Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

Ibnu Qutaibah

Kategori: Ulama

Ibnu Qutaibah adalah seorang ahli sejarah politik.
Dia juga adalah seorang cendekiawan Islam dan pakar bahasa Arab serta pembela ahli hadits.
Ibnu Qutaibah lahir pada tahun 828 M dan meninggal pada tahun 889 M.
Namun, para sejarawan berbeda pendapat mengenai tempat kelahirannya.
Menurut Ibnu Khalikan, dia lahir di Baghdad, sedangkan menurut An-Nadim dan Ibnu al-Anbar dia lahir di Kufah pada awal Rajab tahun 313 H.

Salah satu karya Ibnu Qutaibah yang terkenal adalah Kitab Al Ma’arif (setebal empat jilid) yang merupakan ensiklopedia pertama berbahasa Arab.

Konsep Pemikiran

Ibnu Qutaibah hidup semasa dengan Al-Jahith, seorang teolog terkemuka dari kalangan Muktazilah.
Kendatipun demikian, dia berseberangan dengan al-Jahith, sebab dia bukanlah seseorang yang berpaham Muktazilah melainkan pengikut paham Ahli Sunnah sebagaimana yang dikatakan oleh Ibnu Taimiyah.

Konsep tentang Qadha

Menurut Ibnu Qutaibah, qadha ialah hukum, ciptaan, kepastian, dan penjelasan.
Asal maknanya adalah memutuskan, memisahkan, menentukan sesuatu, mengukuhkannya, menjalankaannya, dan menyelesaikannya.
Qadha terbagi menjadi dua, yakni qadha mahtum (definitif)dan qadha ghairu mahtum (tidak definitif).
Qadha mahtum adalah sebuah takdir pasti yang tidak bisa dirubah,

Allah bukan tidak bisa merubahnya melainkan itu memang suatu kebijakan yang telah ditentukan-Nya.
Hal ini misalnya disebutkan dalam Surat Al Kahfi ayat 29:
Allah menciptakan manusia sebagai makhluk yang bebas dalam bertindak dan menetukan nasibnya sendiri.

Kemudian qadha ghairu mahtum adalah sebuah ketentuan yang masih bisa berubah karena bersifat tidak pasti, tetapi hal ini tidak bisa dilakukan secara instan karena Allah akan mengubah takdir seseorang jika terpenuhinya syarat-syarat tertentu.

Konsep Ibadah

Ibnu Qutaibah tidak hanya berhenti sampai di situ saja, tetapi pembahasannya juga sampai kepada pluralitas jalan menuju Allah.
Baginya, jalan menuju Allah tidak tunggal dan kebaikan bukan hanya sebatas shalat malam, puasa terus menerus, mengetahui mana yang halal dan mana yang haram, tetapi jalan menuju Allah adalah sangat banyak dan pintu kebaikan terbuka lebar-lebar.
Kemaslahatan agama terkait dengan kemaslahatan zaman, kemaslahatan zaman terkait dengan kemasalahatan yang disertai bimbingan dan pengajaran yang baik.

Sehingga menurut Ibnu Qutaibah, ibadah kepada Allah bukan hanya sebatas shalat, puasa, dan zakat, tetapi berperilaku yang baik kepada sesama juga termasuk jalan menuju Allah.
Dengan kata lain, etika yang baik adalah sesuatu yang sangat penting dalam kehidupan ini dan merupakan kebaikan yang bisa menghantarkan kita wushul ilallah (sampai kepada Allah).

Konsep Al-Iktiwa

Al Iktiwa adalah memanaskan besi dengan menggunakan api dengan tujuan pengobatan.
Menurutnya iktiwa itu terbagi dalam dua macam.
Pertama, iktiwa pada anggota tubuh yang sehat di mana seseorang berharap bagian tersebut tidak mengalami sakit.
Dia mengungkapkan bahwa hal semacam ini tidak diperbolehkan karena keadaannya tidak sakit melainkan sehat.
Kedua, iktiwa yang dilakukan pada anggota tubuh yang mengalami pembusukan atau kerusakan, maupun anggota tubuh yang terpotong.

Hal inilah yang memperbolehkan dilakukannya iktiwa.
Apabila iktiwa dilaksanakan hanya sebagai rekaan belaka, maka itu bertolak belakang terhadap hal yang utama, di mana menggunakan api untuk pengobatan pada anggota tubuh yang belum jelas sakitnya.

Konsep Penafsiran AlQuran

Ibnu Qutaibah telah menjelaskan dalam kitabnya Takwil Musykilu AlQur’an tentang penafsiran AlQuran menggunakan rasio.
Ada hadits Nabi yang menerangkan bahwa penafsiran dengan menggunakan rasio adalah perbuatan yang dilarang.

