Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

Imam Malik bin Anas

Kategori: Ulama

Mālik ibn Anas bin Malik bin ‘Āmr al-Asbahi atau Malik bin Anas (lengkapnya: Malik bin Anas bin Malik bin `Amr, al-Imam, Abu `Abd Allah al-Humyari al-Asbahi al-Madani), (مالك بن أنس), lahir di (Madinah pada tahun 711 Masehi / 90 Hijriyah), dan meninggal pada tahun 795 Masehi / 174 Hijriyah).

Ia adalah pakar ilmu fikih dan hadis, serta pendiri Mazhab Maliki.
Juga merupakan guru dari Muhammad bin Idris pendiri Madzhab Syafi’i.

Biografi
Abu Abdullah Malik bin Anas bin Malik bin Abi Amir bin Amr bin al-Haris bin Ghaiman bin Jutsail bin Amr bin al-Haris Dzi Ashbah.
Imam Malik dilahirkan di kota Madinah.
Sedangkan mengenai masalah tahun kelahirannya terdapat perbedaaan riwayat.
Al-Yafii dalam kitabnya Thabaqat fuqoha meriwayatkan bahwa Imam Malik dilahirkan pada 94 H. ibn Khalikan dan yang lain berpendapat bahwa Imam Malik dilahirkan pada 95 H. Sedangkan Imam Adz-Dzahabi meriwayatkan Imam Malik dilahirkan 90 H. Imam yahya bin bakir meriwayatkan bahwa ia mendengar Malik berkata:
“Aku dilahirkan pada 93 H”.
dan inilah riwayat yang paling benar (menurut al-Sam’ani dan ibn farhun).

Imam Malik bin Anas dikenal luas akan kecerdasannya.
Suatu waktu ia pernah dibacakan 31 buah Hadis Rasulullah dan mampu mengulanginya dengan baik dan benar tanpa harus menuliskannya terlebih dahulu.

Ia menyusun kitab Al Muwaththa’, dan dalam penyusunannya ia menghabiskan waktu 40 tahun, selama waktu itu, ia menunjukan kepada 70 ahli fiqh Madinah.

Kitab tersebut menghimpun 100.000 hadis, dan yang meriwayatkan Al Muwaththa’ lebih dari seribu orang, karena itu naskahnya berbeda beda dan seluruhnya berjumlah 30 naskah, tetapi yang terkenal hanya 20 buah.
Dan yang paling masyur adalah riwayat dari Yahya bin Yahyah al Laitsi al Andalusi al Mashmudi.

Sejumlah ‘Ulama berpendapat bahwa sumber sumber hadis itu ada tujuh, yaitu Al Kutub as Sittah ditambah Al Muwaththa’.
Ada pula ulama yang menetapkan Sunan ad Darimi sebagai ganti Al Muwaththa’.
Ketika melukiskan kitab besar ini, Ibnu Hazm berkata,”
Al Muwaththa’ adalah kitab tentang fiqh dan hadis, aku belum mengetahui bandingannya.

Hadis-hadis yang terdapat dalam Al Muwaththa’ tidak semuanya Musnad, ada yang Mursal, mu’dlal dan munqathi.
Sebagian ‘Ulama menghitungnya berjumlah 600 hadis musnad, 222 hadis mursal, 613 hadis mauquf, 285 perkataan tabi’in, disamping itu ada 61 hadis tanpa penyandara, hanya dikatakan telah sampai kepadaku”
dan “dari orang kepercayaan”, tetapi hadis hadis tersebut bersanad dari jalur jalur lain yang bukan jalur dari Imam Malik sendiri, karena itu Ibn Abdil Bar an Namiri menentang penyusunan kitab yang berusaha memuttashilkan hadis hadis mursal, munqathi’ dan mu’dhal yang terdapat dalam Al Muwaththa’ Malik.

Imam Malik menerima hadis dari 900 orang (guru), 300 dari golongan Tabi’in dan 600 dari tabi’in tabi’in, ia meriwayatkan hadis bersumber dari Nu’main al Mujmir, Zaib bin Aslam, Nafi’, Syarik bin Abdullah, Az-Zuhri, Abi az Ziyad, Sa’id al Maqburi dan Humaid ath Thawil, muridnya yang paling akhir adalah Hudzafah as Sahmi al Anshari.

