke TW
Bagikan ke WA

Video

Panggil Video Lainnya

Hadits Shahih

Ayat Alquran Pilihan

مَا وَدَّعَكَ رَبُّكَ وَمَا قَلَىٰ

Tuhanmu tiada meninggalkan kamu & tiada (pula) benci kepadamu

وَلَلْءَاخِرَةُ خَيْرٌۭ لَّكَ مِنَ ٱلْأُولَىٰ

Dan sesungguhnya hari kemudian itu lebih baik bagimu daripada yang sekarang (permulaan)
QS. Ad-Duha [93]: 3-4

Dan janganlah kamu campur adukkan yang hak dengan yang bathil & janganlah kamu sembunyikan yang hak itu,
sedang kamu mengetahui.
QS. Al-Baqarah [2]: 42

Dan tinggalkanlah dosa yang nampak & yang tersembunyi.
Sesungguhnya orang yang mengerjakan dosa,
kelak akan diberi pembalasan (pada hari kiamat),
disebabkan apa yang mereka telah kerjakan.
QS. Al-An’am [6]: 120

Podcast

Doa

Soal & Pertanyaan

Pendidikan Agama Islam #20

Berikut adalah contoh bahwa Allah Subhanahu Wa Ta`ala Maha Mendahulukan. Zakat menurut bahasa زكة , yang bermakna …Yang termasuk mustahiq (orang berhak menerima zakat) berikut yaitu … Setelah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam wafat maka diganti oleh sahabat sebagai pemimpin ummat disebut … Jasa khalifah Umar bin Khatab yang sampai saat ini masih dipergunakan, yaitu …

Pendidikan Agama Islam #21

Pembukuan Alquran dilakukan pada masa khalifah … Setiap bencana dan musibah yang menimpa manusia di bumi sudah tertulis dalam kitab … Bu Nindi mempersiapkan pakaian bayi, karena bu Nindi tidak lama lagi akan melahirkan bayinya, perilaku bu Nindi termasuk meyakini … Allah Subhanahu Wa Ta`ala.Allah Subhanahu Wa Ta`ala tidak akan merubah nasib suatu kaum , sebelum kaum itu sendiri yang merubahnya, arti ayat tersebut terdapat dalam Alquran surah ar-Rad ayat … Salah satu contoh hikmah beriman kepada qada bagi siswa adalah …

Pendidikan Agama Islam #27

Surah yang terpendek dalam Alquran adalah … Surah yang tidak diawali basmalah adalah … Surah yang pertama kali turun secara lengkap adalah … Proses turunnya wahyu berlangsung selama … tahun.Basmalah tertulis atau disebutkan sebanyak dua kali pada surah …

Kamus

filibuster

Apa itu filibuster? fi.li.bus.ter taktik menguasai sidang melalui pidato-pidato yang berkepanjangan dan tidak habis-habisnya dengan tujuan menggagalkan penetapan suatu undang-undang oleh lembaga legi...

Kaum Tsamud

Siapa itu Kaum Tsamud? Kaum Tsamūd (bahasa Arab: ثمود) adalah suku kuno Arabia yang diperkirakan hidup sekitar millenium pertama Sebelum Masehi dan dekat dengan waktu kenabian Muhammad. Mereka di...

Hijrah

Apa itu Hijrah? Hijrah (bahasa Arab: هِجْرَة) adalah perpindahan/migrasi dari Nabi Muhammad dan pengikutnya dari Mekkah ke Madinah pada bulan Juni tahun 622. Hijrah Nabi Muhammad Pada September...

Batil

Apa itu Batil? Batil adalah suatu pekerjaan yang diperintahkan agama yang dilakukan seseorang dengan tidak memenuhi rukun atau syarat yang telah ditentukan oleh agama, misalnya ketika urutan berwudlu ...

Pertempuran Qadisiyyah

Apa itu Pertempuran Qadisiyyah? Pertempuran Al-Qadisiyyah (معركة القادسيّة) adalah pertempuran yang menentukan antara pasukan muslim dengan pasukan Persia pada saat periode pertama ekspa...

Wahsyi bin Harb

Siapa itu Wahsyi bin Harb? Wahsyi bin Harb (Arab:وحشي بن حرب, Julukan: Abi Dasamah) adalah seorang bekas budak kulit hitam dari Ethiopia milik Jubair bin Muth’im dan dimerdekakan oleh H...