Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

Hamzah bin Abdul-Muththalib

Kategori: Sahabat Nabi

Hamzah bin Abdul-Muththalib (حمزه بن عبد المطلب‎; meninggal 3 H) adalah sahabat, paman, sekaligus saudara sepersusuan Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam.
Hamzah memiliki julukan
“Singa Allah”
(أسد الله asadullah) karena kepahlawanannya saat membela Islam.

Kelahiran
Hamzah lahir diperkirakan hampir bersamaan dengan Muhammad.
Ia merupakan anak dari Abdul-Muththalib dan Haulah binti Wuhaib dari Bani Zuhrah.
Menurut riwayat, pernikahan Abdul-Muththalib dan Abdullah bin Abdul-Muththalib terjadi bersamaan waktunya. Hamzah mempunyai otak yang cerdas dan pendirian yang kuat; dia termasuk tokoh Quraisy yang disegani.
Dia memeluk Islam pada tahun keenam kenabian (tahun 7 sebelum hijrah).
Ia ikut hijrah bersama Muhammad dan ikut dalam perang Badar.
Nabi menjulukinya
“Asadullah”
(Singa Allah) dan menamainya sebagai
“Sayidus Syuhada”.
Kehidupan
7 SH: Masuk Islam
Sejak memeluk islam, Hamzah telah berniat untuk membaktikan segala keperwiraan, keperkasaan, dan juga jiwa raganya untuk kepentingan da’wah islam.
Karena itu tidaklah mengherankan jika Nabi Muhammad menjulukinya dengan sebutan
“Asadullah”
yang berarti singa Allah. Sementara itu, Abu jahal yang telah mengetahui bahwa Hamzah telah berdiri dalam barisan kaum muslimin berpikir bahwa perang antara kaum Quraisy dengan kaum muslimin sudah tidak dapat dielakkan lagi.
Oleh karena itu, ia mulai menghasut dan memprovokasi orang-orang Quraisy untuk melakukan tindak kekerasan terhadap Muhammad dan pengikutnya. Bagaimanapun, Hamzah tidak dapat membendung kekerasan yang dilakukan kaum Quraisy terhadap para sahabat yang lemah.
Akan tetapi harus diakui, bahwa keislamannya telah menjadi perisai dan benteng pelindung bagi kaum muslimin lainnya.
Lebih dari itu, dia menjadi daya tarik tersendiri bagi kabilah-kabilah Arab yang ada di sekitar jazirah Arab untuk lebih mendalam mengetahui Agama Islam.
2 H: Perang Badar
Pasukan kaum muslimin yang pertama kali dikirim oleh Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam perang Badar, dipimpin langsung oleh Hamzah dan Ali bin Abu Thalib menunjukkan keberaniannya yang luar biasa dalam mempertahankan Islam, hingga akhirnya kaum muslimin berhasil memenangkan perang tersebut secara gilang gemilang.
Banyak korban dari kaum kafir Quraisy dalam perang tersebut, dan tentunya mereka tidak mau menelan begitu saja.
Maka mereka mulai mempersiapkan diri dan menghimpun segala kekuatan untuk menuntut balas kekalahan yang mereka alami sebelumnya.
3 H: Perang Uhud dan Syahid
Suku Quraisy disertai beberapa kafilah Arab lainnya bersekutu untuk menghancurkan kaum muslimin.
Sasaran utama perang tersebut adalah Muhammad dan Hamzah.
Mereka memiliki rencana yang keji terhadap Hamzah yaitu dengan menyuruh seorang budak yang mahir dalam menggunakan tombak dan organ hatinya akan diambil dan akan dimakan oleh Hindun yang memiliki dendam karena ayahnya dibunuh oleh Hamzah pada Perang Badar. Budak tersebut adalah Wahsyi bin Harb.
Wahsyi diberi tugas membunuh Hamzah dan dijanjikan imbalan dimerdekakan dari perbudakan.
Akhirnya kedua pasukan tersebut bertemu dan terjadilah pertempuran yang dahsyat, sementara Hamzah berada di tengah-tengah medan pertempuran untuk memimpin sebagian kaum muslimin.
Ia mulai menyerang ke kiri dan ke kanan. Seluruh pasukan kaum muslimin maju dan bergerak serentak ke depan, hingga akhirnya dapat diperkirakan kemenangan berada di pihak kaum muslimin.
Dan seandainya pasukan pemanah yang berada di atas Bukit Uhud tetap patuh pada perintah Rosulullah untuk tetap berada di sana dan tidak meninggalkannya untuk memungut harta rampasan perang yang berada di lembah Uhud, niscaya kaum muslimin akan dapat memenangkan pertempuran tersebut. Di saat mereka sedang asyik memungut harta benda musuh islam yang tertinggal, kaum kafir Quraisy melihatnya sebagai peluang dan berbalik menduduki bukit Uhud dan mulai melancarkan serangannya dengan gencar kepada kaum muslimin dari atas bukit tersebut.