Adapun yang meriwayatkan darinya adalah banyak sekali di antaranya ada yang lebih tua darinya seperti Az-Zuhri dan Yahya bin Sa’id.
Ada yang sebaya seperti Al-Auza’i, Sufyan Ats-Tsauri, Sufyan bin Uyainah, Al-Laits bin Sa’ad, Ibnu Juraij dan Syu’bah bin Hajjaj.
Adapula yang belajar darinya seperti Asy Safi’i, Ibnu Wahb, Ibnu Mahdi, al Qaththan dan Abi Ishaq.

Malik bin Anas menyusun kompilasi hadis dan ucapan para sahabat dalam buku yang terkenal hingga kini, Al Muwatta.

Imam Malik diketahui sangat jarang keluar dari kota Madinah.
Ia memilih menyibukan diri dengan mengajar dan berdakwah di kota tempat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam wafat tersebut.Beliau sesekali keluar dari kota Madinah untuk melakukan ritual ibadah haji di kota mekkah

Di antara guru dia adalah Nafi’ bin Abi Nu’aim, Nafi’ al Muqbiri, Na’imul Majmar, Az-Zuhri, Amir bin Abdullah bin Az-Zubair, Ibnul Munkadir, Abdullah bin Dinar, dan lain-lain.

Di antara murid dia adalah Ibnul Mubarak, Al Qaththan, Ibnu Mahdi, Ibnu Wahb, Ibnu Qasim, Al Qa’nabi, Abdullah bin Yusuf, Sa’id bin Manshur, Yahya bin Yahya al-Andalusi, Yahya bin Bakir, Qutaibah Abu Mush’ab, Al-Auza’i, Sufyan ats-Tsauri, Sufyan bin Uyainah, Imam Syafi’i, Abu Hudzafah as Sahmi, Az Zubairi, dan lain-lain.

Pujian Ulama untuk Imam Malik
An Nasa’i berkata,”
Tidak ada yang saya lihat orang yang pintar, mulia dan jujur, tepercaya periwayatan hadisnya melebihi Malik, kami tidak tahu dia ada meriwayatkan hadis dari rawi matruk, kecuali Abdul Karim”.

(Ket: Abdul Karim bin Abi al Mukharif al Basri yang menetap di Makkah, karena tidak senegeri dengan Malik, keadaanya tidak banyak diketahui, Malik hanya sedikit mentahrijkan hadisnya tentang keutamaan amal atau menambah pada matan).

Sedangkan Ibnu Hayyan berkata,
”Malik adalah orang yang pertama menyeleksi para tokoh ahli fiqh di Madinah, dengan fiqh, agama dan keutamaan ibadah”.

Imam as-Syafi’i berkata,
“Imam Malik adalah Hujjatullah atas makhluk-Nya setelah para Tabi’in”.

Yahya bin Ma’in berkata,
“Imam Malik adalah Amirul mukminin dalam (ilmu) Hadis

Ayyub bin Suwaid berkata,
“Imam Malik adalah Imam Darul Hijrah (Imam madinah) dan as-Sunnah,seorang yang Tsiqah, seorang yang dapat dipercaya”.

Ahmad bin Hanbal berkata,
“Jika engkau melihat seseorang yang membenci imam malik, maka ketahuilah bahwa orang tersebut adalah ahli bid’ah”

Seseorang bertanya kepada as-Syafi’i,
“apakah anda menemukan seseorang yang (alim) seperti imam malik?”
as-Syafi’i menjawab:
“aku mendengar dari orang yang lebih tua dan lebih berilmu daripada aku, mereka mengatakan kami tidak menemukan orang yang (alim) seperti Malik, maka bagaimana kami(orang sekarang) menemui yang seperti Malik?”

Imam Abu Hanifah berkata,
“Aku tidak pernah melihat seseorang yang lebih pandai tentang sunnah Rasulullah dari Imam Malik.”

Abdurrahman bin Mahdi,
“Aku tidak pernah tahu seorang ulama Hijaz kecuali mereka menghormati Imam Malik, sesungguhnya Allah tidak mengumpulkan umat Muhammad, kecuali dalam petunjuk.”

