Generic selectors
Exact matches only
Search in title
Search in content
Search in posts
Search in pages

Hadits Hasan

Kategori: Istilah Hadis

Hadits Hasan (bahasa Arab: الحديث الحسن‎ Al-Hadîts al-Ḥasan) adalah tingkatan hadits yang ada di bawah hadits Shahih.
Menurut Imam Tirmidzi, hadits Hasan adalah hadits yang tidak berisi informasi yang bohong, tidak bertentangan dengan hadits lain dan Al-Qur’an dan informasinya kabur, serta memiliki lebih dari satu Sanad.
Selain itu, menurut Abdul Karim, hadits Hasan juga merupakan hadits yang diriwayatkan oleh rawi terkenal dan disetujui keakuratannya oleh sebagian besar pakar hadits.
Syarat Syarat-syarat hadits disebut Hasan secara keseluruhan hampir sama dengan syarat-syarat hadits Shahih.
5 syarat hadits Hasan yaitu: ● Periwayat (Sanad) bersambung, ● Diriwayatkan oleh rawi yang adil ● Diriwayatkan oleh rawi yang hafal (dhabith), tetapi tingkat kehafalannya masih di bawah hadits Shahih, ● Tidak bertentangan dengan hadits dengan rawi yang tingkat dipercayanya lebih tinggi atau Al-Qur’an, ● Tidak terdapat cacat.
Perbedaan hadits Shahih dan hasan terletak pada kedhabithannya.
Jika hadits Shahih tingkat dhabithnya harus tinggi, maka hadits hasan tingkat kedhabithannya berada dibawahnya.
Contoh hadits Hasan adalah seperti hadits yang diriwayatkan oleh Muhammad bin Amr bin al-Qamah, dari Salamah, dari Abu Hurairah.
Dalam hadits ini, hadits dikategorikan hasan dikarenakan Muhammad bin Amr bin al-Qamah dikenal tingkat hafalannya yang tidak luar biasa.







Video Pembahasan

Panggil Video Lainnya





Podcast

Video

Panggil Video Lainnya
Iklan


Ikuti RisalahMuslim