Tentunya penyerangan yang mendadak ini pasukan muslim terkejut dan kocar-kacir dibuatnya.
Melihat itu semangat Hamzah semakin bertambah berlipat ganda.
Ia kembali menerjang dan menghalau serangan kaum Quraisy. Sementara itu Wahsyi terus mengintai gerak gerik Hamzah setelah menebas leher Siba’ bin Abdul Uzza.
Wahsyi mengambil ancang-ancang dan melempar tombaknya dari belakang yang akhirnya mengenai pinggang bagian bawah Hamzah hingga tembus ke bagian depan di antara dua pahanya.
Lalu Ia bangkit dan berusaha berjalan ke arah Wahsyi, tetapi tidak berdaya dan akhirnya roboh dan meninggal sebagai syahid. Usai peperangan, Nabi Muhammad dan para sahabatnya bersama-sama memeriksa jasad dan tubuh para syuhada yang gugur.
Tidak sedikit pun terlintas di benaknya bahwa moral bangsa Arab telah merosot sedemikian rupa.
Mereka merusak jasad Hamzah, merobek dadanya, dan mengambil hatinya. Ibnu Atsir berkata dalam Usud al-Ghabah,
“Dalam perang Uhud, Hamzah berhasil membunuh 31 orang kafir Quraisy.
Sampai pada suatu saat, dia tergelincir sehingga ia terjatuh kebelakang dan tersingkaplah baju besinya.
Pada saat itu, ia langsung ditombak dan dirobek perutnya.
Lalu, hatinya dikeluarkan oleh Hindun kemudian dikunyahnya hati Hamzah tetapi tidak tertelan dan segera dimuntahkannya. Diriwayatkan oleh Ibnu Ishaq di dalam Sirah Ibnu Ishaq:
“dari Abdurahman bin Auf bahwa Ummayyah bin Khalaf berkata kepadanya,
“Siapakah salah seorang pasukan kalian yang dadanya dihias dengan bulu-bulu itu?” Aku menjawab,
“Dia adalah Hamzah bin Abdul Muthalib.” Lalu, Umayyah berkata,
“Dialah yang membuat kekalahan kepada kami.”” Ketika dia melihat keadaan tubuh pamannya, dia sangat marah dan Allah menurunkan firmannya (QS an-Nahl ayat 126): Dan jika kamu memberikan balasan, maka balaslah dengan balasan yang sama dengan siksaan yang ditimpakan kepadamu.
Akan tetapi jika kamu bersabar, sesungguhnya itulah yang lebih baik bagi orang-orang yang sabar.” Setelah itu, Nabi bersama kaum muslimin menyalatkan jenazah pamannya dan para syuhada lainnya satu per satu.
Pertama Hamzah disalatkan, lalu dibawa lagi jasad seorang syahid untuk disalatkan sementara jasad Hamzah tetap dibiarkan di situ.
Lalu, jenazah itu diangkat, sedangkan jenazah Hamzah tetap di tempat.
Kemudian dibawa jenazah yang ketiga dan dibaringkan di samping jenazah Hamzah.
Lalu Nabi dan para sahabat lainnya menyalatkan mayat itu.
Demikianlah Nabi menyalatkan para syuhada Uhud satu per satu, hingga jika di hitung, maka Muhammad dan para sahabatnya telah menyalatkan Hamzah sebanyak tujuh puluh kali. Abdurrahman bin Auf menyebutkan bahwa ketika perang Badar, Hamzah berperang di samping Muhammad dengan memegang 2 bilah pedang. Beliau juga salah satu syuhada yang darah masih mengalir dalam perang uhud.
۞ Variasi nama:
Hamza ibn 'Abd al-Muttalib, Abdul-Muththalib, Abdul Muththalib
Biodata Hamza ibn 'Abd al-Muttalib
Nama Hamza ibn 'Abd al-Muttalib ( حمزة بن عبد المطلب أسد الله ( رضي الله عنه
Level Sahabat Nabi (radhiyallahu anhu)
Tempat / Thn Lahir (Mekah). Tahun 53 Sebelum Hijriyah / 570 Masehi
Tempat Menetap Mekah, Madina
Tempat / Thn Wafat (Hijaz, Uhud, Uhud), Tahun 3 Hijriyah / 625 Masehi
Penyebab kematian Mati syahid
Kegemaran Recitation/Quran, Commander
Guru Nabi Muhammad ﷺ,
Orang tua Abd al-Muttalib b. Hashim b. 'Abd Manaf / Halah bint Wuhayb al-Zuhriyya
Pasangan Salma bint 'Umays,
Khawla bint Qays bin Qahd
Saudara al-Muqawwim('Abdul Kab'ah),
Hajl(Al-Mughirah/Al-Ghidaq),
Safiyya bint ‘Abd al-Muttalib
Anak Umama bint Hamza,
'Umara bin Hamza,
Ya'la bin Hamza,
Fatima bin Hamza,
Ammtullah bint Hamza
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA

Video


Load More

Isa `alaihis salam

Siapa itu Isa `alaihis salam? Isa sekitar 1 – 32 Masehi, adalah nabi penting dalam agama Islam dan merupakan salah satu dari Ulul Azmi. Dalam Al-Qur’an, ia disebut Isa bin Maryam atau Isa al-Masih. Ia diangkat menjadi nabi pada tahun 29 M dan ditugaskan berdakwah kepada Bani Israil di Palestina. Namanya disebutkan sebanyak 25 kali di dalam Al-Quran. Cerita t … • Nabi ‘isa, Nabi Isa, Isa, Nabi Isa `alaihis salam, Isa ‘alaihis salam, Isa bin Maryam, Isa putra Maryam, Isa Almasih, Yasu’ Al-Masih, Yesus Kristus, Yesus, Jesus

Rabi’ah bin Farrukh

Siapa itu Rabi’ah bin Farrukh? Rabi’ah bin Abu Abdurrahman Farrukh at-Taimi al-Madani , juga dikenal sebagai Rabi’ah ar-Ra’yi, adalah salah seorang Tabi’in termuda; yang merupakan ahli fiqih, hadits, serta mujtahid ternama dari kota Madinah. Julukan Ar-Ra’yi diberikan kepadanya karena ia memiliki pemikiran yang tajam, dan … • Rabi’ah ar-Ra’yi, Rabiah bin Farrukh

Imam Muslim

Siapa itu Imam Muslim? Al-Imam Abul Husain Muslim bin al-Hajjaj al-Qusyairi an-Naisaburi , atau sering dikenal sebagai Imam Muslim dilahirkan pada tahun 204 Hijriah dan meninggal dunia pada sore hari Ahad bulan Rajab tahun 261 Hijriah dan dikuburkan di Naisaburi. Dia juga sudah belajar hadis sejak kecil seperti Im … • Al-Imam Abul Husain Muslim bin al-Hajjaj al-Qusyairi an-Naisaburi • Muslim, shahih muslim, HR. Muslim, Riwayat Muslim

Hadits Shahih

Ayat Alquran Pilihan

Kategori: Sahabat Nabi

Tidakkah kamu perhatikan,
bahwa Allah mengetahui apa yang ada di langit & di bumi?
Tiada pembicaraan rahasia antara tiga orang,
melainkan Dialah keempatnya.
Dan tiada (pembicaraan antara) lima orang,
melainkan Dialah keenamnya.
QS. Al-Mujadilah [58]: 7

۞ Variasi nama:
Hamza ibn 'Abd al-Muttalib, Abdul-Muththalib, Abdul Muththalib
Kategori: Sahabat Nabi

Dan bahwasanya ada beberapa orang laki-laki di antara manusia meminta perlindungan kepada beberapa laki-laki di antara jin,
maka jin-jin itu menambah bagi mereka dosa & kesalahan.
QS. Al-Jinn [72]: 6

۞ Variasi nama:
Hamza ibn 'Abd al-Muttalib, Abdul-Muththalib, Abdul Muththalib
Kategori: Sahabat Nabi

Ya Tuhanku
lapangkanlah untukku dadaku,
dan mudahkanlah untukku urusanku,
dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku,
supaya mereka mengerti perkataanku
QS. Ta Ha [20]: 25-28

۞ Variasi nama:
Hamza ibn 'Abd al-Muttalib, Abdul-Muththalib, Abdul Muththalib
Kategori: Sahabat Nabi

Barang siapa mengharap pertemuan dengan Allah, maka sesungguhnya waktu (yang dijanjikan) Allah pasti datang.
Dan Dia Yang Maha Mendengar, Maha Mengetahui.
QS. Al-‘Ankabut [29]: 5