Ibnu Atsir,
“Cukuplah kemuliaan bagi asy-Syafi’i bahwa syaikhnya adalah Imam Malik, dan cukuplah kemuliaan bagi Malik bahwa di antara muridnya adalah asy-Syafi’i.”

Abdullah bin Mubarak berkata,
“Tidak pernah aku melihat seorang penulis ilmu Rasulullah lebih berwibawa dari Malik, dan lebih besar penghormatannya terhadap hadis Rasulullah dari Malik, serta kikir terhadap agamanya dari Malik, jika dikatakan kepadaku pilihlah Imam bagi umat ini, maka aku akan pilih Malik.”

Laits bin Saad berkata,
“Tidak ada orang yang lebih aku cintai di muka bumi ini dari Malik.”

Kitab Al-Muwaththa
Al-Muwaththa berarti ‘yang disepakati’ atau ‘tunjang’ atau ‘panduan’ yang membahas tentang ilmu dan hukum-hukum agama Islam.
Al-Muwaththa merupakan sebuah kitab yang berisikan hadis-hadis yang dikumpulkan oleh Imam Malik serta pendapat para sahabat dan ulama-ulama tabiin.
Kitab ini lengkap dengan berbagai problem agama yang merangkum ilmu hadis, ilmu fiqh dan sebagainya.
Semua hadis yang ditulis adalah sahih kerana Imam Malik terkenal dengan sifatnya yang tegas dalam penerimaan sebuah hadis.

Dia sangat berhati-hati ketika menapis, mengasingkan, dan membahas serta menolak riwayat yang meragukan.
Dari 100.000 hadis yang dihafal dia, hanya 10.000 saja diakui sah dan dari 10.000 hadis itu, hanya 5.000 saja yang disahkan sahih olehnya setelah diteliti dan dibandingkan dengan al-Quran.

Menurut sebuah riwayat, Imam Malik menghabiskan 40 tahun untuk mengumpul dan menapis hadis-hadis yang diterima dari guru-gurunya.
Imam Syafii pernah berkata,
“Tiada sebuah kitab di muka bumi ini setelah al qur`an yang lebih banyak mengandungi kebenaran selain dari kitab Al-Muwaththa karangan Imam Malik, inilah karangan para ulama muaqoddimin.”

Akhir Hayat
Menjelang wafat, Imam Malik ditanya kenapa ia tak pergi lagi ke Masjid Nabawi selama tujuh tahun, ia menjawab,
“Seandainya bukan karena akhir dari kehidupan saya di dunia, dan awal kehidupan di akhirat, aku tidak akan memberitahukan hal ini kepada kalian.
Yang menghalangiku untuk melakukan semua itu adalah penyakit sering buang air kecil, karena sebab ini aku tak sanggup untuk mendatangi Masjid Rasulullah.
Dan, aku tak suka menyebutkan penyakitku, karena khawatir aku akan selalu mengadu kepada Allah.”

Imam Malik mulai jatuh sakit pada hari Minggu sampai 22 hari lalu wafat pada hari Minggu, tanggal 10 Rabi’ul Awwal 179 Hijriyah atau 800 Miladiyyah.

Masyarakat Medinah menjalankan wasiat yang ia sampaikan, yakni dikafani dengan kain putih, dan disalati diatas keranda.
Imam shalat jenazahnya adalah Abdullah bin Muhammad bin Ibrahim al-Hasyimi yang merupakan gubernur Madinah.
Gubernur Madinah datang melayat dengan jalan kaki, bahkan termasuk salah satu yang ikut serta dalam mengangkat jenazah hingga ke makamnya.
Dia dimakamkan di Pemakaman Baqi’, seluruh murid-murid dia turut mengebumikan dia.

Informasi tentang kematitan dia tersebar di seantero negeri Islam, mereka sungguh sangat bersedih dan merasa sangat kehilangan, seraya mendoakan dia agar selalu dilimpahi rahmat dan pahala yang belipat ganda berkat ilmu dan amal yang dia persembahkan untuk Islam.