Dalam sebuah riwayat juga disebutkan bahwa sahabat dan para pembesar ulama’ tabiin sangat takut untuk menafsirkan Al-Qur’an sembarangan, padahal mereka adalah orang-orang yang kadar keilmuwan dan ketaqwaannya sudah tinggi.
Lantas kenapa kita harus masuk kubangan masalah tersebut jika orang-orang dahulu telah meninggalkannya dan justru takut untuk memasukinya.


۞ Variasi nama: Ibn Qutaibah

Bagikan ke FB
Bagikan ke TW
Bagikan ke WA
▪ ustad imam mahtum

Video

Panggil Video Lainnya

Hadits Shahih

Ayat Alquran Pilihan

Kamu sekalian adalah orang-orang yang berdebat untuk (membela) mereka dalam kehidupan dunia.
Maka siapa yang akan mendebat Allah untuk (membela) mereka pada hari kiamat?
Atau siapa yang menjadi pelindung mereka (terhadap siksa Allah)?
QS. An-Nisa’ [4]: 109

Hai orang-orang yang beriman,
berdzikirlah (dengan menyebut nama) Allah,
dzikir yang sebanyak-banyaknya & bertasbihlah kepada-Nya di waktu pagi & petang.
QS. Al-Ahzab [33]: 41-42

Aku berlindung kepada Tuhan (yang memelihara & menguasai) manusia.
Raja manusia. Sembahan manusia.
Dari kejahatan (bisikan) syaitan yang biasa bersembunyi, yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, dari (golongan) jin & manusia
QS. An-Nas [114]: 1-6

Podcast

Doa

Soal & Pertanyaan

Pendidikan Agama Islam #18

Turunnya surah Ad-Dhuha menunjukkan… ..kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam.Surah Ad-Dhuha ayat ke-enam menunjukkan salah satu masa Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam yaitu … sebagai … Berikut ini yang bukan kandungan surah Ad-Dhuha adalah… .. Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam.Arti al-Kaafirun adalah … Arti dari lafal لَكُمْ دِينُكُمْ yaitu …

Pendidikan Agama Islam #22

Karena rajin belajar maka Afit selalu juara dalam setiap perlombaan antar sekolah, pernyataan tersebut merupakan contoh … Takdir yang bisa diubah dinamakan … Salah satu contoh takdir muallaq (bisa diubah) adalah … Matahari berputar mengelilingi sumbunya, termasuk contoh takdir … Yang tidak termasuk cara beriman kepada qada dan qadar Allah adalah …

Pendidikan Agama Islam #21

Pembukuan Alquran dilakukan pada masa khalifah … Setiap bencana dan musibah yang menimpa manusia di bumi sudah tertulis dalam kitab … Bu Nindi mempersiapkan pakaian bayi, karena bu Nindi tidak lama lagi akan melahirkan bayinya, perilaku bu Nindi termasuk meyakini … Allah Subhanahu Wa Ta`ala.Allah Subhanahu Wa Ta`ala tidak akan merubah nasib suatu kaum , sebelum kaum itu sendiri yang merubahnya, arti ayat tersebut terdapat dalam Alquran surah ar-Rad ayat … Salah satu contoh hikmah beriman kepada qada bagi siswa adalah …

Kamus

Qari

Apa itu Qari? Qari’ (qāriʾ, bahasa Arab: قَارِئ‎, jamak قُرَّاء qurrāʾ, “pembaca”) adalah orang yang melantunkan bacaan Al-Quran dengan mentaati aturan-aturan (taj...

Hadits Gharib

Apa itu Hadits Gharib? Hadits gharib secara kebahasaan bermakna menyendiri, atau jauh dari kerabat-kerabatnya. Secara istilah Ibnu Shalah mendefinisikan hadis gharib sebagai hadis yang menyendiri seba...

Abdullah Ibnu Mas’ud

Siapa itu Abdullah Ibnu Mas’ud? Abdullah bin Mas’ud (bahasa Arab: عبدالله بن مسعود, wafat 652) adalah sahabat Nabi Muhammad dan orang keenam yang masuk Islam setelah Nabi Muhamma...

hasad

Apa itu hasad? Apa itu hasad? Apa saja sebab-sebab terjadinya hasad (iri hati, dengki)? Lalu bagaimana cara menghadapi orang yang hasad?
Kalau kita melihat dari sisi pengertian hasad sebenarnya lebih...

ahli ibadah

Apa itu ahli ibadah? orang yang taat menjalankan kewajiban agama (Islam dan sebagainya) … •

Fajir

Apa itu Fajir? Dalam konteks Islam, faajir (bahasa Arab: فاجر‎ fājir; jamak فجرة fajarah) adalah “orang jahat”, seperti orang “pendosa lewat tindakan”. Istilah terse...