۞ Variasi nama:
Hamza ibn 'Abd al-Muttalib, Abdul-Muththalib, Abdul Muththalib

Podcast

Doa

Soal & Pertanyaan

Pendidikan Agama Islam #28

Siapa nama ayah Nabi muhammad shallallahu alaihi wasallam? … Siapa nama Nabi setelah Nabi Isa ‘Alaihissalam? … Setiap umat Islam wajib menuntut ilmu. Bagaimana hukum mempelajari Ilmu Agama? … Kewajiban menuntut ilmu terdapat pada Alquran surah … Ada berapa syarat dalam menuntut ilmu? …

Pendidikan Agama Islam #14

Ketika Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam masih remaja, baginda telah bekerja mengambil upah sebagai pengembala binatang ternak. Apakah binatang tersebut? … Dalam Islam, teladan yang baik disebut juga dengan istilah … Dalam Islam, pengendalian diri atau kontrol terhadap diri, disebut juga dengan … Pengertian Mujahadah An-Nafs adalah … Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda bahwa berjihad (berjuang) yang paling utama adalah melawan …

Pendidikan Agama Islam #10

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menerima wahyu pertama di … Wahyu pertama yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam terkandung dalam surah … Sejak wahyu di Surah Al Muddasir : 1-7, Rasullullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam mulai berkhotbah. Awalnya nabi melakukan dakwah kepada … Khotbah Nabi Muhammad saat masih di Mekah, difokuskan langsung pada esensi-esensi utama, yaitu … … Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkhotbah di kota Mekah kurang lebih selama …

Kamus

Syam

Di mana itu Syam? Syām atau Negeri Syam adalah sebuah daerah yang terletak di timur Laut Mediterania, barat Sungai Efrat, utara Gurun Arab dan sebelah selatan Pegunungan Taurus. Negeri Syam merupakan tempat dari agama-agama yaitu Yudaisme, Nasrani, dan Islam. Menurut umat muslim, Negeri Syam dianggap sebagai “Negeri Kebaikan”. Pada saat … • Negeri Syam

Al-An’am

Apa itu Al-An’am? Surah Al-An’am adalah surah ke-6 dalam Alquran. Surah ini terdiri atas 165 ayat dan termasuk pada golongan surah Makkiyah, karena hampir seluruh ayat surah ini diturunkan di Mekkah sebelum hijrah. Dinamakan Al-An’am karena di dalamnya disebut kata An’am dalam hubungan dengan adat-istiadat kaum m … • Al-An’am, Al An’am, Al Anam, Al-Anam, Anam, Al An’aam, Al-An’aam

Qatadah bin Da’amah

Siapa itu Qatadah bin Da’amah? Qatadah bin Da’amah as-Sadūsī, Abū ʾl-Khattāb, ‏قتادة بن دعامة السدوسي، أبو الخطاب ‎ , adalah seorang perawi hadis dari kota Basrah, Irak. Hidupnya Imam Qatadah berasal dari suku Al-Sadus, bagian dari Bani Syaiban yaitu suku Arab bagian utara. Ia merupakan seorang yang tuna netra dan mengandalkan kekuatan memorinya. Ia menghabiska … • Qatadah

Said bin al-Musayyib

Siapa itu Said bin al-Musayyib? Said bin al-Musayyib bin Hazn bin Abi Wahb al-Makhzumi al-Quraisy adalah salah seorang ulama ahli hadits dan ahli fiqih dari Madinah. Ia termasuk golongan tabi’in, dan merupakan salah seorang dari Tujuh Fuqaha Madinah. Di antara ketujuh tokoh Madina … • Sa’id ibn al-Musayyib, Said bin al Musayyib, Said bin al-Musayib, Said bin al Musayib

Ruqayyah binti Muhammad

Siapa itu Ruqayyah binti Muhammad? Ruqayyah binti Muhammad adalah putri Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan istrinya Khadijah binti Khuwailid, putri tertua kedua setelah Zainab. Kunyahnya adalah Ummu Abdillah, dan laqab/gelarnyanya Dzat al-Hijratain, lahir sebelum diutusnya kenabian Muhammad sekitar 7 tahun, kemudian ia masuk islam, dan hijrah ke Haba … • Ruqayyah bint Muhammad, Ruqayyah, Ruqoyyah

iktikaf

Apa itu iktikaf? ik.ti.kaf diam beberapa waktu di dalam masjid sebagai suatu ibadah dengan syarat-syarat tertentu … •