Referensi: Wikipedia
۞ Variasi nama:
Imam Maalik, Malik bin Anas, Imam Malik
Biodata Imam Maalik مالك بن أنس بن مالك بن أبي عامر
Nama Imam Maalik مالك بن أنس بن مالك بن أبي عامر
Level Tabi'ut tabi'in [Generasi ke-7] [Maliki]
Tempat / Thn Lahir (Madinah). Tahun 93 AH / 712 Masehi
Tempat Menetap Madina
Tempat / Thn Wafat (Madinah), Tahun 179 Hijriyah / 795 Masehi
Penyebab kematian Natural
Kegemaran Fiqh, Narrator[Grade:Thiqah Thiqah] [ ع - متقن ], Hadith, Tafsir/Quran
Guru Amir bin 'Abdullah,
Na'eem bin 'Abdullah al-Majmar,
Zayd bin Aslam,
Nafie',
Hameed bin Abi Hameed,
Sa'id bin Abi Sa'id (Kaysan),
Abu Hazim,
Salma bin Dinar,
Sharayk bin 'Abdullah bin Abi Namr,
Salah bin Kaysan al-Madni,
al-Zuhri,
Safwan bin Slym al-Madni,
Rabi'ya bin Abi 'Abdur Rahman (Farrukh),
Abu al-Zanad,
Muhammad bin al-Munkdar bin 'Abdullah,
'Abdullah bin Dinar,
'Abdullah bin 'Abdur Rahman bin Ma'mar,
Yahya bin Sa'id al-Ansari,
'Abd Rabba bin Sa'id bin Qays bin 'Amr,
'Amr bin Abi 'Amr (Maysayra),
al-Ala' bin 'Abdur Rahman bin Ya'qub,
Hisham bin 'Urwa,
Yazid bin 'Abdullah bin Khusayfa,
Muhammad bin Muslim bin Tadras,
Ibrahim bin 'Uqba,
Musa bin 'Uqba,
Ayoub al-Sakhtiyani,
Isma'il bin Abi Hkym,
Humaid bin 'Abdur Rahman,
Ja'far bin Muhammad bin 'Ali,
Hameed bin Qays,
Da'ud bin al-Husain al-Amwy,
Ziyad bin Sa'd bin 'Abdur Rahman,
Zayd bin Rabah al-Madni,
Salm Abi al-Nadr,
Sami Maula Abi Bakr bin 'Abdur Rahman,
Suhayl bin Abi Salah,
Syfa Abu Ziyad Mwla Aflah,
Dmrh bin Sa'id bin Aby,
Talha bin 'Abdul Malik,
'Abdullah bin Abi Bakr bin Muh. b. 'Amr,
'Abdullah bin al-Fadl,
'Abdullah bin Yazid,
'Abdur Rahman bin 'Abddllah bin 'AR,
'Abdur Rahman bin al-Qasim,
'Ubaidullah bin Salman al-Aghar,
'Amr bin Muslim bin'Umara bin Akayma,
'Amr bin Yahya bin 'Ammara,
Qtn bin Wahb bin Awymr,
Muhammad bin 'Abdur Rahman,
Muhammad bin 'Amr bin Halhala,
Muhammad bin Yahya bin Hiban,
Makhrama bin Bukayr bin 'Abd. b. al-Ashj,
Dan lainnya ...
Murid al-Zuhri,
Yahya bin Sa'id al-Ansari,
Yazid bin 'Abdullah bin Usama B. al-Haad,
'Abdur Rahman bin 'Amr al-Awza'i,
Sufyan bin Sa‘id Ath-Thawri,
Wrqa'a bin 'Umar,
Shu'bah bin al-Hajjaj,
Ibn Jurayj,
Ibrahim bin Tahman,
al-Lai bin Sa'd,
Sufyan bin 'Uyaynah,
Ibrahim bin Muhammad bin al-Harith,
Yahya bin Sa'id bin Farroukh al-Qatan,
'Abdur Rahman bin Mahdi,
al-Husain bin al-Walid al-Quraishi,
Ruh bin 'Ubada bin al-'Ala',
Zayd bin al-Habab al-'Akli,
Imam Shafi'ee,
'Abdullah bin Mubarak,
'Abdur Rahman bin al-Qasim,
al-Qasim bin Yazid al-Jrmy,
Ma'n bin 'Isa bin Yahya,
Yahya bin Ayoub al-Ghafiqi,
'Ubaidullah bin Abd,
al-Fadl bin Dakayn,
Abu Na'eem,
al-Dahhak bin Mukhlad Abu 'Asim al-Nabil,
Hisham bin 'Abdul Malik al-Tayalasi,
Ahmed bin 'Abdullah,
Ishaq bin 'Isa bin Njyh,
Bashr bin 'Umar al-Zahrani,
Jawayriyya bin Asma' bin 'Ubaid,
Khalid bin Mukhallad al-Qatwani,
Sa'id bin Mnswr bin Sh'bh,
'Abdullah bin Raja' al-Makki,
'Abdullah bin Muslima al-Qa'nabi,
Isma'il bin 'Abdullah bin 'Abdullah,
Yahya bin Yahya bin Bukayr,
'Abdul A'ala bin Mushir al-Ghasani,
'Abdullah bin Yusuf al-Tunaysi,
Abd al-Wahd bin Aby,
Makki bin Ibrahim bin Bashayr,
Yahya bin 'Abdullah bin Bukayr,
Qutayba bin Sa'id bin Jamil,
Ahmed bin Abi Bakr,
Isma'il bin Musa al-Fazari al-Siddi,
Khlf bin Hisham bin Th'lb,
Swyd bin Sa'id,
Mus'ab bin 'Abdullah bin Mus'ab,
Hisham bin 'Ammar bin Nasayr,
dll.
Orang tua Anas bin Abi Aans (Malik) / Aaliyah bint Shurayk al-Azdiyya
Anak Yahya and Muhammad,
Fatima
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA

Video


Load More

Ta’ashub

Apa itu Ta’ashub? Ta’ashub adalah istilah dalam Islam yang artinya fanatik buta. Ta’ashub bukanlah sebuah kenikmatan ataupun sebuah keagungan melainkan sebuah penyakit yang secara sadar atau tidak sadar mampu menginfeksi siapa saja. Penyakit ini termasuk penyakit yang berbahaya dan memiliki kemampuan untuk merusak tatanan syariat Islam. Makna etimologi Kata … •

Tanwin

Apa itu Tanwin? Tanwin adalah tanda baca/diakritik/harakat pada tulisan Arab untuk menyatakan bahwa huruf pada akhir kata tersebut diucapkan layaknya bertemu dengan huruf nun mati. Penulisan Harakat tanwin ditulis serupa dengan harakat lain, seperti fathah dengan fathatan, kasrah dengan kasratan, dan dammah dengan dammatan. ـ … •

Al-Kafirun

Apa itu Al-Kafirun? Surah Al-Kafirun adalah surah ke-109 dalam Alquran. Surat ini terdiri atas 6 ayat dan termasuk surat Makkiyah. Nama Al Kaafiruun diambil dari kata yang muncul pada ayat pertama surat ini. Pokok isi surat ini adalah tidak diizinkannya kompromi dalam bentuk mencampuradukkan ajaran agama. Latar belakang. Pada masa penyeb … • Al-Kafirun, Al Kafirun

Hadits Shahih

Ayat Alquran Pilihan

Kategori: Ulama

Celaka,
dan celakalah kamu,
wahai pendusta!
Lalu celaka,
dan celakalah kamu selamanya!
QS. Al-Qiyamah [75]: 34

۞ Variasi nama:
Imam Maalik, Malik bin Anas, Imam Malik
Kategori: Ulama

Dan kepunyaan Allah-lah timur & barat,
maka kemanapun kamu menghadap di situlah wajah Allah.
Sesungguhnya Allah Maha Luas (rahmat-Nya) lagi Maha Mengetahui.
QS. Al-Baqarah [2]: 115

۞ Variasi nama:
Imam Maalik, Malik bin Anas, Imam Malik
Kategori: Ulama

“Hasbunallahu wa ni’mal wakiil.”

Cukuplah Allah menjadi Penolong kami & Allah adalah sebaik-baik Pelindung.
QS. Ali ‘Imran [3]: 173

۞ Variasi nama:
Imam Maalik, Malik bin Anas, Imam Malik
Kategori: Ulama

Katakanlah:
“Siapakan yang memberi rezeki kepadamu dari langit & dari bumi?”
Katakanlah:
“Allah”.
QS. Saba’ [34]: 24

۞ Variasi nama:
Imam Maalik, Malik bin Anas, Imam Malik

Podcast

Doa

Soal & Pertanyaan

Pendidikan Agama Islam #30

Yang diajarkan oleh Rasulullah adalah jika kita melihat kemungkaran untuk mencegahnya pertama kali dengan … بَلِّغُوا عَنِّى وَلَوْ آيَةً Arti dari hadist diatas adalah …Di bawah ini adalah cara untuk menjadikan semangat mengamalkan ilmu dalam kehidupan kecuali …كادَ الفَقْرُ أنْ يَكُوْنَ كُفْرًا Arti dari kalimat di atas adalah …Siapakah ilmuan muslim yang pertama menjadi penemu Al-Jabar?

Pendidikan Agama Islam #5

Berikut ini, yang tidak mengandung moral terpuji, adalah … Orang yang jujur akan senantiasa mengatakan … Lawan kata dari jujur ??adalah … Orang yang suka berbohong adalah orang … Bekerja tepat waktu adalah salah satu ciri orang yang …

Pendidikan Agama Islam #29

Sebagai perumpamaan orang yang mengajak berbuat baik, tetapi dirinya sendiri tidak melakukan adalah … Berikut kedudukan orang yang menuntut ilmu, kecuali … potongan ayat di atas terdapat pada Alquran surah … Ilmuan muslim yang dalam bidang kedokteran yang berasal dari Persia yaitu … Siapakah nabi yang lebih memilih ilmu daripada harta?

Kamus

adab

Apa itu adab? kehalusan dan kebaikan budi pekerti; kesopanan; akhlak; ayahnya terkenal sebagai orang yang tinggi adab nya adab aturan perilaku dalam Islam. … •

Fatimah az-Zahra

Siapa itu Fatimah az-Zahra? Fatimah binti Muhammad atau lebih dikenal dengan Fatimah az-Zahra putri bungsu Nabi Muhammad dari perkawinannya dengan istri pertamanya, Khadijah. Kelahiran & Kehidupan Keluarga Kelahiran & Kematian Pemimpin wanita pada masanya ini adalah putri ke 4 dari anak anak Rasulullah S … • Fathimah binti Muhammad, Fatimah binti Muhammad, Fathimah, Fatimah

Syekh Muhammad Mutawalli Asy-Sya’rawi

Siapa itu Syekh Muhammad Mutawalli Asy-Sya’rawi? Fatwanya menjadi rujukan dunia Islam. Gelar Mujadid Abad ke- 20 tampaknya tidak terlalu berlebihan jika disandangkan untuk sosok Syekh Sya’rawi. Tokoh yang memiliki nama lengkap Syekh Muhammad Mutawalli Asy-Sya’rawi ini adalah satu dari sekian ulama dunia yang cukup berpengaruh pada abad ke-20, baik dalam bidang keagamaan, sosial, maupun politik i … • Asy Sya’rawi, Asy Sya’rawi

Al Wakiil

Apa itu Al Wakiil? Allah itu Al-Wakil ◀ Al-Wakil , yaitu Allah Subhanahu wa Ta’ala yang memelihara dan mengurusi segala kebutuhan makhluk-Nya, baik itu dalam urusan dunia maupun urusan akhirat. Dia menyelesaikan segala sesuatu yang diserahkan hambanya tanpa membiarkan apa pun terbengkalai. &128161; Di padang mahsyar nanti … • Al-Wakiil, Al-Wakil, Al Wakil

tanfiziah

Apa itu tanfiziah? tan.fi.zi.ah eksekutif; muktamar partai yang berdasarkan Islam itu memilih kembali ketua tanfiziah yang lama untuk periode 2000-2005 … •

Shaleh `alaihis salam

Siapa itu Shaleh `alaihis salam? Shālih adalah salah seorang nabi dan rasul dalam agama Islam yang diutus kepada Kaum Tsamūd. Ia diangkat menjadi nabi pada tahun 2100 SM. Dia telah diberikan mukjizat yaitu seekor unta betina yang dikeluarkan dari celah batu dengan izin Allah yakni bagi menunjukkan kebesaran Allah kepada kaum Tsamud. … • Shaleh